Gelaran Piala Dunia 2022 Qatar baru saja usai beberapa hari yang lalu. Timnas Argentina telah memastikan diri menjadi juara ajang 4 tahunan kali ini setelah mengandaskan perlawanan sang juara bertahan Prancis dengan skor 4-2 lewat drama adu penalti, Minggu (18/12/22) lalu.
Lionel Messi berhasil menjadi bintang lapangan pada pertandingan tersebut dengan torehan 2 golnya ke gawang Prancis. Pemain berjuluk La Pulga itu langsung dianggap resmi menjadi GOAT (Great Of All Time) sepakbola, mengungguli rivalnya asal Portugal, Cristiano Ronaldo yang harus tersingkir terlebih dahulu di babak perempatfinal.
Timnas Portugal sendiri harus merasakan kekalahan yang cukup menyakitkan atas Maroko dengan skor tipis 1-0, Sabtu (10/12/22). Bermain menyerang sejak awal pertandingan, Portugal malah harus kecolongan lewat serangan cepat Maroko. En Nesyri sukses menjebol gawang Portugal yang dikawal kiper muda Diogo Costa. Kekalahan tersebut memupuskan harapan para pemain Timnas Portugal untuk bisa meraih trofi Piala Dunia pertama mereka.
Setelah kegagalan Portugal melaju ke babak selanjutnya, tidak lama berselang, Minggu (18/12/22) Fernando Santos resmi mengundurkan diri dari kursi kepelatihan Timnas Portugal. Bersama Cristiano Ronaldo cs, Santos sudah meraih 2 trofi juara, yaitu UEFA Euro 2016 dan UEFA National League 2018/2019.
Selepas kepergian Santos, kursi kepelatihan Timnas Portugal menjadi lowong, Carlo Ancelotti dan Jose Mourinho menjadi 2 kandidat teratas bakal calon pelatih.
Dilansir postingan akun Twitter Gianluca Di Marzio, Kamis (22/12/22) Asosiasi Sepakbola (FA) Portugal telah resmi menghubungi Jose Mourinho terkait permintaan mengisi kepelatihan Timnas Portugal. "FA Portugal bersikeras dengan Jose Mourinho," dalam keterangannya.
Sampai saat ini Jose Mourinho belum memberikan keputusan pasti, sebab ia masih harus memikirkan dan berdiskusi dengan klubnya sekarang. Pelatih berjuluk The Special One itu saat ini masih terikat kontrak dengan klub asal Italia, AS Roma.
Tentu bukanlah hal aneh dengan menunjuk sosok Jose Mourinho, sebab prestasinya di dunia sepakbola sudah tidak diragukan, yang mana ia menjadi satu-satunya pelatih yang selalu berhasil mempersembahkan gelar untuk klub yang diasuhnya, sebut saja Real Madrid, Inter Milan, Manchester United, dan AS Roma.
Menarik dilihat bagaimana kelanjutan dari nasib Jose Mourinho, jika bergabung, apakah ia mampu memberikan gelar untuk Timnas Portugal di Piala Dunia 2026 mendatang.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Tag
Baca Juga
-
Sakit Parah, 4 Senjata Andalan Chicken Dinner di PUBG Mobile
-
Terkenal Toxic Parah, 3 Hal Ini Buat Game Mobile Legends Tetap Digemari
-
Damage Brutal, 5 Hero Marksman Tersakit di Season 28 Mobile Legends
-
Parah, 5 Hero Tank yang Cocok sebagai Explane di Mobile Legends Season 28
-
Ulasan Halloween: Film Psikopat Michael Myers si Pembunuh Berdarah Dingin
Artikel Terkait
-
Lionel Messi Absen di Piala Dunia 2026? La Pulga Kesakitan Minta Diganti
-
Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral
-
Neymar is Back! Fans Brasil Pecah setelah Pengumuman Skuad Piala Dunia 2026
-
Cristiano Ronaldo Juara Saudi Pro League: Kini Koleksi 34 Trofi, Masih Kalah Jauh dari Messi!
-
Proyek Gila Jose Mourinho: Mau Duetkan Mantan Penggawa Real Madrid dan Barcelona
Hobi
-
Jadwal MotoGP Mugello 2026: Tuan Rumah Ducati Krisis Pembalap karena Cedera
-
Ducati Butuh Bantuan, Marc Marquez Minta Pensiun Tahun Depan?
-
Neymar is Back! Fans Brasil Pecah setelah Pengumuman Skuad Piala Dunia 2026
-
Dirumorkan Jadi Rekan Setim, Pedro Acosta Ingin Duel dengan Marc Marquez
-
Drama Nurburgring 24H: Mercedes Juara dan Max Verstappen Tumbang Jelang Finis
Terkini
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
-
Operasi Memikat Hati Bakal Mentua: Romcom Sederhana yang Menyentuh Hati
-
Perang Tablet Murah 2026: itel VistaTab 30 GT dan VistaTab 30 Pro, Mana yang Paling Worth It?
-
"Nanti" Adalah Kebohongan Terbesar yang Kamu Katakan pada Dirimu Sendiri
-
SRAWUNG CAMP 2026: Menumbuhkan Kebersamaan dan Potensi Generasi Muda