Dalam proses menulis dibutuhkan konsentrasi agar tulisan rapi, bagus, dan tentunya cepat selesai, kalau konsentrasi terganggu otomatis kamu akan semakin lambat dalam proses menulis.
Nah, ternyata ada beberapa hal atau kebiasaan yang kita lakukan yang secara tidak sadar memperlambat proses menulis kita. Berikut ini adalah beberapa hal yang sebaiknya dihindari agar proses menulis tidak semakin lama.
1. Mengedit saat Belum Selesai
Pada saat menulis, tulis saja apa yang ingin kamu tulis sampai selesai atau paling tidak sampai beberapa halaman baru setelah itu lakukan editing. Mengedit saat tulisan belum selesai hanya akan memperlambat kerjamu, karena akan ada saja bagian yang salah dan tulisan pun tak kunjung selesai.
2. Memilih Lagu
Siapa nih yang suka nulis sambil dengerin lagu? Sepertinya sebelum mulai menulis kamu sudah menyiapkan playlist untuk diputar.
Bayangkan jika setiap 5 menit sekali kamu harus berhenti menulis hanya untuk memilih lagu, belum lagi kalau lagu tersebut dirasa kurang cocok. Nggak enak banget kan? Jadi, lebih baik kamu buat playlist saja.
3. Multitasking
Jangan menulis sambil melakukan sesuatu yang lain. Kalau sudah berada di depan laptop atau komputermu, cobalah untuk fokus menulis saja, jangan disambi mengerjakan pekerjaan yang lain. Hal ini hanya akan membuat dua pekerjaan tersebut tidak kunjung selesai.
4. Menulis di Tempat yang Banyak Gangguan
Sebagian orang mungkin suka menulis di tempat ramai, tapi jangan menulis di tempat yang banyak gangguan ya. Ramai asal tidak mengganggu pekerjaanmu maka itu tidak masalah, kalau sudah ramai dan banyak gangguan pula, pasti itu akan memperlambat proses menulismu.
5. Tidak Membuat Outline
Salah satu risiko kamu tidak membuat outline terlebih dahulu adalah lambatnya proses menulis karena harus memikirkan apa yang akan ditulis selanjutnya. Kalau kamu sudah membuat outline terlebih dahulu, proses menulis akan lebih cepat dan lancar karena kamu tinggal mengikuti outline itu saja.
Itulah 5 hal yang bisa memperlambat proses menulis kamu, dari kelimanya mana yang paling sering kamu lakukan?
Baca Juga
-
Bos Aprilia Puji Marc Marquez: Dia Favorit Juara Dunia Musim Ini
-
Gabung Aprilia, Pecco Bagnaia Balas Dendam pada Marc Marquez dan Ducati?
-
Bukan Sekadar Proker, Ini 8 Soft Skill Berharga yang Diam-Diam Terasah Saat KKN
-
Prosesi Wisuda Lama? Ini 9 Barang Kecil tapi Bermanfaat yang Wajib Dibawa
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku Jurnalisme Online: Kiat Menulis Konten Online Berkualitas
-
5 Tipe Suasana yang Cocok untuk Menulis, Bisa Muncul Banyak Ide
-
4 Risiko Kalau Tetap Menulis saat Mengalami Writers Block, Hindari Saja!
-
5 Fungsi Menyisipkan Cerita dari Sudut Pandang Lain pada Novel, Simak Yuk!
-
5 Kelebihan Orang yang Gemar Menulis
Hobi
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Bos Aprilia Puji Marc Marquez: Dia Favorit Juara Dunia Musim Ini
-
Gabung Aprilia, Pecco Bagnaia Balas Dendam pada Marc Marquez dan Ducati?
-
Tak Gentar! Davide Tardozzi Yakin Ducati Bisa Raih Gelar Juara Dunia
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
Terkini
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Leave No One Behind Membawa Napas Baru Lewat Aksi Bertema Perdagangan Orang
-
Samakdo: Film Horor Korea Selatan Terbaik dengan Misteri Sekte yang Sesat!