Hampir selalu ada drama dan kejutan setiap dibukanya bursa transfer. Kali ini, drama datang dari klub asal London, Chelsea FC. Pasalnya, kepindahan salah satu pemainnya yakni Hakim Ziyech harus batal karena kesalahan mereka sendiri.
Hakim Ziyech dikabarkan akan pindah ke PSG di bursa transfer kali ini, ia bahkan juga sudah menjalani tes medis. Jika proses ini berhasil, maka ia akan bermain bersama Lionel Messi dkk. di klub barunya.
Lantas hal apa yang menyebabkan Ziyech gagal pindah ke PSG? Menyadur dari laman MSN, L'Equipe (pengelola Liga Prancis) melaporkan bahwa Chelsea membuat empat kesalahan sepanjang fase dokumen menyelesaikan kepindahan.
BACA JUGA: 4 Fakta Menarik Kepindahan Joao Cancelo ke Bayern Muenchen, Si Pemain Serbabisa
Mereka pertama-tama mengirim dokumen yang salah. Kemudian mereka mengirim dokumen yang benar tetapi tanpa tanda tangan yang tepat. Lalu mereka mengirim dokumen yang sama tanpa tanda tangan lagi, dan mereka mengirimkannya untuk terakhir kalinya dengan benar tetapi tiga menit melewati batas waktu.
Setelah itu, Chelsea dan PSG mencoba mengajukan banding ke pihak L'Equipe namun tidak berhasil. Dengan berat hati, Ziyech harus kembali lagi berkompetisi di Inggris setelah kepindahannya dinyatakan batal.
Sebelum drama pengiriman berkas, Chelsea juga dikabarkan tak kunjung menerima panggilan pihak PSG untuk membicarakan perihal kepindahan pemain.
Sementara itu, pihak Chelsea disaat yang sama juga sedang mengurus kepindahan Enzo Fernandez dari Benfica. Baik Ziyech maupun PSG merasa kesal dengan pihak Chelsea karena kesalahan yang mereka lakukan ini.
BACA JUGA: Farhat Abbas Sindir Bunda Corla Pakai Lirik Lagu, Netizen: Sepi Job Ya
Berita kepindahan Ziyech ke PSG banyak disorot mengingat pemain satu ini punya kompetensi yang bagus, namun tidak banyak bermain dan berkembang ketika di Chelsea sejak kepindahannya dari Ajax tahun 2020 lalu. Oleh karena itu, rencana kepindahan ke PSG ini diharapkan bisa membawa dampak positif baru baginya.
Dalam 10 pertandingan terakhir Chelsea, pemain ini hanya bermain dalam waktu kurang dari 45 menit dan belum mencetak gol sama sekali. Padahal di Piala Dunia 2022 lalu Ziyech bisa tampil gemilang, bersama timnas Maroko dia berhasil melaju hingga babak semifinal meskipun harus kalah dari Kroasia di laga perebutan juara 3.
Baca Juga
-
MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman
-
Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar
-
Sprint Race MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Crash, Jorge Martin Sukses!
-
Upcycling Clothes: Solusi agar Baju Lama Tak Berakhir jadi Kain Lap
-
Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027
Artikel Terkait
-
Penjelasan Ending Drama Korea Missing: The Other Side 2
-
7 Pelajaran Cinta yang Dapat Diambil dari Drama Korea The Interest of Love
-
Wow! Biaya Transfer Enzo Fernandez Bisa Dipakai Jalankan Liga 1 Indonesia Selama 5 Tahun
-
Klub Liga Inggris Waspada! Enzo Fernandez Komitmen Rebut Trofi Bergengsi untuk Chelsea
-
Lanjut Season 2, Lee Je Hoon Ungkap Kecintaannya pada Drama 'Taxi Driver'
Hobi
-
Raphinha Mesin Gol Baru FC Barcelona: 12 Gol dan Jadi Top Scorer La Liga
-
MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman
-
Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik
-
Menang Beruntun! Barcelona Tundukkan Sevilla 3-1 dan Tuntaskan Tujuh Laga
-
Prediksi Derby Madrid 2026: Pembuktian Skuad Simeone Tantang Racikan Baru Jose Mourinho
Terkini
-
Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan
-
Antara Fiksi dan Sejarah, Problematika Netflix di Serial Monster: The Lizzie Borden Story
-
Belajar dari Lee Jae Myung: Ketika Presiden Mendengarkan Kekecewaan Rakyat
-
Proses Kreatif Wregas Bhanuteja: Lawan Klise Mistik Horor di KHFF 2026
-
Hidupkan Cagar Budaya, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Gelar KHFF 2026