Petronas Malaysia Open 2023 berlangsung pada 10-15 Januari 2023 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Turnamen ini menjadi awal dari rangkaian agenda BWF World Tour Series yang akan dihelat di sepanjang tahun 2023. Tidak heran jika sederet atlet top dunia dari sejumlah negara tampak antusias berpartisipasi dalam turnamen ini.
Terlepas dari fakta tersebut, ada beberapa hal menarik dalam penyelenggaraan turnamen ini. Berikut empat fakta menarik tentang Malaysia Open 2023, mulai dari upgrade level sampai peraih gelar.
1. Upgrade ke level Super 1000
Sebelumnya, Malaysia Open yang termasuk dalam turnamen grade dua ini berada di level Super 750. Namun, pada gelaran tahun 2023 sudah naik level menjadi Super 1000. Praktis jumlah prize money yang diperebutkan dan poin yang akan diperoleh sejumlah atlet yang berpartisipasi juga ikut mengalami perubahan.
Total prize money di Malaysia Open 2023 tidak kurang dari USD 1.250.000, hampir dua kali lipat dari gelaran di tahun 2022. Bahkan perolehan poin di turnamen ini juga ikut naik, dari semula 11.000 poin untuk sang juara menjadi 12.000 poin.
BACA JUGA: Jadi Calon Ketum PSSI, Ini Klub yang Pernah dan Sedang Erick Thohir Miliki
2. Banyak unggulan gugur di babak awal
Dalam pelaksanaannya, hasil di hampir setiap laga Malaysia Open 2023 terbilang sulit diprediksi, terutama di babak awal. Sejumlah atlet unggulan sudah mulai berguguran sejak babak 32 besar. Bahkan juara bertahan di sektor ganda putra, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi jadi salah satu "korban" yang tumbang di babak awal.
Bukan hanya itu, wakil tuan rumah seolah dibuat tidak mampu berbicara banyak. Sejumlah atlet unggulan Malaysia kandas, termasuk Lee Zii Jia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dan Pearly Tan/Thinaah Thinaah Muralitharan. Pencapaian terbaik wakil Malaysia hanya sampai di babak perempat final lewat Ong Yew Sin/Teo Ee Yi di nomor ganda putra.
3. Tuan rumah nir gelar
Fakta bahwa sejumlah wakil tuan rumah berguguran sejak babak awal memang cukup disayangkan banyak pihak. Padahal gemuruh penonton tidak habis-habis di hampir setiap laga yang dimainkan oleh wakil Malaysia.
Meski performa Ong Yew Sin/Teo Ee Yi terbilang impresif, tapi sayangnya perjuangan ganda putra peringkat tujuh dunia ini masih belum membuahkan hasil. Kekalahan Ong/Teo di perempat final memastikan tuan rumah tidak berhasil meraih satu gelar pun.
BACA JUGA: 5 Pebulutangkis yang Raih Gelar Juara Malaysia Open 2023, Ada Fajar/Rian!
4. Semua juara adalah atlet peringkat satu dunia
Satu fakta paling menarik di Malaysia Open 2023 datang dari para peraih gelar juara di turnamen Super 1000 ini. Kelima sektor sama-sama kompak menasbihkan atlet peringkat satu dunia sebagai juara untuk naik podium tertinggi.
Mereka adalah Viktor Axelsen dari tunggal putra, Akane Yamaguchi dari tunggal putri, Fajar Alfian/M. Rian Ardianto dari ganda putra, Chen Qingchen/Jia Yifan dari ganda putri, dan Zheng Siwei/Huang Yaqiong dari ganda campuran. Bahkan ganda putra Indonesia, Fajar/Rian meraih gelar pertama mereka di level Super 1000 di Malaysia Open 2023.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Anthony Ginting Ditarik Mundur dari BAC 2025 dan Ajukan Protected Ranking
-
Muhammad Shohibul Fikri Langganan Jadi Runner Up, 'The Real Manusia Silver
-
Polish Open 2025: Peluang Rehan/Gloria Sabet Gelar Perdana
-
Jadwal Final Swiss Open 2025: Didominasi China, Ada Dua Laga Perang Saudara
-
Swiss Open 2025: Hanya Satu Wakil Indonesia yang Lolos ke Final
Artikel Terkait
-
Pematung Terkenal, 3 Fakta Menarik Peran Kim Hyun Jin di 'Crushology 101'
-
9 Fakta Menarik Jelang Laga Australia Vs Timnas Indonesia, Dominasi Nyata Negeri Kanguru!
-
Rayo Vallecano hingga Kashima Antlers Kirim Tim Akademi ke Indonesia, Ikut Turnamen Internasional
-
3 Fakta Menarik Deretan Penyerang Timnas Indonesia Pilihan Patrick Kluivert
-
5 Fakta Menarik di Balik Sosok Lia Waroka, Mama Dante Skipberat yang Viral di X
Hobi
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik, Ini Harapan Besar Erick Thohir
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?