Hayuning Ratri Hapsari | Desyta Rina Marta Guritno
Marc Marquez (Instagram/@marcmarquez93)
Desyta Rina Marta Guritno

Pabrikan asal Italia, dikabarkan sudah menyiapkan pembalap pengganti untuk Marc Marquez jika dia memutuskan pensiun di akhir musim 2026 ini.

Marc Marquez sendiri kini sudah berada di tahun terakhirnya bersama tim Ducati. Marc diketahui menandatangani kontrak dengan tim satu ini pada tahun 2024 untuk kerja sama selama 2 tahun.

Di tahun pertama, The Baby Alien berhasil meraih gelar juara dunia pertamanya setelah 5 musim puasa. Dia juga tampil mendominasi dengan memenangkan 11 balapan Grand Prix dan 14 balapan sprint.

Berkat prestasi dan kemampuan Marc yang menjanjikan ini, banyak yang mengira bahwa Ducati akan kembali memperpanjang kontraknya dengan Marc untuk tahun 2027 dan 2028.

Namun, di awal musim 2026 Marc Marquez kabarnya enggan menandatangani kontrak tersebut terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan Marc masih dalam tahap pemulihan dari cedera bahu yang dia alami pada Oktober 2025 lalu.

Karena cedera ini, Marc harus menjalani operasi dan absen dalam 4 seri terakhir musim 2025, serta belum menyatu dengan motor GP26-nya.

Sementara itu, Ducati menerima permintaan Marc untuk menunggu. Akan tetapi, ada kabar yang menyebutkan bahwa pabrikan yang bermarkas di Borgo Panigale ini telah menyiapkan pengganti Marc Marquez jika ternyata dia justru memilih pensiun di akhir musim ini.

Lantas, siapa yang akan menjadi pengganti Marc Marquez tahun depan jika dia memilih untuk mengakhiri karier balapnya?

Melansir dari laman MotoGP News, Ducati mungkin akan memiliki lebih sedikit pilihan untuk tahun 2027 karena sejak awal musim ini para pembalap yang habis kontraknya sudah mulai melakukan pembicaraan dengan calon tim baru.

Pilihan paling realistis yang bisa dilakukan Ducati saat ini adalah mempromosikan pembalap satelit mereka untuk naik ke tim pabrikan.

Ducati sendiri kabarnya hampir mencapai kesepakatan dengan pembalap asal Spanyol, Pedro Acosta, untuk tahun 2027 untuk menggantikan Pecco Bagnaia yang rumornya akan pindah ke Aprilia.

Nah, untuk pasangannya, tim yang berada di bawah kepemimpinan Gigi Dall'igna dan Davide Tardozzi tersebut bisa mengambil beberapa pembalap andalan seperti Alex Marquez, Fabio Di Giannantonio, Fermin Aldeguer, dan Franco Morbidelli.

Namun, Alex Marquez saat ini sudah dekat dengan KTM, sementara nasib Franco Morbidelli kini sedang berada di ujung tanduk karena performa yang kurang memuaskan. Sehingga kemungkinan terbesar mengarah pada Fabio Di Giannantonio dan Fermin Aldeguer.

Diggia sempat menjalin komunikasi dengan Yamaha, tapi pabrikan asal Jepang itu kini sudah mengontrak Ai Ogura untuk dipasangkan dengan Jorge Martin.

Performa Diggia tahun ini sendiri terbilang cukup baik dengan meraih 2 kali pole position dan menjadi pembalap Ducati tertinggi dengan berada di posisi 4 klasemen sementara. Hal ini tentu sangat menggoda Ducati untuk memperpanjang kontraknya yang akan habis akhir musim nanti.

Di sisi lain, Fermin Aldeguer juga tak kalah menarik. Pembalap satu ini berhasil menjadi pemenang MotoGP termuda kedua dalam sejarah dengan memenangkan GP Mandalika di usia 20 tahun. Dia juga dinobatkan sebagai Rookie of The Year tahun lalu.

Namun, jika Ducati ingin mempromosikan Fermin ke tim pabrikan, mereka harus bernegosiasi dengan tim satelit mereka, yakni VR46 karena kabarnya Ducati akan menempatkan Fermin di sana untuk tahun 2027.

Terlepas dari semua skenario ini, belum ada pernyataan resmi dari tim dan pembalap untuk musim 2027 alias semua masih berstatus rumor.

Akan tetapi, apakah menurut kalian Marc Marquez benar-benar akan pensiun tahun ini? Jika ya, siapa yang akan menggantikannya di garasi Ducati?