Pasukan Carlo Ancelotti, Real Madrid kini aman-aman saja di papan klasemen. Los Blancos unggul 15 poin atas rang rival, Barcelona yang kini menghuni peringkat kedua. Sebenarnya, jika melawan Cadiz Barcelona mampu memenangkan laga, tentu saja tidak amat jauh. Paling tidak, ya, tertinggal 12 poin. Namun apa daya, semua sudah terlanjur pahit bagi Blaugrana.
Di lain sisi, Real Madrid kini sedang ngopi dan duduk manis dengan segala ketenangannya di papan atas. Tak tergoyahkan. Tak ada saingan yang berarti di papan klasemen. Apalah daya hidup tanpa persaingan? Jelas kurang menantang. Ah, bikin kesal saja, ya?
Kamis dini hari, atau tepatnya pada 21 April 2022, Karim Benzema akan bertandang ke markas Osasuna. Bisa dibilang, El Real bakalan menang lagi. Dan kian tak tertandingi. Dan tentu saja, akan semakin jauh memimpin klasemen.
"Hey, Barcelona, Atletico Madrid, Sevilla dan pengikutnya, sini kumpul-kumpul dulu. Akan saya ajari bagaimana rasanya mendulang tiga poin per laga,"
"Ah, kampret,"
Sudah, sudah. Ini bukan waktunya ngelawak.
Di atas kertas, pasukan Carlo Ancelotti ini memang diprioritaskan akan menang. Akan memporak-porandakan pasukan Jagoba Arrasate. Di lain sisi, kayaknya, kayaknya loh ya. Barcelona, Sevilla dan pengikutnya berharap Los Real akan menelan kekalahan. Tapi tenang saja, itu sekadar asumsi saja. Toh, jika beneran iya, ya mau apa?
Dari 5 pertemuan terakhir, dilansir dari bola.com, El Real belum pernah menelan kekalahan atas Osasuna. Bayangkan, 5 pertemuan loh, tak menelan pil pahit. Ngeri bukan? Loh iya, 2 imbang, 3 menang untuk Madrid.
Sedangkan 5 laga terakhir Real Madrid, belum pernah kalah. Adapun bagi Osasuna, dari 5 laganya, 3 kalah ngennes, 2 menang. Hanya saja, nih ya, Real Madrid harus hati-hati. Meski Manu Sanchez baru menang dua kali, tetapi mereka-mereka itu mampu mengalahkan Valencia. Real Madrid tak boleh santai-santai saja. Buang dulu kopinya. Mendongaklah dan beranjak segera. Jangan cuma bersila bersenang-senang lantaran unggul ini-ini.
Bangun, hajar Osasuna. Dan raihlah tiga poin.
Baca Juga
-
Final Piala Super Spanyol: Mengurai Benang Kusut Permasalahan Barcelona
-
Chat Dosen Pembimbing Harus Sopan biar Tugas Skripsi Lancar Itu Nggak Cukup
-
5 Tradisi yang Dulu Sering Dilakukan, tapi Kini Sudah Jarang, Apakah di Kampungmu Juga?
-
Wisata Goa Soekarno Sumenep: Dulu Berkawan Keramaian, Kini Berteman Kesepian
-
3 Cara agar Video TikTok Ditonton Banyak Orang meski Sedikit Pengikutnya, FYP Bos!
Artikel Terkait
Hobi
-
Timnas U-23 Gagal ke Asian Games, Ini Untung-Rugi yang Didapatkan John Herd
-
Jadi Asisten John Herdman, Bagaimana Status Nova Arianto di Timnas U-20?
-
Wajib Bantai Ratchaburi 4 Gol, Persib Bandung Bakal Dihadapkan dengan Unfinished Task?
-
16 Pembalap MotoGP yang Kontraknya Habis Tahun 2026, Lanjut ke Mana?
-
Kena Tuding Malaysia, Akankah Erick Thohir Mendapatkan Pembelaan dari Suporter Indonesia?
Terkini
-
Dekonstruksi Sosok Priyayi Jawa dalam Mahakarya Umar Kayam: Dari Sastrodarsono hingga Lantip
-
Sejarah dan Asal-usul Nama Salat Tarawih dalam Islam
-
The Power of Gardening: Cara Ampuh Menghilangkan Stres dengan Berkebun
-
Analisis Karakter Animal Farm: Saat Babi Berkuasa dan Relevansinya dengan Politik Modern
-
YouTube Lumpuh Tiba-Tiba: Sejenak Merasa Dunia Tanpa Algoritma