Scroll untuk membaca artikel
Ayu Nabila | Aura Aisyah
Ilustrasi suporter sepak bola (Pexels/Bernhard Oberle)

Menjadi suporter klub sepak bola adalah hal yang menyenangkan. Apalagi klub yang kamu dukung sedang on fire sehingga tampil memukau di setiap pertandingan. Kamu tentu merasa klub favoritmu adalah klub paling baik di antara klub-klub yang lain. Namun, walaupun klub favoritmu sangat membanggakan, kamu harus mengingat 6 batasan di bawah ini agar kamu tidak memicu keributan dengan suporter klub lain atau bahkan ke sesama suporter klub sepak bola yang sama denganmu. Jangan sampai ada yang terlewat, ya!

1. Jangan Mudah Emosi

Di media sosial atau di real life, terkadang ada saling ejek antarsuporter, baik dengan maksud serius atau bercanda. Saat klub favoritmu diejek, kamu jangan langsung tersulut emosi dan mengata-ngatai dengan kata-kata yang tidak pantas. Kalau kamu memiliki cukup kesabaran, kamu bisa menegur orang yang mengejek tersebut dengan perlahan. Kalau kamu orangnya emosian, lebih baik didiamkan saja agar tidak memperpanjang masalah.

2. Jangan Menjelek-jelekkan

Kamu pasti tidak terima jika klub favoritmu dijelek-jelekkan oleh orang lain. Begitu pun juga dengan orang lain. Jadi, kamu jangan sampai menjelek-jelekkan klub favorit orang lain baik lewat media sosial atau secara langsung. Walaupun klub favoritmu sedang tampil di atas rata-rata, jangan pernah menjelek-jelekkan klub lain, meski niatnya hanya sekadar bercanda.

3. Jangan Salah Lapak

Saat di media sosial, terkadang ada saja suporter sepak bola yang salah lapak. Maksudnya adalah menyanjung-nyanjung klub favoritnya di media sosial klub rival atau klub lain. Kamu jangan sampai seperti itu. Bisa-bisa kamu diserang fans club lain sampai media sosialmu hilang. Kalau mau membahas klub favoritmu, lebih baik bahaslah di media sosial klub favoritmu saja, jangan salah lapak.  

4. Jangan Merasa Paling Tahu

Menjadi suporter sepak bola akan membuatmu selalu mencari tahu seluk beluk klub favoritmu. Walaupun kamu merasa mengetahui banyak hal, jangan merasa paling tahu. Terlebih jika kamu termasuk suporter yang baru setahun atau dua tahun menggemari klub sepak bola.

Kalau kamu sering sok tahu dan menyalahkan pendapat orang lain, kamu bisa-bisa diceramahi oleh suporter lain yang sudah lama menjadi penggemar sepak bola. Sekadar berpendapat boleh, tetapi jangan sampai terlihat merendahkan pengetahuan orang lain.

5. Jangan Memaksa Orang Lain Menyetujui Pendapatmu

Seringkali saat menjadi suporter sepak bola, kamu mencoba menilai beberapa pemain atau beberapa klub tertentu. Mungkin penilaianmu beralasan. Namun, kamu jangan sampai memaksa orang lain untuk setuju dengan pendapatmu. Terlebih suporter sepak bola klub lain. Walaupun pendapatmu terasa logis, tetapi orang lain bisa saja berbeda pendapat, jadi jangan sampai memaksa agar pendapatmu diakui menjadi yang paling benar.

6. Jangan Menimbulkan Kerusuhan

Terakhir, jangan suka menimbulkan kerusuhan. Sesama penggemar sepak bola, walaupun memiliki klub idola yang berbeda, sebaiknya tetap menjunjung tinggi sportifitas dan kedamaian. Saling menghormati satu sama lain. Terlebih kalau sedang menonton pertandingan secara langsung, jangan sampai membuat keonaran. Klub favoritmu tentu tidak senang jika memiliki suporter yang suka rusuh.

Menjadi suporter sepak bola adalah bagian dari hiburan dan kegemaran. Jadi, dalam mendukung klub favorit sebaiknya kamu bawa dengan santai saja. Jangan sampai melanggar enam batasan di atas, ya!

Aura Aisyah