Optimisme tinggi diusung oleh pelatih Timnas Indonesia U-22 yang berlaga di Sea Games Kamboja 2023. Berhadapan dengan Thailand yang menjadi pengumpul medali terbanyak di cabang sepak bola, pelatih asal Sumatera Barat tersebut menilai, Indonesia memiliki kans besar untuk mengalahkan sang lawan meskipun harus melalui pertarungan yang sengit.
Pernyataan yang diberikan oleh pelatih berusia 60 tahun tersebut tentulah bukannya tanpa alasan. Pasalnya dalam karir kepelatihan pria kelahiran Lubuk Nyiur tersebut telah berkali-kali berhadapan dengan Timnas Thailand, dan berkali-kali pula meraih hasil positif dari sang lawan.
Para pecinta sepak bola nasional tentu masih ingat dengan gelaran Piala AFF U-19 pada tahun 2013 lalu. Kala itu, pelatih yang gemar mencari bibit-bibit sepak bola dalam negeri dengan cara blusukan tersebut berhasil mengantarkan Evan Dimas dan kolega ke tangga juara setelah melalui adu tendangan penalti.
Perlu digarisbawahi, meskipun di partai final Paolo Sitanggang dan kolega menghadapi Vietnam, namun di fase penyisihan grup mereka sempat berjumpa dengan Thailand yang tanpa ampun ditumbangkan dengan skor 3-1 melalui trigol dari Evan Dimas.
BACA JUGA: 4 Rekomendasi Tempat Makan Sehat di Bali, Terbaik dan Terenak
Tahun 2018, pelatih kelahiran 2 Februari 1963 tersebut kembali membawa nestapa bagi Thailand. Berlaga di turnamen Piala AFF U-19, Indonesia yang berjumpa Thailand di perebutan tempat ketiga, berhasil menaklukkan sang lawan dengan skor tipis 2-1 melalui gol Feby Eka Putra dan Syahrian Abimanyu.
Tahun 2019, coach Indra yang melatih Timnas U-22 kembali menorehkan luka bagi kubu Thailand. Tak diunggulkan di final Piala AFF U-22, timnas Indonesia yang sempat tertinggal 1-0, berhasil melakukan come-back melalui dua gol dari Sani Rizky Fauzi dan Osvaldo Haay. Dua gol yang pada akhirnya mengunci gelar juara bagi Timnas U-22.
Di tahun yang sama, coach Indra juga kembali membuat Thailand terluka di ajang Sea Games Manila, Filipina. Bermain di laga perdana, Indonesia berhasil mengunci kemenangan melalui dua gol sumbangan Egy Maulana Vikri dan Osvaldo Haay. Imbasnya adalah, Thailand pada akhirnya gagal lolos ke fase gugur dan mengubur ambisi mereka mempertahankan medali emas yang diraih dua tahun sebelumnya.
Melihat rentetan pencapaian Indra Sjafrie kala bersua dengan Thailand, maka tak berlebihan jika kita pun harus turut optimis akan hasil maksimal yang akan diraih oleh skuat Timnas U-22 nanti. Meskipun terlihat sangat kuat, namun sejatinya Thailand bukanlah lawan yang sulit ditaklukkan oleh coach Indra Sjafrie dengan segala strategi dan kecerdikannya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
Hobi
-
Bukan Konflik dengan Rossi, Marc Marquez Sebut Momen yang Buat Dia Tertekan
-
Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!
-
Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Singapura: Misi Balas Dendam di SUGBK
-
Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu
Terkini
-
Visual Apik vs Plot Padat: Menimbang Film Thriller 'The Vvaan', Worth It Ditonton?
-
Hidden Gem Sarapan di Tangerang! Wajib Coba Nikmatnya Katupek Pitalah di Bopet Nan Katuju
-
Deindustrialisasi Dini: Industri Tumbuh, tetapi Lapangan Kerja Menyusut
-
Anime Shin Oishinbo Ungkap Tiga Pengisi Suara Utama Jelang Tayang 2027
-
5 Brightening Moisturizer di Bawah 50 Ribu, Wajah Kusam Jadi Lebih Glowing!