Sea Games 2022 di Vietnam bisa dikatakan sudah di depan mata. Pasalnya, bulan depan gelaran akbar se-Asia Tenggara tersebut akan resmi digelar. Dalam ajang sepak bola putra, skuat Garuda Muda tergabung di grup A bersama tuan rumah, Vietnam, Filipina, Timor Leste dan juga Myanmar. Di atas kertas, banyak yang memprediksi bahwa besutan Shin Tae-yong tersebut bakal lolos ke semifinal. Alih-alih bersama Vietnam itu tersendiri.
Namun, jangan lupa. Di lain sisi, kekuatan Filipina, Timor Leste dan Myanmar bukan lantas tidak diperhitungkan. Sudah berapa banyak tim-tim tangguh yang gugur kepada tim yang nyaris disepelekan. Artinya, skuat Filipina, Timor Leste dan Myanmar bukan sembarang tim. Mereka jelas sudah memperbaiki segalanya menatap ajang ini.
Begini. Di kubu Indonesia misalnya. Timnas kita melakukan beberapa hal demi menyongsong Sea Games dengan hasil yang sempurna. Untuk meraih emas yang memang sudah lama tidak diraih. Salah satunya, adalah TC ke Korea Selatan untuk meningkatkan level, mental, kualitas dan pengalaman berharga menatap Sea Games ini.
Di kubu tuan rumah, Vietnam apalagi. Jelas, selaku tuan rumah persiapannya secara realistis jelas lebih siap dan matang.
Lantas, apakah Timor Leste Myanmar dan Filipina tidak mempersiapkan diri seperti mereka? Tidak. Saya rasa, mereka juga menggenjot kekuatan. Siapa yang rela diremehkan dan direndahkan begitu saja? Tidak ada.
Salah satu faktanya adalah Laos. Siapa sangka Laos bisa singkirkan Malaysia di ajang AFF U23 di Kamboja kemarin? Jelas tidak disangka. Bahkan, Laos dua kali pecundangi Harimau Malaya itu. Dengan skor 2:1 dan 2:0.
Itulah sepak bola. Tidak bisa diprediksi. Bisa jadi Timor Leste, Myanmar dan Filipina juga memberikan kejutan. Tak ada cara lain kecuali Indonesia tidak boleh puas diri sebelum bertanding meski diunggulkan.
Betul memang, personil Timnas Indonesia U-23 adalah berbekal pengalaman mentas di AFF level senior di Singapura. Taklukan Singapura, Melibas Malaysia dan lain-lain yang musuhnya itu adalah skuat senior. Namun sekali lagi, itu semua bukan acuan utama untuk sebuah kesuksesan.
Baca Juga
-
Final Piala Super Spanyol: Mengurai Benang Kusut Permasalahan Barcelona
-
Chat Dosen Pembimbing Harus Sopan biar Tugas Skripsi Lancar Itu Nggak Cukup
-
5 Tradisi yang Dulu Sering Dilakukan, tapi Kini Sudah Jarang, Apakah di Kampungmu Juga?
-
Wisata Goa Soekarno Sumenep: Dulu Berkawan Keramaian, Kini Berteman Kesepian
-
3 Cara agar Video TikTok Ditonton Banyak Orang meski Sedikit Pengikutnya, FYP Bos!
Artikel Terkait
-
Ketum PSSI Sampaikan Terimakasih kepada Menpora atas Dukungannya
-
Termasuk di Stadion Manahan, Menpora Minta Suporter Sukseskan Piala Dunia U-20 Tahun Depan
-
Piala Dunia U-20 2023: Peran Suporter Sangat Berarti untuk Indonesia
-
Masih Kosong, 3 Alasan Raffi Ahmad Cocok Jadi Manajer Timnas Indonesia di SEA Games 2021
Hobi
-
Tes Jerez 2026: Reaksi Pembalap Positif, MotoGP Bakal Makin Kompetitif
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
-
Sadar Diri, Marc Marquez Mengaku Tak Punya Kekuatan untuk Rebut Gelar Juara
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
Terkini
-
Di Balik Sekolah Gratis: Ada 'Hidden Cost' yang Luput dari Jangkauan Hukum
-
Antara Takut Daycare dan Realita Finansial: Haruskah Ibu Bekerja Resign?
-
Jadi Guru Gak Boleh Nanggung! Seni Menjadi Guru Keren ala J. Sumardianta
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
-
Tragedi Stasiun Bekasi Timur: Evaluasi Lintasan Sebidang dan Sistem Sinyal