Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) bergerak cepat setelah Roberto Martínez resmi mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih tim nasional. Kepergian pelatih asal Spanyol itu terjadi usai Portugal tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026, sehingga federasi kini mulai mencari sosok yang mampu membawa Selecao das Quinas kembali bersaing di level tertinggi.
Nama Jorge Jesus pun langsung mencuat sebagai kandidat terkuat. Sejumlah media Portugal melaporkan bahwa pelatih berusia 71 tahun tersebut menjadi pilihan utama FPF. Bahkan, negosiasi dikabarkan telah memasuki tahap akhir dan kontrak hingga 2030 tengah dipersiapkan, meski hingga kini belum ada pengumuman resmi dari federasi.
Portugal Memulai Era Baru
Berakhirnya era Roberto Martínez menjadi awal proyek baru bagi Timnas Portugal. Meski sempat mempersembahkan gelar UEFA Nations League 2025, perjalanan Portugal di bawah kepemimpinannya dinilai belum mampu memaksimalkan potensi skuad bertabur bintang.
Karena itu, FPF berharap sosok pelatih berikutnya mampu membangun tim yang lebih kompetitif sekaligus mempersiapkan Portugal menghadapi UEFA Euro 2028 dan Piala Dunia 2030. Jorge Jesus pun dinilai sebagai figur yang memiliki pengalaman dan karakter untuk menjalankan misi tersebut.
Rekam Jejak Jorge Jesus
Jorge Jesus bukanlah sosok asing di sepak bola Portugal. Ia dikenal sebagai salah satu pelatih tersukses dengan pengalaman panjang menangani Benfica, Sporting CP, Flamengo, Al Hilal, hingga Al Nassr. Selama lebih dari tiga dekade berkarier, ia telah meraih berbagai gelar bergengsi, di antaranya:
• Benfica: tiga gelar Liga Portugal, satu Piala Portugal, enam Piala Liga Portugal, serta dua kali membawa klub ke final Liga Europa.
• Flamengo: juara Copa Libertadores 2019, Liga Brasil Serie A 2019, dan Recopa Sudamericana 2020.
• Al Hilal dan Al Nassr: juara Liga Pro Arab Saudi 2023/2024, King's Cup, Saudi Super Cup, serta Saudi Pro League 2025/2026 bersama Al Nassr.
Kesuksesan di berbagai negara membuat Jorge Jesus dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas untuk menangani tim nasional Portugal. Gaya permainan menyerangnya serta kemampuannya mengelola pemain-pemain bintang menjadi alasan mengapa namanya kini berada di posisi terdepan sebagai calon pengganti Roberto Martínez.
Tantangan Besar Menanti
Jika resmi ditunjuk, Jorge Jesus akan menghadapi tantangan besar. Selain dituntut mengembalikan Portugal ke jalur juara, ia juga harus mempersiapkan regenerasi skuad yang dihuni banyak pemain muda berbakat.
Di sisi lain, Jesus diyakini tidak akan kesulitan membangun komunikasi dengan para pemain senior. Ia pernah bekerja sama dengan Cristiano Ronaldo di Al Nassr sehingga sudah memahami karakter sang kapten. Faktor tersebut dinilai dapat membantu proses transisi apabila Ronaldo masih memutuskan membela Portugal pada agenda internasional berikutnya.
Selain Ronaldo, Portugal juga memiliki banyak pemain berkualitas seperti Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Rafael Leão, Vitinha, João Neves, dan Gonçalo Ramos. Dengan materi pemain tersebut, publik berharap Jorge Jesus mampu membentuk tim yang lebih solid dan kembali bersaing memperebutkan gelar di turnamen besar.
Tinggal Menunggu Pengumuman Resmi
Hingga kini, FPF memang belum mengumumkan secara resmi siapa yang akan menggantikan Roberto Martínez. Namun, berbagai laporan menyebut Jorge Jesus tinggal selangkah lagi menangani Selecao das Quinas.
Apabila tidak ada perubahan, pelatih berusia 71 tahun itu diperkirakan akan segera diperkenalkan sebagai pelatih baru Portugal. Pengalamannya menangani klub-klub besar serta sederet prestasi yang telah diraih diharapkan mampu menjadi modal untuk membawa Portugal kembali bersaing di level tertinggi pada turnamen-turnamen mendatang.
Baca Juga
-
Argentina Lolos Dramatis ke Perempat Final, Messi Raih Player of the Match
-
Profil Reidel Toiran, Pelatih di Balik Kesuksesan Timnas Voli Indonesia
-
16 Besar Piala Dunia 2026 Tuntas, Simak Duel 8 Besar dan Top Skor Sementara
-
Belgia Libas Amerika Serikat, Siap Tantang Spanyol di 8 Besar Piala Dunia
-
Ronaldo Akhiri Mimpi Juara Dunia, Bagaimana Masa Depannya Bersama Portugal?
Artikel Terkait
-
7 Dosa Besar Cristiano Ronaldo Cs yang Hancurkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Gol Telat Spanyol Singkirkan Portugal, Roberto Martinez Nilai Timnya Cuma Kurang Beruntung
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Tinggalkan Kursi Pelatih Portugal
-
Roberto Martinez Tinggalkan Portugal, Ini Pesan Terakhirnya untuk Ronaldo
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
Hobi
-
Bukan Aksesori, Ini 6 Fungsi Jam Tangan yang Digunakan Wasit Sepak Bola
-
Piala Dunia 2026: Tantang Argentina, Swiss Siap Unjuk Mental Baja
-
Bukan Cuma Bakar Kalori, Ini 5 Alasan Mengapa Bulu Tangkis Bikin Tubuh Lebih Bugar
-
Prancis vs Maroko: Mengapa Penunjukan Wasit Argentina Menuai Polemik Pencinta Sepak Bola?
-
Amerika Serikat Gugur, Christian Pulisic Soroti Klinisnya Lini Depan Belgia
Terkini
-
3 Butir Telur
-
Review Film The Get Out: Konflik Berdarah Pemilik Klub Malam dan Kartel
-
5 HP Kamera OIS yang Lagi Naik Daun di 2026, Nomor 1 Bikin Kaget!
-
Stunting yang Dipelihara: Saat Mitos Gizi Lebih Dipercaya daripada Sains
-
Shangri-La Frontier Season 3 Resmi Tayang Januari 2027, Rilis Teaser PV Baru