Salah satu tantangan dalam membuat novel adalah menentukan tokoh dan penokohan, pasalnya tokoh dan penokohan dapat memengaruhi hidup atau tidaknya cerita yang kamu sajikan.
Semua novel yang terkenal pasti memiliki tokoh yang terkenal pula, sebut saja novel Harry Potter karya J.K. Rowling, semua penggemar film pasti kenal dengan ketiga tokoh utamanya yakni Harry, Ron, dan Hermione.
Untuk membuat tokoh dalam cerita novel, berikut ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan.
1. Cari Inspirasi dari Orang Disekitar
Kamu bisa membuat tokoh yang terinspirasi dari orang-orang disekitarmu, misalnya kamu memiliki seorang teman dengan karakter yang unik, nah, bisa banget kamu jadikan dia salah satu tokoh dalam novelmu. Bisa juga tokoh itu adalah dirimu sendiri, malah ini akan mempermudah kamu dalam membuat cerita karena kamu bisa menentukannya dari sudut pandangmu sendiri.
2. Tonjolkan Karakter Setiap Tokoh
Menonjolkan karakter setiap tokoh memang penting, misalnya tokoh A yang identik dengan kepandaiannya, tokoh B yang identik dengan kesombongannya, dan lain-lain. Dengan begitu cerita yang kamu sajikan akan terasa lebih hidup, pembaca pun juga akan merasa terbawa ke dalam dunia yang kamu ciptakan.
3. Antagonis dan Protagonis
Rasanya pada setiap novel pasti ada tokoh dengan karakter antagonis dan protagonis, ya, memang dua karakter tersebut penting adanya agar membuat ceritamu semakin menarik. Dengan munculnya tokoh antagonis yang memicu konflik, maka jalan ceritanya akan menarik untuk diikuti.
4. Jangan Terlalu Banyak Tokoh
Kamu tidak perlu menciptakan banyak tokoh dalam novelmu, justru ini akan membuatmu kebingungan saat mengarang ceritanya. Ciptakan tokoh-tokoh yang penting dalam cerita dan tonjolkan setiap karakternya. Boleh saja menambahkan dua atau tiga lagi sebagai tokoh pembantu.
5. Tokoh Utama
Dalam setiap cerita pasti ada yang namanya tokoh utama, kamu harus pandai-pandai dalam membentuk tokoh utama ini. Beri dia karakter yang kuat, munculkan di setiap bab, dan kalau perlu sebagian besar cerita berasal dari sudut pandangnya. Dengan begini cerita yang kamu sajikan akan semakin hidup dan tidak berbelit-belit karena tidak menggunakan banyak sudut pandang.
Itulah 5 tips membuat tokoh dalam novel agar ceritanya semakin hidup, selamat mencoba!
Baca Juga
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
-
Twibbon Maba Pakai Video Lucu: Anak Muda Sekarang Tak Mau Terlalu Serius
-
Jadi Duta Kecelakaan di MotoGP, Kegagalan Joan Mir Disebabkan oleh Honda?
Artikel Terkait
Hobi
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
-
Jelang MotoGP San Marino: Jorge Martin Santai, Puncak Bukan Prioritas
Terkini
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Bye Pori Tersumbat! 4 Cleanser Volcanic untuk Kulit Mulus Bebas Komedo
-
Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan