Timnas Indonesia U-22 kembali mengukirkan sejarah dengan menjadi peraih medali emas ajang Sea Games Kamboja 2023 cabang olah raga sepak bola putera. Bermain melawan Thailand di partai puncak, skuat Garuda Muda mencabik-cabik Pasukan Gajah Perang dengan skor mencolok 5-2.
Alhasil, penantian medali emas selama 32 tahun pun akhirnya usai di Olympic National Stadium, Phnom Penh Kamboja.
Bagi pelatih Timnas Indonesia U-22 saat ini, coach Indra Sjafri, Olympic Stadium sendiri bukanlah tempat yang asing baginya. Dalam sejarah karir kepelatihannya, pria kelahiran Lubuk Nyiur Sumatera Barat tersebut telah mencatatkan dua momen manis di stadiun yang berada di ibu kota Kamboja ini.
Sebelum sukses membawa skuat Garuda Muda meraih medali emas Sea Games edisi kali ini, pelatih berusia 60 tahun tersebut juga pernah menorehkan prestasi manis pada tahun 2019 lalu.
Bersama dengan skuat Timnas U-22 yang bermain di ajang Piala AFF U-22 edisi 2019, Indra Sjafri yang menakhodai Osvaldo Haay dan kolega berhasil membawa Indonesia menjadi juara. Layaknya deja vu, final Piala AFF U-22 tahun 2019 tersebut juga mempertemukan Indonesia melawan tim kuat Thailand.
Sama-sama mengawali laga sebagai pihak yang tidak diunggulkan, coach Indra bersama anak asuhnya berhasil membalikkan segala prediksi yang beredar kala itu. Sempat tertinggal dari Thailand, Awan Setho dan kolega berhasil membalas dua gol melalui Sani Riski Fauzi dan Osvaldo Haay yang akhirnya mengunci kemenangan 2-1 bagi Indonesia.
Olympic National Stadium pun menjadi ajang Indonesia U-22 berpesta juara.
Tahun 2023, berselang empat tahun dari memori manis tersebut, romantisme antara Olympic Stadium dan Indra Sjafri kembali terulang. Pelatih yang juga sukses membawa gelar Piala AFF U-19 pada tahun 2013 tersebut berhasil mengantarkan putera-putera terbaik negeri ini ke peringkat tertinggi Sea Games cabang sepak bola.
Sejauh ini, belum ada yang mampu menandingi romantisme manis antara Indra Sjafri dan Olympic Stadium Kamboja. Dari tiga gelar juara yang telah dipersembahkan oleh sang pelatih kepada Indonesia, dua diantaranya tertuai di stadion kebanggaan rakyat Kamboja ini, sementara satu sisanya diraih di Gelora Delta Stadium, Sidoarjo kala mengangkat Piala AFF U-19 sepuluh tahun yang lalu.
Selamat untuk Timnas Indonesia dan coach Indra Sjafri!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Tak Dapatkan Kartu Meski Bermain Keras, Sejatinya Sebuah Hal yang Biasa bagi Justin Hubner
-
Kembali Cetak Gol untuk Indonesia, Selebrasi Ole Romeny Nyaris Berakhir Tidak Estetik
Artikel Terkait
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Denny Landzaat Pulang Kampung ke Ambon: Diarak Warga hingga Pidato Bahasa Indonesia
-
PLN IP Kerahkan Ribuan Petugas untuk Jaga Pasokan Listrik di Momen Idulfitri
-
Prediksi Korsel vs Timnas Indonesia U-17: Momen Qatar 2024 Semoga Terulang
-
Rafael Struick Hilang Lagi, Bahkan Tak Diajak ke Skuad Cadangan Brisbane Roar
Hobi
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik, Ini Harapan Besar Erick Thohir
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
Terkini
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup
-
Review Novel 'Makhluk Bumi': Jadi Alien demi Bertahan di Dunia yang Gila
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
-
Novel Larung: Kelanjutan Konflik dan Perjuangan Saman yang Kian Menegangkan