Perhelatan Piala Dunia Qatar 2022 kini telah memasuki babak 8 besar. Empat tiket menuju babak semi-final, akan diperebutkan oleh delapan kontestan yang tersisa. Pun demikian dengan para pecinta sepak bola dunia, yang dipastikan sudah tak sabar untuk menyaksikan pertarungan para tim terbaik di babak ini. Tak terkecuali pertandingan antara Brasil melawan Kroasia. Laga kedua kesebelasan, dijadwalkan akan berlangsung di Education City Stadium, Doha, Qatar pada Jumat (9/12/2022).
Berstatus sebagai juara dunia lima kali, Brasil tentu lebih difavoritkan untuk memenangi pertarungan kali ini. Terlebih lagi, catatan sejarah juga lebih berpihak kepada Neymar beserta kolega. Disadur dari laman 11v11, Brasil mencatatkan tiga kali kemenangan kala bersua dengan Kroasia, dan hanya sekali saja bermain imbang.
Namun jangan salah, selalu ada kejutan ketika Kroasia berhasil masuk ke fase knock-out. Sepanjang sejarah keikutsertaan Kroasia di ajang Piala Dunia, negara pecahan Yugoslavia tersebut telah berhasil dua kali menembus fase gugur. Debut mereka di Piala Dunia Prancis tahun 1998, langsung membuahkan kejutan besar dengan kelolosan mereka dari babak penyisihan grup.
BACA JUGA: Syahrini Posting Ini di Instagram Story, Kode Keras Rumah Tangga Mau Kandas?
Bahkan, FIFA mencatat, Kroasia menjadi salah satu tim debutan terbaik dalam sejarah gelaran Piala Dunia dengan menjadi peringkat ketiga pada turnamen yang dijuarai oleh Prancis tersebut. Ingin tahu kejutan yang dibuat oleh Kroasia pada ajang ini? Yap, mereka berhasil memulangkan Jerman, tim spesialis turnamen ketika kedua kesebelasan bertemu di babak perempat-final. Tak tanggung-tanggung, Jerman dipermak oleh Davor Suker dan kolega dengan tiga gol tanpa balas.
Kejutan Kroasia juga kembali terjadi di tahun 2018. Kroasia yang lolos ke babak gugur untuk kali kedua sepanjang keikutsertaan mereka, mampu membuat kejutan besar dengan finish sebagai runner-up gelaran. Dalam perjalanannya menuju partai puncak, Kroasia berhasil membungkam tim-tim mapan di ajang persepakbolaan dunia, seperti Denmark di babak 16 besar, kemudian tuan rumah Rusia di babak 8 besar, dan tim juara edisi 1966, Inggris di babak semi-final.
BACA JUGA: Pengakuan Suami Jessica Iskandar Males Bantu Bayar Hutangnya Bikin Syok: Sayang Uangku
Edisi 2022 di Qatar, Kroasia untuk ketiga kalinya berhasil menggapai babak gugur. Jika melihat rekor Kroasia yang selalu sukses membuat kejutan di babak gugur, maka bukan tak mungkin Brasil pun bisa dibuat kewalahan dengan hadangan Luka Modric dan kolegan. Apakah akan kembali ada kejutan dari Kroasia? Kita tunggu saja ya!
Video yang mungkin kamu lewatkan.
Baca Juga
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
Artikel Terkait
-
Lionel Messi Mau Dibunuh: Dari Bom Rakitan hingga Ditembak Senjata AR-15
-
Usai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Piala Dunia
-
Ungkap Harapan Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia, Prabowo: Harus Terus Berbenah!
-
Tanding di Berlin, Tim Indonesia Ramaikan Piala Dunia Basket Putri 2026
-
Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia
Hobi
-
Tegas! Marc Marquez Bilang Jorge Martin Bukan Calon Juara Dunia MotoGP 2026
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
-
Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit
-
Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia
-
Bukan Ducati! Ancaman Aprilia Juatru Datang dari Tim Satelitnya Sendiri
Terkini
-
Bukan Lembek! Ini Alasan Kenapa Gen Z Paling Jujur soal Kesehatan Mental
-
Ketika Cinta Tak Bisa Dimiliki: Menelusuri Makna Kehilangan dalam The Zahir
-
Ulasan The Atypical Family, Fantasi Superhero dengan Pendekatan Psikologis
-
Kembangkan Literasi Digital Siswa, Dosen UNP Kediri Ciptakan Model Belajar Berbasis AR dan AI
-
Career Break Bukan Penghalang, Mengapa Dunia Kerja Sulit Memahaminya?