Selama menangani skuat Indonesia, pelatih asal Korea Selatan Shin Tae Yong sejauh ini belum bisa memberikan gelar juara bagi Indonesia. Berdasarkan beragam sumber, capaian terbaik dari pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut adalah menjadi runner-up Piala AFF edisi 2020, dan mengantarkan Timnas U-23 meraih medali perunggu di Sea Games edisi 2021 lalu.
Selain akan mendampingi skuat Timnas U-23 di Piala AFF U-23 dan kualifikasi Piala Asia U-23, pelatih yang menakhodai Korea Selatan di Piala Dunia tahun 2018 di Rusia tersebut juga akan memimpin skuat senior di Piala Asia 2023 tahun depan. Berbeda dengan di kelompok umur 23 tahun, ajang Piala Asia 2023 kemungkinan besar akan menjadi salah satu pertaruhan karir dari sang pelatih.
Menanggapi pertaruhan karir sang pelatih yang bisa saja tak akan diperpanjang jika tak bisa memberikan penampilan yang maksimal di ajang Piala Asia, Asnawi Mangkualam Bahar buka suara terkait hal tersebut. Pemain yang kini memperkuat Jeonnam Dragons di kasta kedua Liga Korea Selatan itu mengungkapkan, ada target minimal yang harus dipenuhi oleh coach STY agar dirinya bisa kembali mendapatkan perpanjangan kontrak oleh PSSI.
BACA JUGA: 5 Talenta Abroad Kembali Mendapat Kepercayaan, Siapa yang Paling Mengkilat?
Sepertimana dikutip dari FIFA+ yang diunggah oleh akun TikTok Tentang Bola.ID, mantan pemain PSM Makassar tersebut menyatakan bahwa lolos penyisihan grup menjadi target utama jika STY ingin tetap menjadi pelatih Timnas Indonesia. Target positif tersebut nantikan akan menjadi salah satu pertimbangan bagi PSSI untuk menentukan masa depan pelatih yang sukses memulangkan Jerman di Piala Dunia 2018 itu.
"Memang ya, pasti targetnya sampai saat ini yang aku dengar dari tim pelatih memang lolos dari penyisihan grup," kata Asnawi.
"Pokonya, kita akan berjuang semaksimal mungkin untuk meraih hasil yang baik, karena memang Timnas Indonesia memiliki (pemain) yang bisa dibilang tim terbaik saat ini," lanjutnya.
Sebagai pencinta sepak bola nasional yang sudah merasakan dampak positif dari kehadiran coach STY di Timnas, kita berharap, semoga saja target yang dicanangkan tersebut bisa terlampaui dengan baik. Karena jika dilihat dari konstelasi grup yang dihuni, Indonesia memiliki kans untuk setidaknya melaju ke babak 16 besar turnamen, meskipun harus berjibaku melawan Jepang, Irak dan Vietnam.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
Hobi
-
Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tekuk Thailand
-
Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang
-
35 Tahun Puasa Gelar, Timnas Indonesia Selangkah Lagi Raih Trofi
-
Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN
-
Sprint Race MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Terdepan, 3 Pembalap Crash
Terkini
-
Menduniakan Batik atau Merusak Bumi? Sisi Gelap Industri yang Jarang Dibahas
-
Soroti Pendidikan, Ugoran Sebut Aksi Kamisan Kini Jadi Kampus Rakyat
-
The Disciple Tayang 16 Oktober di Netflix, Album Rahasia Wu-Tang Terungkap
-
Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?
-
Xiaojun WayV Umumkan Debut Solo Lewat Mini Album Pertama, 'Hey, Somebody'