Timnas Indonesia telah memulai perjuangan menuju ajang Piala Dunia 2026 dari babak pertama. Apabila nanti bertemu dengan timnas Timor Leste di round ini maka skuad Garuda bisa mendapat keuntungan.
Timnas Indonesia saat ini menduduki posisi ke-150 ranking FIFA. Posisi tersebut mengharuskan anak asuh Shin Tae-young bermain di round pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
BACA JUGA: FIFA U-17: Misi Besar Suporter Tuan Rumah Lampaui Rekor FIFA U-17 India
Skuad Garuda dalam babak itu akan bertemu dengan tim 'unseeded'. Ada sembilan negara yang bakal menjadi lawan timnas Indonesia.
Menyandur dari laporan Twitter @FootyRankings sembilan negara ini antara lain Mongolia, Macau, Bhutan, Bangladesh, Laos, Brunei Darussalam, Timor Leste, Guam, dan Pakistan.
Untuk pengundian Kualifikasi Piala Dunia 2026 babak pertama zona Asia akan digelar pada 27 Juli mendatang. Apabila timnas Indonesia melawan Timor Leste, Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan bisa saja mendapat keuntungan.
BACA JUGA: PSSI akan Perbaiki Kualitas Rumput di JIS, Warganet Malah Fokus ke Politik
Sebab round pertama ini digelar menggunakan sistem dua leg pada Oktober 2023. Jika timnas Indonesia melawan Timor Leste, dimungkinkan memainkan dua laga di kandang sendiri.
Hal ini karena Timor Leste belum mempunyai arena representatif. Keadaan tersebut dapat membuat mereka pindah kandang.
Bercermin dari Kualifikasi Piala Dunia 2022 kemarin saat Malaysia bertemu dengan Timor Leste dua kali bermain di Stadion Nasional Bukit Jalil. Hasil akhirnya skuad Harimau Malaya menang telak dengan agregat 12-2.
Bukan tidak mungkin jika skuad Garuda seadainya bertemu Timor Leste di Kualifikasi Piala Dunia 2026 babak pertama, Indonesia dapat berpotensi menang seperti timnas Malaysia.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mengembalikan Akal Sehat di Meja Keputusan Pelayanan Publik
-
Perempuan yang Menyeret Rambutnya Tengah Malam di Kandang Ayam Lek No
-
Spesifikasi OnePlus 15T Bocor, Upgrade Lensa Kamera Periskop LUMO Terbaru
-
Film Good Luck, Have Fun, Don't Die: Satir Gila tentang Kecanduan Teknologi
-
Terlalu Tua untuk Bekerja? Wajah Ageisme di Dunia Kerja Indonesia
Artikel Terkait
Hobi
-
Jelang F1 GP China 2026: 4 Tim Ini Berpeluang Raih Kemenangan
-
4 Juara Dunia F1 Belum Cukup, Max Verstappen Incar Nurburgring 24 Jam
-
Bikin Nostalgia! Sally dari Film Cars Kini Hadir lewat Porsche 911 Asli
-
Kecewa Berat, Fabio Quartararo Akui Terlalu Optimis dengan Motor Yamaha V4
-
Batasan Kontestan Asian Games Dicabut, John Herdman Urung Jadi Pengangguran Parsial
Terkini
-
Mengembalikan Akal Sehat di Meja Keputusan Pelayanan Publik
-
Perempuan yang Menyeret Rambutnya Tengah Malam di Kandang Ayam Lek No
-
Spesifikasi OnePlus 15T Bocor, Upgrade Lensa Kamera Periskop LUMO Terbaru
-
Film Good Luck, Have Fun, Don't Die: Satir Gila tentang Kecanduan Teknologi
-
Terlalu Tua untuk Bekerja? Wajah Ageisme di Dunia Kerja Indonesia