Timnas Indonesia U-20 akhirnya berhasil memungkasi laga kedua gelaran Piala Asia U-20 grup A dengan hasil positif. Berhadapan dengan Suriah di laga hidup-mati, Kakang Rudianto dan kolega berhasil mengamankan tiga poin krusial. Disadur dari laman the-afc.com, Timnas Indonesia menutup pertandingan dengan kemenangan tipis satu gol tanpa balas melalui lesakan tunggal penyerang Hokky Caraka pada menit ke 35.
Meskipun menang secara skor akhir, timnas Indonesia U-20 sejatinya memiliki catatan statistik yang tak terlalu mentereng. Bahkan jika dibandingkan dengan Suriah U-20 yang mereka kalahkan, catatan pertandingan yang ditorehkan oleh anak asuh coach Shin Tae Yong tersebut masih kalah jauh. Bagaimana statistik lengkapnya? Mari kita bahas bersama!
1. Possession
Disadur dari laman the-afc.com, penguasaan bola yang dimiliki oleh Ronaldo Kwateh dan kolega hanya berkisar di angka 41 persen berbanding dengan Suriah U-20 yang mencapai 59 persen. Hal ini tak lepas dari skema bertahan yang dimainkan oleh anak-anak Garuda, terlebih lagi ketika mereka telah unggul satu gol dan berfokus pada pengamanan keunggulan yang mereka dapatkan.
BACA JUGA: Timnas Indonesia U-20 Lebih Optimis Menang Lawan Uzbekistan
2. Duel Lapangan
Dalam catatan AFC, timnas Indonesia U-20 tercatat hanya memenangi duel sebesar 47 persen, dibandingkan dengan Suriah U-20 yang menang duel 53 persen. Hal ini tak lepas dari postur dan keseimbangan tubuh yang dimiliki oleh para pemain Indonesia, di mana terlihat jelas jika mereka memang kalah dari sisi fisik.
3. Duel Udara
Senada dengan statistik duel yang kalah dari tim lawan, skuat Garuda Nusantara pun tercatat kalah dalam statistik duel udara. Perbedaan postur dan ketinggian tubuh yang dimiliki oleh rata-rata pemain timnas Indonesia, membuat mereka hanya mampu memenangi 42,9 persen duel udara dibandingkan dengan 57,1 persen yang dimenangi oleh Suriah U-20.
4. Tendangan Sudut
Sepanjang laga berjalan, Indonesia yang memainkan skema bertahan dan mengandalkan serangan balik mendapatkan tendangan sudut sebanyak empat kali. Jumlah ini terpaut satu tendangan sudut yang didapatkan oleh Suriah U-20, di mana mereka mendapatkan lima tendangan ke gawang sepanjang laga bergulir.
BACA JUGA: Kylian Mbappe Pecah Rekor Gol Terbanyak Sepanjang Masa di PSG, Geser Edison Cavani
5. Tembakan
Dalam catatan AFC, timnas Indonesia juga kalah dalam hal melakukan tembakan. Selama 90 menit permainan Timnas Indonesia hanya mendapatkan 8 kali tembakan,dengan 3 di antaranya mengarah ke gawang, sementara Suriah U-20 unggul dengan 11 kali tembakan dan 3 di antaranya mengarah ke gawang. Namun perlu diingat, dari 3 tembakan ke gawang tersebut, satu diantaranya berhasil menjadi gol kemenangan bagi timnas Indonesia.
Nah, itu dia statistik laga antara Timnas Indonesia U-20 melawan Suriah U-20. Meskipun hampir kalah di semua aspek, namun pada akhirnya anak-anak Garuda mampu membawa kemenangan dan memperpanjang nafas mereka di turnamen. Selamat untuk Timnas U-20!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
-
Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar
-
Gulir Panas LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar: Memandang Wajah Indonesia dalam Satu Ruangan
Artikel Terkait
Hobi
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
-
Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen
-
Forza Horizon 6 Belum Lama Rilis, Mobil MBG Sudah Nongol di Jalanan Tokyo
-
Gucci Resmi Masuk Formula 1! Brand Fashion Mewah Kini Ramaikan Dunia Balap
-
Dihantam Cedera dan Jatuh Berkali-kali, Marc Marquez: Saya Tidak Tertekan
Terkini
-
Siap Comeback Musim Panas! Hearts2Hearts Spill Konsep Ceria 'Lemon Tang'
-
Sisi Gelap Tren Stock Up: Produk Kedaluwarsa dan Sampah Paket Menumpuk
-
Yellow Letters: Sajikan Elemen Drama Keluarga dan Kritik Sosial yang Tajam!
-
Dan Da Dan Occultic Stage Ungkap Pemeran Utama, Mulai Tayang Agustus 2026
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang