Pasca penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17, PSSI selaku induk sepak bola tertinggi dalam negeri segera melakukan gerak cepat dan memberikan respon terhadap keputusan tersebut. Selain melakukan rapat internal, organisasi sepak bola yang kini berada di bawah kepemimpinan Erick Thohir tersebut langsung menggelar konferensi pers guna menyebarkan informasi tentang langkah-langkah strategis yang akan mereka lakukan.
Disadur dari laman YouTube PSSI TV, setidaknya terdapat lima hal penting yang diinformasikan dalam konferensi pers tersebut. Sudah tahu, lima hal yang menjadi titik fokus dalam konferensi pers PSSI tersebut? Mari kita ulas bersama!
1. Penunjukan Pelatih Timnas U-17.
Hal pertama yang diputuskan dalam konferensi pers PSSI adalah tim kepelatihan di Timnas U-17. Selama ini, timnas Indonesia U-17 ditangani oleh Bima Sakti. Meskipun sukses mengantarkan Indonesia menjadi juara AFF U-16, namun Bima Sakti gagal membawa anak asuhnya ke Piala Asia U-17. Meski demikian, PSSI masih menaruh kepercayaan besar kepada pelatih yang satu ini.
2. Penanganan Bentrokan Jadwal.
Guliran Piala Dunia U-17 kemungkinan besar akan bersamaan waktunya dengan konser grup band legendaris Coldplay. Namun, Erick Thohir menanggapi hal tersebut dengan bijaksana. Dirinya menyatakan bahwa sepak bola itu penting, konser musik juga penting. Maka, kedepannya dirinya akan mendiskusikan bersama untuk dua hal tersebut. Meski demikian, Erick Thohir berpesan bahwa stadion utama tetap bersiap untuk Piala Dunia.
3. Pemakaian Stadion Alternatif.
Gelaran Piala Dunia tak hanya membutuhkan satu atau dua stadion saja. Maka untuk mengantisipasi hal tersebut, PSSI akan mencari stadion alternatif, salah satunya adalah Jakarta International Stadium (JIS) yang akan disesuaikan standarnya terlebih dahulu.
4. Pembentukan Tim Terbaik.
Perhelatan Piala Dunia pasti akan diikuti oleh tim-tim terbaik. Maka tak mengherankan jika Erick Thohir menyatakan akan berusaha untuk membentuk tim terbaik dan tak menutup kemungkinan untuk menggunakan para pemain diaspora dalam skuat U-17 nanti.
5. Pemusatan Latihan.
Perhelatan Piala Dunia U-17 sendiri dijadwalkan akan bergulir pada akhir tahun. Sebelum terjun di turnamen sebenarnya, PSSI dan tim pelatih telah merencanakan sebuah program pemusatan latihan ke luar negeri dan akan dimulai pada bulan Agustus 2023 mendatang.
Itulah lima hasil penting konferensi pers yang diadakan oleh PSSI. Kira-kira, hal apa nih yang menarik di mata teman-teman?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Thom Haye dan Marceng Bakal Absen, Siapa yang Layak Gantikan Peran Keduanya di Timnas?
-
Maarten Paes Tampilkan Debut Gemilang, Babak Baru Persaingan Kiper Timnas Indonesia Resmi Dimulai!
-
Gegara Persib Bandung, Indonesia Kini Berpeluang Punya 3 Wakil di Kompetisi Level Asia!
-
John Herdman dan Timnas Indonesia yang Terancam Minim Kreasi di Guliran FIFA Series 2026
-
Resmi Dapat Menit Bermain, Debut Maarten Paes di Ajax Diselimuti Beragam Keistimewaan
Artikel Terkait
-
Habis Gagal U-20, Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-17
-
Asnawi Mangkualam Lempar Kode Tinggalkan Jeonnam Dragons, Gabung Klub Eropa?
-
Gelaran Piala Dunia U-17 di Indonesia Dikhawatirkan Gagal, Erick Thohir Dipuji Setinggi Langit
-
Rencana Lionel Messi Absen Lawan Timnas Indonesia Sudah Diatur Lama, Kok PSSI Tidak Tahu?
-
Kurang Dari Enam Bulan, Erick Thohir Akan Serius Persiapkan Timnas Indonesia U-17
Hobi
-
Gunakan Format Kompetisi, Indonesia Bakal Bertemu Bulgaria di FIFA Series?
-
Terlibat Insiden, Ducati Anggap Penalti untuk Marc Marquez Tidak Adil
-
5 Momen Menarik di Sprint Race MotoGP Thailand 2026: Marc Marquez Terancam
-
Belajar dari Pengalaman, Alex Marquez Siap Raih Titel Juara Dunia Musim Ini
-
PSSI Harus Bayar Denda Puluhan Juta ke AFC, Kok Bisa?
Terkini
-
Membaca Gadis Minimarket: Satire Tajam Tentang Standar Ganda Masyarakat
-
Potret Generasi Sandwich dan Tekanan Finansial Menjelang Hari Raya
-
4 Milky Toner Mengandung Ceramide yang Ampuh Perkuat Skin Barrier
-
Di Balik Retorika Perang Narkoba: Ketimpangan Hukum dan Celah Struktural
-
Ramadan dan Kesempatan Kedua: Momentum Reset Diri yang Sering Terlupakan