KhiladiX.com Dubai Badminton Asia Championships (BAC) 2023 telah merampungkan rangkaian turnamen pada Minggu (30/4/2023) di Sheikh Rashid Bin Hamdan Indoor Hall, Dubai, Uni Emirat Arab. Lima negara berbeda berbagi gelar di masing-masing sektor, yaitu China, Indonesia, Taipei, India, dan Jepang.
1. Tunggal putra
Anthony Sinisuka Ginting kembali berhasil menaklukkan Loh Kean Yew di pertemuan keenam. Catatan head to head sendiri menjadi 4-2 dimana Ginting unggul empat kali berturut-turut di pertemuan terakhir. Gunting kembali menang straight game 21-12 dan 21-8.
2. Tunggal putri
Kemenangan yang meyakinkan juga mewarnai laga di sektor tunggal putri. Pertandingan antara An Se Young dan Tai Tzu Ying berakhir dengan keunggulan untuk ratu bulutangkis Taipei. Tai Tzu Ying berhasil menang dua gim langsung dengan skor 21-10 dan 21-14.
3. Ganda putra
Di sektor ganda putra, perebutan gelar juara antara Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty jadi milik pasangan India. Laga final di sektor ganda putra kali ini bahkan jadi satu-satunya pertandingan rubber yang terjadi. Rankireddy/Shetty unggul 16-21, 21-17, dan 21-19 atas Ong/Teo.
4. Ganda putri
Yuki Fukushima/Sayaka Hirota sukses suguhkan performa gemilang hingga akhirnya berhasil keluar sebagai juara turnamen Asia usai kalahkan Baek Ha Na/Lee So Hee. Yuki/Sayaka yang merupakan unggulan ketujuh menang straight game 21-7 dan 21-14 atas Baek/Lee.
5. Ganda campuran
Meski gelar juara dipastikan jadi milik China, tapi hasil laga perang saudara secara mengejutkan justru dimenangkan Jiang Zhenbang/Wei Yaxin. Zheng Siwei/Huang Yaqiong yang dikenal sebagai 'monster' ganda campuran kalah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 16-21 dari juniornya. Indonesia turut sumbang medali perunggu lewat Dejan Ferdinansyah/Glotia Widjaja pasca tembus ke semifinal.
Selamat untuk kelima juara baru di masing-masing sektor dalam turnamen Badminton Asia Championships 2023.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Jeda dari Lifestyle Inflation: Tidak Semua Tren Harus Dikejar Demi Gengsi
-
Quiet Quitting pada Gen Z: Malas Bekerja atau Butuh Jeda Akibat Burnout?
-
Tak Harus Selalu Upgrade Skill: Kita Juga Butuh Waktu Menjadi Diri Sendiri
-
Jeda dari Timeline Kehidupan: Tidak Semua Orang Harus Sukses di Usia Sama
-
Jeda dari Performative Happiness: Tersenyum di Medsos, Lelah di Dunia Nyata
Artikel Terkait
-
3 Rekor yang Berhasil Dipecahkan Anthony Ginting usai Juarai BAC 2023
-
CEK FAKTA: Marselino Ferdinan Tampil Gemilang di Timnas Indonesia U-22 Bikin Juergen Klopp dan Liverpool Kepincut Mendatangkannya
-
Mantap! Statistik Sandy Walsh di Liga Belgia, Bekal Debut Bersama Timnas Indonesia
-
Kamboja, Kembali Jadi Tuan Rumah Sea Games Setelah Tertunda Setengah Abad
-
Mantap! Pemain PSIS Semarang Mulai Laris Berkat Sosok Ini, Siap OTW Qatar Bersama Shin Tae yong?
Hobi
-
PSSI Naturalisasi Pemain dari Liga Lokal, Bakal Jadi Sebuah Kemunduran?
-
Prediksi Liverpool vs Manchester City: Duel di Tengah Bayang-Bayang Kontroversi
-
Menanti Taisei Marukawa Berseragam Garuda: Jatuh Cinta pada Indonesia dan Siap Jadi WNI
-
Ada Format Baru di MotoGP 2027, Begini Respon Marc Marquez dan Jorge Martin
-
Demi Target Piala Asia 2027, Indonesia Siap Tambah Naturalisasi Pemain Baru
Terkini
-
Jeda dari Lifestyle Inflation: Tidak Semua Tren Harus Dikejar Demi Gengsi
-
4 Hydrating Serum Probiotic Rawat Skin Barrier, Cegah Dehidrasi dan Iritasi
-
Lebih dari Sekadar Warung Sembako: Arti Kebersamaan di Novel Warung Bujang
-
Review Love Reset: Ketika Kita Jatuh Cinta Lagi setelah Sempat Saling Benci
-
Bukan Kesepian, Solo Date Bisa Menjadi Cara Seseorang Menikmati Jeda Bersama Diri Sendiri