Pertarungan negara-negara yang menghuni grup A gelaran Piala AFF 2022 telah usai. Dua pertandingan yang melibatkan timnas Indonesia melawan Filipina dan Thailand melawan Kamboja menjadi penanda berakhirnya perburuan dua tiket ke babak semifinal. Thailand dan Indonesia yang menjadi dua tim teratas grup, berhak melaju ke fase empat besar, sementara Kamboja, Filipina dan Brunei Darussalam harus terhenti langkahnya di babak penyisihan grup.
BACA JUGA: Link Live Streaming Laga Hidup Mati Grup B Piala AFF 2022: Malaysia vs Singapura dan Vietnam vs Myanmar
Jika kita melihat para penampil di penyisihan grup A, tentu kita akan mendapati sebuah perubahan besar pada Kamboja. Di luar dugaan, tim yang kini diasuh oleh Keisuke Honda tersebut mampu berbuat banyak dan menghidupkan persaingan dalam grup. Setidaknya, finish sebagai peringkat ketiga di grup A merupakan sebuah pencapaian besar bagi tim yang selama ini dikenal sebagai lumbung gol negara-negara Asia Tenggara tersebut.
Kejutan dari Kamboja sendiri sudah dimulai semenjak awal dimulainya gelaran. Menjamu Filipina yang bertransformasi menjadi tim kuat semenjak program naturalisasinya di awal dekade 2010an lalu, Kamboja berhasil membungkam Tha Azkals dengan skor tipis 3-2.
Pun demikian halnya ketika harus melawat ke Stadion Utama Gelora Bung Karno melawan tuan rumah Indonesia. Diprediksi akan menjadi sebuah pertandingan yang mudah bagi skuat Garuda, Indonesia justru tampil keteteran dan hanya berhasil menang tipis 2-1 dari tim yang selama ini selalu menjadi lumbung gol mereka tersebut.
BACA JUGA: Pelatih Thailand Puji Kamboja Sampai Disebut Seperti Peserta Piala Dunia
Di matchday ketiga, Kamboja berhasil meraih kemenangan ketiga melawan Brunei Darussalam. Tak tanggung-tanggung, tim promosi tersebut mereka hantam dengan skor telak 5-1. Kemenangan kedua ini membuat Kamboja mengoleksi 6 poin dan menghidupkan persaingan di grup A, mengganggu stabilitas dua tim tradisional, Thailand dan Indonesia.
Kejutan juga berhasil ditunjukkan oleh Kamboja di laga pamungkas melawan Thailand di kandang sang lawan. Memiliki kans untuk melaju ke babak empat besar jika mampu meraih kemenangan, tampil militan dan menyulitkan tuan rumah. Meski pada akhirnya harus menelan kekalahan 3-1, namun perlu digarisbawahi, kalah 3-1 di kandang Thailand adalah sebuah hal yang sangat mengejutkan dari tim Kamboja. Terlebih lagi, Thailand baru berhasil menjebol gawang tim tamu pada menit ke 45+2, itupun melalui titik penalti!
Karena kita ingat, Kamboja selama ini kerap menjadi pelampiasan bagi tim-tim tradisional untuk dibobol gawangnya. Dan kita juga tak mungkin lupa, Indonesia terakhir kali dibabat empat gol tanpa balas kala bersua Thailand di final Piala AFF 2020 yang diselenggarakan di Singapura.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
Hobi
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
Terkini
-
Saya Kira Saya Malas, Ternyata Otak Saya Disetel Ulang untuk Gagal Fokus
-
Uang Jadi Tolak Ukur Memperlakukan Manusia di Buku Crazy Rich Asians
-
Sering Dianggap Remeh, Segini Mahalnya Biaya Menjadi Perempuan Setiap Bulan
-
5 Film Baru Sambut Akhir Pekan Ini, Ada Laut Bercerita hingga The Intern
-
Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender