Madura United secara resmi umumkan seluruh pemain, pelatih, beserta jajaran official klub lainnya. Namun, terdapat cara yang unik dalam perkenalan tersebut, tim dengan julukan Laskar Sapeh Kerrab itu memperkenalkan anggota tim dengan cara yang cukup unik.
Melansir dari akun sosial media Instagram resmi Madura United (@maduraunited.fc) dari hasil perkenalannya, terlihat jejeran pemain dan pelatih mengenakan pakaian yang cukup sederhana dengan mengenakan Jersey tim dan sarung, serta tak lupa juga mengenakan peci putih.
Lokasi untuk publikasi pemain ini juga terbilang cukup unik. Dalam pernyataan resmi dari klub, lokasi yang dipilih adalah di Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar Pamekasan.
Walaupun acara ini sangat sederhana, tapi hal ini juga memiliki makna dan kesan yang tinggi juga. Dalam hal ini juga melestarikan budaya-budaya yang ada di Indonesia. Kegiatan ini juga disambut dengan komentar hangat dari warganet.
“Sederhana bukan berarti kita tidak bisa bermewah-mewahan seperti yang lain, sarungan bukan berarti kampungan atau ketinggalan zaman. This is Madura,” tulis komentar bangga dari fans Madura United @efh***.
“Mantap dan juga berkesan. Gaya perkenalan tim yang unik dengan nuansa pondok pesantren. Sesuai dengan etnik Madura yang berbau pesantren. Semoga ini membawa Madura United menjadi tim yang solid di liga 1. Kami dukung dan kami sanjung, semoga MU bisa menjadi juara liga 1 tahun ini,” tulis komentar panjang akun Instagram bernama @an_***.
Selain perkenal para pemain, dalam acara itu juga diadakan fun game bersama para santri-santri lainnya. Tampak rasa seru dan bahagia terlihat dari wajah santri selama berlangsungnya acara tersebut.
Madura United mengakhir Liga 1 musim 2022/2023 dengan hasil yang kurang positif. Mereka harus puas berada di posisi ke-8 dengan perolehan poin 51 yang sama poinnya dengan Bhayangkara FC.
Akankah dengan cara perkenalan yang sederhana dan unik ini bisa mengubah permain tren Madura United ke arah positif di musim depan? Patut dinantikan permainan yang akan disajikan nantinya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Timnas Indonesia Wajid Pertajam Lini Serang jika Ingin Lolos Piala Dunia 2026!
-
Kenapa Penalti Justin Hubner Diulang? Ternyata Begini Alasannya!
-
Bak Emi Martinez, Ernando Ari Unjuk Tarian Usai Blok Tendangan Penalti
-
Miliki Squad Lebih Mahal, Apakah Timnas Indonesia U-23 Bisa Taklukan Qatar?
-
Menerka Peluang Timnas Indonesia Lawan Qatar di Piala Asia U-23
Artikel Terkait
-
Dianggap Beri Ajaran Sesat, Ini Profil Ponpes Al-Zaytun
-
Geger KSP Moeldoko Disebut Bekingan Panji Gumilang, Jubir Anies: Keliatannya Rezim Rada Deg-degan
-
Son Heung-min Ternyata Nggak Mata Duitan, Buktinya Ogah Ikutin Ronaldo dan Benzema Hijrah ke Liga Arab
-
Beda Klaim Kemenag vs Ridwan Kamil Soal Beri Dana Miliaran ke Ponpes Al Zaytun
-
Sandro Tonali Dilepas! AC Milan Gercep Dekati Pemain Keturunan Indonesia yang Bermain di Belanda, Warganet: PSSI Cepat..
Hobi
-
Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan
-
Jorge Messi Wafat, Sosok Penting di Balik Karier Lionel Messi
-
Digosipkan Pecat Maverick Vinales, KTM Bakal Dibenci Pembalap MotoGP?
-
Dibandingkan dengan Marc Marquez, Alex Marquez Mengaku Sempat Alami Tekanan
-
Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya
Terkini
-
Anime Firefly Wedding Bagikan Trailer Baru dan Ungkap Jadwal Tayang Oktober
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?