Tidak ada yang bisa langsung menjadi seorang profesional dalam bidang apa pun itu. Semuanya pasti berawal dari pemula, dari yang tidak tahu apa pun, sampai akhirnya menjadi seorang ahli di bidangnya. Begitu pula seorang penulis. Penulis hebat selalu dimulai dari huruf dan kata pertama yang ia tuliskan.
Ada banyak sekali permasalahan dan persoalan yang dialami oleh penulis pemula, tetapi seiring berjalannya waktu, penulis pemula yang terus berlatih dan belajar bisa menjadi seorang penulis profesional. Berbagai kesalahan yang telah dilakukan bisa dijadikan rambu-rambu untuk lebih berhati-hati pada tulisan berikutnya.
Karena itu, jika kamu adalah seorang penulis pemula, kamu harus bisa menghindari beberapa kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh penulis pemula berikut ini.
1. Takut pendapat negatif dari orang lain
Kita tidak bisa menentukan bagaimana pandangan atau pendapat orang lain mengenai karya kita. Kita hanya bisa mengusahakan dan menampilkan yang terbaik, jadi hasil akhirnya serahkan saja pada para pembaca untuk menilai.
Setiap orang memiliki pertimbangan dan selera masing-masing. Tidak usah takut dengan pendapat negatif dari orang lain. Kita bahkan bisa menjadikannya sebagai masukan.
2. Keinginan menghasilkan tulisan yang sempurna
Sebagai seorang pemula, kita harus bisa realistis bahwa terlalu berat jika kita mengharapkan tulisan yang kita tulis bisa sempurna. Bukan berarti kita tidak bisa, tetapi penulis profesional pun sering merasa bahwa tulisannya masih kurang.
Oleh karena itu, kita harus menghindari tujuan berupa tulisan yang sempurna. Jika tujuan kita adalah tulisan yang sempurna, mungkin kita tidak akan bisa menyelesaikan tulisan itu karena terus merasa ada yang kurang.
3. Tidak sabar dan ingin cepat
Apapun yang kita lakukan pasti memerlukan periode waktu tertentu. Semua hal memerlukan proses yang tidak singkat. Penulis juga perlu berlatih kesabaran.
Tidak ada karya yang bisa dihasilkan dengan luar biasa jika tidak diiringi dengan perasaan sabar. Hal yang harus kita tanamkan sebagai penulis pemula adalah belajar untuk sabar dan berusaha menikmati setiap prosesnya.
4. Terlena dengan rasa malas
Rasa malas adalah musuh bagi semua pekerjaan atau kegiataan. Tidak hanya bagi penulis pemula, penulis profesional pun jika terjebak dalam rasa malas tidak akan bisa menghasilkan tulisan yang diinginkan.
Jika kita membiarkan rasa malas mengendalikan diri kita sepenuhnya, maka akan sulit bagi kita untuk memulai sesuatu. Karena itu, singkirkan terlebih dahulu rasa malas itu.
Itulah empat kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh penulis pemula. Agar bisa menjadi seorang penulis profesional, diperlukan jam terbang dan pengalaman yang panjang. Nikmati prosesnya dan jangan lupa untuk terus semangat dalam mengasah kemampuan menulismu.
Baca Juga
-
Ikuti Perjalanan Hampa Kehilangan Kenangan di Novel 'Polisi Kenangan'
-
3 Novel Legendaris Karya Penulis Indonesia, Ada Gadis Kretek hingga Lupus
-
Geram! Ayu Ting Ting Semprot Netizen yang Hujat Bilqis Nyanyi Lagu Korea
-
Haji Faisal Akui Sempat Syok dengan Konten Atta Halilintar yang Disebut Netizen Sentil Fuji
-
Outfit Bandara Seowon UNIS Jadi Sorotan, K-netz Perdebatkan Usia Debut
Artikel Terkait
-
5 Tips Persiapan Sebelum Menulis yang Wajib Kamu Terapkan
-
5 Tips Riset untuk Menulis Cerita Fiksi Sejarah, Kamu Tertarik Mencobanya?
-
Jangan Asal Bilang Pemalas, Ini Alasan Medis Mengapa Perempuan Hamil Lebih Doyan Rebahan
-
5 Aplikasi Terbaik untuk Menulis yang Wajib Kamu Ketahui
-
4 Hal yang Membuat Orang Tidak Berkembang, Jangan Jadikan Ini Penghambat Prosesmu!
Hobi
-
Shayne Pattynama Gabung Persija Jakarta, Peluang Main di Timnas Makin Besar
-
Jordi Amat Beberkan Pesan Manis dari John Herdman, Ada Harapan Khusus?
-
Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!
-
Jadi Lawan Terkuat Garuda di FIFA Series, Bulgaria Ternyata Tak Asing dengan Sepak Bola Indonesia
-
Tak Panggil Pemain dari Eropa, Penggawa Kesayangan STY Berpotensi Comeback Bareng John Herdman?
Terkini
-
4 Padu Padan Daily OOTD ala Go Youn Jung, Gaya Simpel tapi Classy!
-
Burung-Burung Rantau: Gagasan tentang Manusia Pasca-Indonesia
-
Saat Sekolah 'Pindah' ke Mall: Serunya Open House Mutiara Persada 2026
-
Antara Empati dan Superioritas: Mengembalikan Makna Volunteer yang Berdampak
-
4 Physical Sunscreen Vegan Terbaik untuk Kulit Sensitif dan Mudah Breakout