Pesepak bola ternama, Alessandro Del Piero mengungkapkan, bahwa kepergian Sadio Mane ke Bayern Munchen sejatinya menjadi sebuah keharusan bagi The Reds menuju sebuah kesenangan. Menurut mantan pemain Juventus itu, mengapa Liverpool harus senang atas perginya Sadio Mane? Karena hal itu, menurutnya adalah menguntungkan semua pihak.
Pemain asal timnas Senegal itu memang sudah tak mau lagi untuk tetap bertahan di Anfield, maka menurut Del Piero, pindahnya Mane adalah potensi yang baik untuk berkiprah di Allianz Arena sana.
Bahkan menurut Del Piero, perginya Mane itu termasuk hal yang positif. Bahkan, juga untuk Liverpool itu sendiri. Mengapa? Karena Liverpool sudah tahu bahwa Sadio Mane, memang tak akan lagi memperkuat Liverpool, artinya, The Reds sudah paham dan lebih dulu tahu terhadap apa yang menjadi keinginan Mane. Maka dari itu, saatnya bagi Liverpool untuk mencari sosok pengganti Mane yang tepat.
"Hal yang baik dari kesempatan ini adalah kenyataan bahwa semua tahu lebih dulu apa yang harus dilakukan," ucap Del Piero dikutip dari ESPN.
Del Piero juga mengatakan, bahwa ketika Sadio Mane ingin hengkang, Liverpool telah tahu, dan baik-baik saja.
"Sadio Mane ingin pergi. Mereka berbicara dengan Liverpool dan semuanya baik-baik saja mengenai itu. Mereka langsung mencari penggantinya," sambungnya.
Kepergian Mane memang sangat bagus. Pasalnya, ketika sang pemain ingin pergi, dan klub telah tahu sejak awal, maka itu termasuk kesepakatan yang bagus. Bagi Sadio Mane, juga ada efek positifnya. Sebab dengan begitu, Mane tentu saja akan leluasa untuk melakukan negosiasi dengan Bayern Munchen.
Menurut Del Piero, itu sangat baik. Dan hal ini, bagus untuk semua orang.
"Itu adalah bagian dari kesepakatan yang baik. Beberapa mungkin lebih suka dengan pemain yang sama dan tidak ingin berubah. Tapi semestinya ini bagus untuk semua orang," papar Del Piero selanjutnya.
Barangkali kepergian Sadio Mane sangat disayangkan oleh sebagian pendukung Liverpool. Sebab sejak kedatangannya pada 2016, lini depan The Reds memang tak lepas dari kontribusi mulia Sadio Mane.
Baca Juga
-
Final Piala Super Spanyol: Mengurai Benang Kusut Permasalahan Barcelona
-
Chat Dosen Pembimbing Harus Sopan biar Tugas Skripsi Lancar Itu Nggak Cukup
-
5 Tradisi yang Dulu Sering Dilakukan, tapi Kini Sudah Jarang, Apakah di Kampungmu Juga?
-
Wisata Goa Soekarno Sumenep: Dulu Berkawan Keramaian, Kini Berteman Kesepian
-
3 Cara agar Video TikTok Ditonton Banyak Orang meski Sedikit Pengikutnya, FYP Bos!
Artikel Terkait
-
Cinta Madrid, VInicius Jr Tolak Tawaran Man United, Chelsea hingga PSG
-
Liverpool Resmikan Pembelian Calvin Ramsay dari Aberdeen
-
Kisah Darwin Nunez, Lahir dari Keluarga Pemulung hingga Jadi Pemain Termahal Liverpool
-
5 Penyerang Top yang Meredup Setelah Gabung Liverpool
-
Tinggalkan Liverpool, Sadio Mane Menuju Bayern Muenchen
Hobi
-
Gandeng STY Academy, Mills Komitmen Dukung Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
-
Shayne Pattynama Gabung Persija Jakarta, Peluang Main di Timnas Makin Besar
-
Jordi Amat Beberkan Pesan Manis dari John Herdman, Ada Harapan Khusus?
-
Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!
-
Jadi Lawan Terkuat Garuda di FIFA Series, Bulgaria Ternyata Tak Asing dengan Sepak Bola Indonesia
Terkini
-
Novel Saman: Pendobrakan Tabu Sosial di Tengah Politik Indonesia
-
5 Rekomendasi Film Sambut Akhir Pekan, Sebelum Dijemput Nenek
-
Banjir Jakarta: Ancaman Kesehatan Publik yang Tersembunyi di Balik Genangan
-
5 Hybrid Sunscreen SPF 50 dengan Finish Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak!
-
Menikmati Strike Tak Terduga di Sagara Makmur