Skuter klasik dengan bodi berbahan kaleng biasanya langsung mengingatkan pada Vespa. Desainnya yang ikonik seolah sudah menjadi standar dalam benak banyak orang ketika membahas skuter bergaya lawas.
Namun, Scomadi Technica 200i hadir dengan pendekatan berbeda. Alih-alih sekadar mengikuti pakem klasik, motor ini justru memadukannya dengan sentuhan adventure yang jarang ditemukan di segmennya.
Scomadi sendiri merupakan merek skuter yang berasal dari Inggris, digagas oleh dua desainer otomotif yang terinspirasi dari skuter klasik era 1960-an. Meski membawa identitas Eropa, proses produksinya dilakukan di Asia dengan standar manufaktur modern.
Dari sisi desain, Scomadi Technica 200i tetap mempertahankan nuansa retro yang kuat. Bodi berbahan metal, garis desain membulat, serta detail visual klasik membuatnya terlihat seperti motor lawas. Namun, beberapa elemen justru menunjukkan arah berbeda.
Varian Adventure misalnya, tampil dengan karakter lebih agresif. Ground clearance yang lebih tinggi, penggunaan ban dual purpose, serta posisi knalpot yang diangkat ke atas memberikan kesan siap diajak menjelajah, bukan sekadar berkendara santai di dalam kota.
Masuk ke sektor mesin, motor ini dibekali mesin 171 cc SOHC dua katup dengan sistem injeksi bahan bakar. Tenaga yang dihasilkan berada di kisaran 13 hp dengan torsi 12 Nm, cukup untuk kebutuhan harian dengan karakter yang halus dan mudah dikendalikan.
Performa tersebut memang tidak ditujukan untuk kecepatan tinggi, melainkan lebih ke kenyamanan dan kestabilan. Hal ini terasa dari akselerasi yang responsif di putaran bawah serta handling yang tetap solid di berbagai kondisi jalan.
Salah satu keunggulan lain terletak pada sektor kaki-kaki. Kombinasi dual shock di depan dan mono shock di belakang memberikan kestabilan lebih, terutama saat melintasi jalan tidak rata. Wheelbase yang panjang juga membantu menjaga keseimbangan saat motor melaju dalam kecepatan tinggi.
Meski tampil klasik, motor ini tetap membawa teknologi modern secukupnya. Sistem injeksi, lampu LED di beberapa bagian, serta port USB untuk pengisian daya menjadi fitur yang menunjang kebutuhan berkendara masa kini.
Di sisi lain, nuansa klasik tetap terasa kuat. Panel instrumen yang menggabungkan analog dan digital, hingga sensasi getaran halus saat mesin idle, memberikan pengalaman berkendara yang berbeda dibanding skuter modern pada umumnya.
Untuk kebutuhan jarak jauh, tangki bahan bakar berkapasitas 11 liter cukup mendukung mobilitas. Kehadiran rak depan dan belakang juga menambah fungsi praktis, terutama bagi pengguna yang ingin membawa perlengkapan tambahan.
Dengan harga yang berada di kisaran Rp89 juta on the road Jakarta, Scomadi Technica 200i memang tidak ditujukan untuk pasar massal. Motor ini lebih menyasar pengguna yang mengutamakan gaya, karakter, dan pengalaman berkendara.
Pada akhirnya, Scomadi Technica 200i bukan sekadar alternatif dari skuter klasik yang sudah ada. Motor ini menawarkan interpretasi baru: skuter bergaya retro yang dibawa ke arah adventure, tanpa meninggalkan sentuhan modern yang relevan.
Baca Juga
-
Fakta Menarik Trofi Emas Piala Dunia: Pernah Dicuri, Bukan Milik Sang Juara
-
Timberland Boots: Berawal Dari Sepatu Tukang Jadi Ikon Rapper Dunia Hip Hop
-
JisuLife Ultra 2: Kipas Portable Premium dengan Berbagai Fungsi Menarik!
-
ROG Zephyrus Duo, Laptop Dua Layar dengan RTX 5090 Seharga Mobil Bekas!
-
Bawa Argentina Menang 3-0, Messi Cetak Hattrick Pertama di Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
5 Sepeda dan Skuter Listrik Cocok untuk Dibawa Naik KRL, Harga Ramah Gaji UMR
-
5 Skuter Listrik Jarak Tempuh Terjauh Tembus 40 Km, Bisa Buat Berangkat Kerja, Harga Mulai 6 Jutaan
-
Yamaha Mio 2026 Dikabarkan Bangkit Kembali Demi Usik Dominasi Kompetitor
-
Headphone Retro "Kalcer" di Bawah 500 Ribu: Mengulik Moondrop Old Fashioned
-
Vespa 946 Horse Edisi Terbatas Masuk Indonesia, Harga Tembus Rp 288 Juta
Hobi
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit
-
Prediksi Lini Prancis vs Irak, Les Bleus Bidik Tiket Lolos Grup Piala Dunia
-
Tips Mengoleksi Merchandise Piala Dunia 2026 untuk Penggemar Sepak Bola
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
Terkini
-
Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja
-
Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis, Tablet Hiburan Premium dengan 9 Speaker JBL
-
Salah Kaprah tentang Makna Benefit yang Tercantum di Iklan Lowongan Kerja
-
4 OOTD Edgy Streetwear ala Jihyo TWICE yang Siap Bikin Kamu Makin Pede!
-
Karakter Lotso dan Romantisme terhadap Sosok Pemimpin Otoriter