Akhir tragis pada ujungnya harus diterima oleh wakil Asia yang bersaing di grup C, Arab Saudi. The Green Falcon yang memainkan laga terakhir mereka dengan melawan Meksiko, harus rela menelan kekalahan dengan skor tipis 1-2.
Pada pertandingan yang berlangsung di Lusail Stadium Al Daayen tersebut, Arab Saudi yang tercatat sebagai salah satu pembuat kejutan terbesar di gelaran Piala Dunia Qatar 2022 ini harus tertinggal dua gol terlebih dahulu.
Henry Martin dan Luis Chavez yang membawa Meksiko unggul dua gol pada menit ke 47 dan 52, sebelum pada akhirnya diperkecil oleh Salem Al Dawsari ketika laga memasuki menit ke 90+5. Kekalahan menyakitkan dari Meksiko membuat Arab Saudi pada akhirnya gagal untuk melaju ke babak 16 besar. Padahal sebelumnya, mereka berhasil membuat mata pecinta sepak bola dunia terpukau dengan kejutan yang mereka berikan.
BACA JUGA: Kalahkan Denmark, Australia vs Argentina di Babak 16 Besar Piala Dunia 2022
Arab Saudi yang berlaga melawan Argentina pada laga pembuka, di luar perkiraan berhasil menumbangkan sang unggulan kedua dalam turnamen dengan skor tipis 1-2.
Sejatinya, kans Arab Saudi untuk melaju ke fase gugur terbuka sangat lebar. Mengingat pada laga kedua, mereka menghadapi Polandia yang secara hitungan di atas kertas memiliki kekuatan yang tak lebih baik dari Argentina.
Namun sayangnya, Arab Saudi yang memburu satu lagi kemenangan agar bisa mengamankan posisi di babak 16 besar, justru harus menelan kekalahan pahit 0-2 meskipun mereka menguasai jalannya pertandingan hampir di sepanjang laga.
Memasuki laga terakhir melawan Meksiko, Arab Saudi pun sejatinya masih memiliki kans besar untuk bisa lolos. Menhadapi Meksiko yang belum menuai kemenangan, timnas negeri Petro Dollar tersebut bisa saja lolos ke hanya dengan memaksakan hasil imbang, dan berharap Polandia kalah telak dari Argentina yang bertanding pada waktu yang sama.
Namun sayangnya, semua usaha dan harapan yang diinginkan oleh Arab Saudi dan pendukungnya tak direstui oleh semesta. Pada pertarungan terakhir melawan Meksiko, mereka pada akhirnya kembali harus menelan kekalahan, sekaligus membuat tim pembuat kejutan terbesar di ajang Piala Dunia 2022 ini harus mengakhiri perhelatan dengan menjadi juru kunci grup C. Sebuah akhir yang cukup tragis.
Video yang Mungkin Anda Suka.
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
Hobi
-
Nyesek, Jorge Martin Bisa Tinggalkan Aprilia Walau Raih Gelar Juara Dunia?
-
Sprint Race GP Prancis 2026: Jorge Martin Menang, Marc Marquez Patah Tulang
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
Terkini
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Lagu K-Pop Full Bahasa Inggris: Strategi Bisnis atau Tanda Berakhirnya Era Lokal?
-
Wajah Glowing Instan! Ini Rahasia Eksfoliasi Lembut dengan Ekstrak Apel