Pertandingan yang penuh dengan ketegangan tersaji di laga antara Kamerun melawan Serbia. Bermain di Al Janoub Stadium, Al Wakrah Qatar, dua tim pesakitan tersebut menyajikan pertarungan yang menarik dan saling mengejar gol.
Baik Kamerun maupun Serbia yang di laga perdana lalu menelan kekalahan, berusaha untuk bangkit pada pertandingan kedua ini, dan tampil ngotot untuk mendapatkan poin sempurna.
Namun, perjuangan kedua kesebelasan pada akhirnya harus berakhir dengan satu poin, selepas keduanya bermain imbang dengan skor 3-3.
Pertandingan antara Kamerun melawan Serbia sendiri menjadi salah satu pertandingan paling menarik di gelaran Piala Dunia 2022. Bagaimana tidak, kedua kesebelasan yang tampil spartan demi bisa menjaga peluang melaju ke fase berikutnya, silih berganti menciptakan peluang.
BACA JUGA: Lawan Ghana di Laga Kedua, Korea Selatan Wajib Menang Demi Mudahkan Langkah
Serbia yang tampil dominan dengan penguasaan bola lebih dari 60 persen, justru harus kebobolan terlebih dahulu melalui aksi Jean-Charles Casteletto yang dengan cerdik memanfaatkan momen tendangan sudut.
Tak ingin kembali kalah di pertandingan kedua, Serbia pun meningkatkan intensitas serangan. Gol penyama kedudukan bagi Serbia akhirnya tercipta pada menit ke-45+1 ketika Strahinja Pavlovic berhasil membobol gawang yang dikawal oleh Devis Epassy.
Belum hilang rasa terkejut yang dimiliki oleh para pemain Kamerun, Serbia kembali mencetak gol dua menit berselang. Menit ke-45+3, Sergej Milinkovic-Savic mencetak gol kedua Serbia, dan membawa mereka turun minum dengan keunggulan satu gol.
Memasuki babak kedua, Serbia yang bermain menekan memperlebar jarak keunggulan menjadi 3-1 pada menit ke-53. Pemain andalan mereka, Aleksandar Mitrovic, kembali menghukum koordinasi buruk para pemain bertahan Kamerun dengan gol ketiga Serbia.
Namun, impian kemenangan Serbia harus musnah hanya dalam tempo 3 menit. Aksi Vincent Aboubakar pada menit ke-63, menghasilkan gol yang mempersempit jarak ketertinggalan menjadi 2-3.
BACA JUGA: 6 Potret Terkini Felicia Tissue, Mantan Kekasih Kaesang yang Makin Glowing
Sama halnya dengan dua gol cepat yang dicatatkan oleh Serbia pada akhir babak pertama, gol penyama kedudukan bagi Kamerun pun terjadi hanya dalam hitungan tiga menit saja.
Menit ke-66, Kamerun berhasil mencetak gol ketiga melalui penyerang veteran Bayern Muenchen Eric Maxim Choupo-Moting dan memaksakan kedudukan sama kuat hingga akhir pertandingan.
Hasil imbang yang diperoleh kedua kesebelasan menjadikan mereka untuk sementara masih harus puas berada di luar zona kelolosan.
Keduanya sama-sama mengoleksi satu poin, dengan Kamerun berada di posisi ketiga karena memiliki selisih gol lebih baik daripada Serbia yang berada di posisi keempat.
Baca Juga
-
Inggris vs Norwegia: Tuah Dukun Afrika Melawan Pasukan Viking yang Tersisa
-
Prancis vs Maroko: Mengapa Penunjukan Wasit Argentina Menuai Polemik Pencinta Sepak Bola?
-
Piala Dunia 2026: Juara Bertahan Terus Bersinar, tapi Dihantui Segudang PR Besar
-
Akhiri Perjalanan Panjang di Piala Dunia, Ronaldo Penggendong Prestasi Sepak Bola Portugal
-
Piala Dunia 2026: Sukses Curi Perhatian, Vozinha Bakal Jadi The Next El-Hadji Diouf?
Artikel Terkait
-
Portugal vs Uruguay, Fernando Santos Pastikan Cristiano Ronaldo Cs Siap Tempur
-
Banyak Gol Tercipta, Kamerun dan Serbia Harus Puas Bermain Imbang 3-3
-
Link Live Streaming Korea Selatan vs Ghana, Plus Susunan Pemain dan Deretan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2022: Hujan Gol di Al Janoub Stadium, Kamerun dan Serbia Harus Puas Berbagi Poin
-
Susul Qatar, Kanada Jadi Timnas yang Dipastikan Angkat Koper dari Piala Dunia 2022
Hobi
-
Tak Punya Gelar Piala Dunia, Apakah Cristiano Ronaldo Sah Disebut Legenda Terbesar Portugal?
-
Prediksi Norwegia vs Inggris: Haaland Siap Bantai Kane CS Demi Semifinal
-
Rekor Messi Tergeser, Mbappe Siap Jadi Bintang Bola Masa Depan, Benarkah?
-
Benteng Spanyol atau Ledakan Belgia, Adu Taktik Perebutan Tiket Semifinal
-
Makin Canggih, Ini 4 Kelebihan dan Kekurangan Teknologi dalam Sepak Bola
Terkini
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Tas Ajaib Ema
-
Generasi Tanpa Ruang Tumbuh: Tekanan Sistem yang Memaksa Anak Muda Berlari
-
Tren No Buy Challenge: Mampukah Gen Z Cegah Keinginan Belanja Impulsif?
-
Lagu "Tenang Saja (Ini Hanya Fase)" Idgitaf: Obat untuk Kamu yang Sering Kecewa dengan Ekspektasi