Malaysia Open 2023 siap bergulir mulai Selasa (10/1/2023) dan digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Jadwal pertandingan hari pertama pun bakal diwarnai berbagai laga sengit dari wakil setiap negara. Beruntungnya Indonesia tidak harus menghadapi laga perang saudara di babak 32 besar turnamen Super 1000 kali ini.
1. Tunggal putri hadapi unggulan China
Di hari pertama, lawan berat untuk wakil Indonesia datang dari sektor tunggal putri. Satu-satunya wakil Merah Putih, Gregoria Mariska Tunjung harus menghadapi unggulan China, He Bingjiao. Malaysia Open 2023 akan menjadi pertemuan keempat dengan head to head 3-0 untuk keunggulan He Bingjiao. Pertemuan terakhir di Denmark Open 2022, Gregoria Mariska Tunjung harus menyerah dua gim langsung.
2. Ginting dan Jojo tanding di hari pertama
Dari sektor tunggal putra, Anthony Ginting akan ditantang oleh Ng Ka Long Angus asal Hongkong. Sedangkan Jonatan "Jojo" Christie harus bersiap menghadapi wakil Taipei, Wang Tzu Wei. Meski kalah head to head dari wakil Taipei, tapi pertemuan terakhir di World Championship 2022 jadi kemenangan manis untuk Jojo.
3. Dua wakil ganda putri bersiap amankan tiket 16 besar
Laga sektor ganda putri bakal terjadi antara Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva kontra Lee Chia Hsin/Teng Chun Hsun (Taipei). Pertemuan kali ini akan menjadi laga pertama bagi kedua pasangan ini.
Sedangkan Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi akan menghadapi wakil Perancis, Margot Lambert/Anne Tran. Malaysia Open 2023 akan menjadi pertemuan ketiga dengan head to head satu sama di dua laga sebelumnya.
BACA JUGA: Venna Melinda Alami KDRT, Verrel dan Athala Siap Pasang Badan Untuk Sang Mama
4. Ada tiga ganda putra unggulan Indonesia yang akan berlaga
Tiga wakil ganda putra Indonesia akan berlaga di hari pertama Malaysia Open 2023. Ada Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan kontra He Jiting/Zhao Haodong asal China yang pada laga Malaysia Open 2022 jadi keunggulan Hendra/Ahsan. Fajar Alfian/M. Rian Ardianto juga siap tempur di hari pertama untuk melawan Popov bersaudara.
Malaysia Open 2023 juga akan menjadi momentum comeback bagi Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan yang sempat vacuum pasca cedera yang dialami Yeremia. Laga pertama di hari pertama, Prayer, julukan wakil Indonesia ini, akan menghadapi Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol asal Korea.
5. Ganda campuran dari Pelatnas dan profesional siap unjuk performa
Dua wakil ganda campuran Indonesia juga akan turun berlaga di hari pertama. Ada Dejan Ferdinansyah/Gloria Widjaja, yang merupakan atlet non Pelatnas, akan menghadapi Robin Tabeling/Selena Piek (Belanda). Lalu ada Rinov Rivaldy/Pitha Mentari bersiap melawan Thom Gicquel/Delphine Delrue (Perancis).
Dejan/Gloria baru pertama kali bertemu dengan wakil Belanda tersebut. Sedangkan Rinov/Pitha pernah memenangi laga sengit atas unggulan Perancis tersebut di World Tour Final 2022 lewat drama rubber game.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Tren Job Hugging di Kalangan Gen Z: Saat Bertahan Jadi Pilihan Paling Aman
-
Seberapa Merdeka Gen Z di Era Medsos: Lebih Bebas atau Justru Tertekan?
-
Pesan Digital ala Gen Z: Kenapa Stiker Chat Selalu Hadir di Setiap Obrolan?
-
Menuju Era Indonesia Emas 2045: Siapkah Kita Menjadi Generasi Penentu?
-
Tolak Perfect Woman Syndrome: Saatnya Perempuan Hidup Realistis dan Merdeka
Artikel Terkait
Hobi
-
Kembali Ungkit STY, Mantan Mertua Pratama Arhan Kritik John Herdman!
-
Sikat Australia 3-0, Timnas Voli Putri Indonesia Tembus 8 Besar AVC Women's Continental 2026
-
Prediksi Al-Ettifaq vs Al-Nassr: Duel Tim Teratas, Akankah Ronaldo Main?
-
Jelang MotoGP Aragon: Sederet Rider Ini Masih Berburu Kemenangan Pertama
-
Rapor Uji Coba Timnas U-20: Mampukah Pengalaman Nova Arianto Redam Ketangguhan Australia?
Terkini
-
Parenting di Era Digital: Ketika Gawai Menjadi Pengasuh Anak
-
Bukan Sekadar Cameo, Transformasi Agnez Mo di Reacher Season 4
-
Salah Jurusan Bukan Dosa: Menggugat Stigma pada Pilihan di Usia Muda
-
Perang Belum Usai, 1,6 Juta Anak Ukraina Disebut Masih Terpisah dari Keluarga
-
Lebih dari Sekadar Remake: Ayah, Aku Mau Cerita Buktikan Sinema Bisa Memanipulasi Realita