Hidroponik merupakan suatu teknik berkebun yang menggunakan air sebagai pengganti tanah. Selain itu, diperlukan juga media tanam sebagai tempat untuk menopang akar tanaman dan juga untuk menyediakan nutrisi yang diperlukan. Dalam teknik hidroponik ada banyak jenis media tanam yang bisa digunakan. Namun, tidak semua media tanam tersebut dapat memberikan hasil yang optimal. Lalu, media tanam apa saja yang bisa digunakan dalam hidroponik agar hasilnya optimal? Simak informasi selengkapnya berikut ini.
1. Pasir
Pasir menjadi salah satu media tanam yang direkomendasikan untuk digunakan pada tanaman hidroponik. Pasalnya, pasir dianggap mampu menjaga drainase dengan baik dan aerasi akar. Namun, pasir juga memiliki kekurangan yaitu tidak dapat menahan air terlalu lama, sehingga ketika menggunakan media pasir kamu perlu memastikan kebutuhan air tanaman.
2. Kerikil
Salah satu media tanam yang populer dan banyak digunakan pada sistem hidroponik adalah kerikil. Kerikil memiliki kelebihan yaitu dapat membuat aliran udara dan drainase dengan baik. Selain itu, kerikil juga tahan terhadap penguraian sehingga tidak mempengaruhi pH larutan nutrisi. Tanaman akan mendapatkan nutrisi yang terbaik dan menjadi lebih subur.
3. Serat Kelapa
Serat Kelapa juga menjadi salah satu media tanam yang efektif untuk hidroponik. Serat kelapa dianggap dapat menahan air serta nutrisi sehingga nutrisi tumbuhan dapat terpenuhi. Selain itu, serat kelapa juga dapat memberikan ruang udara yang bagus bagi akar tanaman.
BACA JUGA: Nasib Tim-tim ASEAN di Kualifikasi Piala Asia U-23, Indonesia Paling Mudah!
4. Vermikulit
Ingin media tanam yang praktis namun mampu membuat tanaman subur? Kamu bisa pakai vermikulit. Media tanam ini terbuat dari bahan mineral alami yang dipanaskan dengan suhu tertentu hingga mengembang. Jenis media tanam ini dianggap bagus karena dapat menyerap air dengan baik sehingga kebutuhan air pada akar dapat terpenuhi.
5. Rockwool
Media tanam yang bisa kamu gunakan dalam sistem hidroponik adalah rockwool. Media tanam ini juga memiliki kemampuan menyerap air dengan baik. Tak hanya itu, media tanam ini juga tidak mudah terurai sehingga dapat menjaga kadar pH air dan nutrisi yang dialirkan.
6. Perlit
Jenis media tanam terakhir yang bagus untuk tanaman hidroponik adalah perlit. Media tanam ini dibuat dari material vulkanik kemudian dipanaskan hingga mengembang. Perlit dapat membantu meningkatkan drainase sehingga kebutuhan air dapat tercukupi.
Nah, itulah enam jenis media tanam yang bisa kamu gunakan dalam sistem hidroponik. Masing-masing media tanam tersebut memiliki karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, kamu juga perlu mengamati respon tanaman dan menentukan media tanam yang terbaik.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Pintu Langit Sky View, Spot Terbaik Menikmati Keindahan Negeri di Atas Awan
-
Taurus hingga Scorpio, 4 Zodiak Ini Sukses Menjalankan Bisnis Keluarganya
-
5 Faktor Penyebab Munculnya Uban di Usia Muda, Bukan Hanya Genetik!
-
5 Tips Merawat Bunga Hias Potong di Vas agar Tetap Segar dan Cantik
-
4 Kebiasaan Buruk yang Dapat Memicu Gigi Sensitif, Segera Hindari!
Artikel Terkait
Hobi
-
Tak jadi ke Yamaha, Fabio Di Giannantonio Perpanjang Kontrak dengan VR46?
-
Event Offroad Legendaris Camel Trophy Hadir Kembali di Kalimantan Tribute
-
Diisukan Pindah ke KTM, Alex Marquez Masih Fokus Kembangkan Motor Ducati
-
Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup, Mobil Terlangka dan Termahal Rp2,3 T
-
9 Seri tanpa Kemenangan, Marc Marquez Terkena Kutukan Usai Juara Dunia?
Terkini
-
Duet Oki Rengga dan Lolox! Film Tiba-tiba Setan Sajikan Horor Ringan yang Penuh Twist Lucu
-
4 Lip Sleeping Mask Kandungan Cherry untuk Bibir Plumpy ala Glass Skin
-
Amore Mio: Tentang Venesia, Luka yang Belum Sembuh, dan Cinta yang Datang Terlalu Pagi
-
Karya Tomato Soup Raih Hadiah Utama di JCA Awards ke-54
-
Kejujuran Mi Ayam dan Kepalsuan Harga Ramen: Sejak Kapan Rasa Kalah oleh Layar Ponsel?