Pertarungan antara Indonesia melawan Vietnam dan Malaysia melawan Thailand di babak semifinal gelaran Piala AFF 2022 kembali mendapatkan kritikan tajam. Bukan karena permainan yang ditunjukkan oleh empat tim terbaik di gelaran AFF kali ini saja, namun juga dikarenakan kinerja wasit yang memimpin jalannya laga.
Memang, dalam perhelatan Piala AFF 2022 kali ini, kinerja wasit menjadi salah satu handicap nyata yang mencederai sportifitas permainan yang diperagakan oleh para kontestan. Setidaknya, hingga usainya babak semifinal leg pertama ini, tiga wasit yang memimpin jalannya pertandingan, mendapatkan sorotan tajam dan reaksi keras dari para pecinta sepak bola Asia Tenggara. Siapa sajakah mereka? Kita simak bersama yuk!
1. Ryjui Sato
Memimpin pertandingan antara tuan rumah Vietnam kala bersua Malaysia di fase penyisihan grup, Ryuji Sato dinilai terlalu membela tuan rumah dan merugikan timnas Malaysia. Bagaimana tidak, Doan Van Hau yang melakukan beragam tekel keras nan brutal, selalu luput dari hukuman dari sang pengadil.
BACA JUGA: Muncul Kokom Penguasa Jagad Kucing PUPR: Saingan Soleh Nih
Bahkan puncaknya, wasit asal Jepang ini memberikan kartu merah untuk pemain Malaysia sekaligus memberikan hukuman penalti untuk tuan rumah. Pertandingan ini sendiri dimenangi oleh Vietnam dengan skor mencolok, tiga gol tanpa balas.
2. Omar Al Yaqoubi.
Skuat timnas Indonesia ternyata juga tak luput dari kepemimpinan wasit yang kurang cakap. Berlaga di fase semifinal leg pertama melawan Vietnam, kepemimpinan Omar Al Yaqoubi dinilai kurang fair. Lagi-lagi permainan brutal Doan Van Hau luput dari teguran sang pengadil, apa lagi kartu.
BACA JUGA: Shin Tae-yong Ancam Vietnam: Setiap Pemain Siap Tunjukkan Upaya Maksimal
Tekel brutalnya terhadap Dendy Sulistyawan tak berbuah kartu, dan terabaikan begitu saja. Bahkan, pelanggaran keras terhadap Ricky Kambuaya di petak penalti pun tak dianggap oleh wasit asal Oman ini. Alhasila, Indonesia harus puas mengakhiri laga semifinal leg pertama ini dengan hasil imbang tanpa gol.
3. Kim Dae Yong.
Belum hilang kritikan terhadap kinerja wasit Omar Al Yaqoubi yang memimpin leg pertama semifinal antara Indonesia melawan Vietnam, kinerja wasit asal Korea Selatan, Kim Dae Yong kembali mendapatkan sorotan. Memimpin laga semifinal leg pertama antara Malaysia melawan Thailand, wasit yang satu ini memberikan beberapa keputusan kontroversial.
Selain menganulir gol sah dari Darren Lok ke gawang Thailand, Kim Dae Yong juga tak memberikan hadiah penalti bagi Thailand setelah Shamie Izsuan melakukan tekel keras kepada pemain Thailand di petak penalti. Pertandingan ini sendiri dimenangi oleh Malaysia dengan skor 1-0 melalui gol tunggal dari Faisal Halim pada menit ke 11.
Tentu kedepannya kita berharap kinerja tiga wasit ini tak diikuti oleh wasit-wasit lainnya. Karena bagaimanapun sepak bola membutuhkan wasit yang fair untuk menjaga kualitas permainan terbaik dari setiap pemain yang bertanding.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Hobi
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
Terkini
-
Drama Honour, Antara Reputasi Profesional dan Masa Lalu yang Belum Usai
-
Memahami Privilege Blindness di Tengah Krisis dan Berita Buruk
-
Masjid Lawang Songo, Jejak Arsitektur Jawa yang Tetap Terjaga di Lirboyo
-
Review Film Practical Magic: The Book Of Magic, Nostalgia Sihir yang Indah!
-
Review Film Budi Pekerti: Ketika Satu Video Mengubah Segalanya