Polesan tangan dingin coach Shin Tae Yong dalam meracik skuat Garuda sejauh ini memang belum menghasilkan titel juara bagi Timnas Indonesia.
Namun demikian, bukan berarti pelatih asal Korea Selatan tersebut tak membawa kemajuan dalam persepakbolaan negeri ini, khususnya di level Timnas Indonesia.
Beragam kemajuan sejatinya telah terlihat dalam skema permainan yang dikembangkan oleh sang pelatih. Hal ini pula yang dilihat oleh pelatih asal Singapura yang kini menjadi pelatih dari Persikabo 1973, Aidil Sharin Sahak.
Menurut pelatih yang kini berusia 45 tahun itu, Shin Tae Yong telah membawa banyak perubahan dalam persepakbolaan Indonesia.
Bahkan, tak segan mantan pemain tengah Armed Forces tersebut menyatakan bahwa persepakbolaan Indonesia saat ini jauh lebih berkembang di tangan STY, dan bisa saja naik level jika sang pelatih diberikan kesempatan beberapa waktu lagi untuk menangani Timnas.
Hal ini diungkapkan oleh pelatih asal Singapura tersebut di akun YouTube GARUDA SPACE.
Melalui channel tersebut, pelatih yang tengah meniti karier di persepakbolaan Indonesia itu mengungkapkan kekagumannya kepada sosok Shin Tae Yong yang berani membangun tim dengan materi para pemain muda, dan memotong hingga dua generasi di Timnas.
Tak hanya itu, kesuksesan Indonesia dalam mengakhiri dahaga gelar emas Sea Games selama 32 tahun, juga tak lepas dari andil Shin Tae Yong yang memberikan banyak kesempatan kepada para pemain muda di Timnas Indonesia, sehingga eligible ketikan dimainkan di Timnas U-22.
"Menurut saya bagus, Shin Tae Yong sejak datang ke Indonesia banyak perubahan. Banyak anak-anak muda yang mendapatkan kesempatan bermain. Indonesia sekarang pun percaya diri," ujar Aidil Sharin sepertimana disitasi dari GARUDA SPACE.
"Karena bukan satu dua musim bisa jadi, harus beri Shin Tae Yong waktu lagi, tetapi dukungannya harus lebih kuat. Saya percaya dengan pengalaman dia, Timnas Indonesia akan satu level di atas daripada sekarang," lanjutnya.
Sekarang kita tinggal melihat, apakah coach STY akan mendapatkan perpanjangan kontrak seiring dengan usainya perhelatan Piala Asia 2023 mendatang?
Jika iya, maka kita berharap apa yang diucapkan oleh Aidil Sharin Sahak perihal STY berpotensi membawa Indonesia naik level bisa menjadi sebuah kenyataan.
Baca Juga
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
Artikel Terkait
-
Erick Thohir Pimpin Langsung Komite Wasit biar Tak Ada Aneh-aneh, Komdis PSSI Masih Dicari Ketuanya
-
Tanggapi Perselingkuhan Syahnaz?! Di Hadapan Banyak Orang, Raffi Ahmad Sebut Jeje Govinda Orang yang Legowo: Ini Pasangan Tersabar
-
Jadi Kandidat Terkuat Cawapres Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil: Saya Enggak Bisa Nolak
-
Berikut 3 Pemain Pesaing Rafael Struick di ADO Den Haag, Ada Ronaldo-nya Belanda
-
3 Talenta Top Berstatus Diaspora yang Bisa Dipanggil Timnas Indonesia U-17
Hobi
-
Tegas! Marc Marquez Bilang Jorge Martin Bukan Calon Juara Dunia MotoGP 2026
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
-
Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit
-
Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia
-
Bukan Ducati! Ancaman Aprilia Juatru Datang dari Tim Satelitnya Sendiri
Terkini
-
Fresh Graduate vs AI: Kena Mental Sebelum Sempat Punya Pengalaman Kerja?
-
Investasi Pariwisata Tembus Rp39 Triliun: Warga Lokal Ikut Kaya atau Cuma Jadi Penonton?
-
Quarter Life Crisis dan Makna Kemerdekaan Gen Z: Merdeka Bekerja Belum Tentu Merdeka Hidup
-
Review Bumi Manusia Extended: Versi yang Akhirnya Lebih Utuh dan Emosional
-
Chernobyl: Kisah Tragis Bencana Nuklir dan Perjuangan Mengungkap Kebenaran