Klub divisi Championship, Ipswich Town akhirnya secara resmi merilis nomor punggung para pemain yang akan mereka bawa dalam skuat. Para penggawa yang dipersiapkan untuk mengarungi kompetisi kasta kedua Liga Inggris musim 2023/2024, secara resmi telah mendapatkan nomor punggung masing-masing.
Namun, jika melihat dari pengumuman resmi yang dirilis oleh pihak klub melalui laman mereka, itfc.com, setidaknya ada 3 hal unik yang perlu teman-teman ketahui perihal pengumuman nomor punggung ini. Mari kita bahas!
1. Nomor Punggung 26.
Hal unik pertama tentu saja berkaitan dengan pemain muda Timnas Indonesia, Elkan Baggott. Dalam rilis resmi klub, pemain belakang yang kini berusia 20 tahun itu akan mengenakan jersey dengan nomor punggung 26.
Jika dibandingkan dengan nomor punggung yang didapatkan oleh Baggott pada musim-musim sebelumnya, nomor ini jauh lebih kecil. Sebelumnya, pad amusim 2020/2021, Elkan memakai jersey bernomor 46, dan di musim berikutnya, dia mengenakan jersey nomor 47.
2. Nomor Punggung 25.
Mengapa nomor punggung 25 ini unik? Karena jika dirunut, sejatinya sang pemakai nomor punggung ini juga memiliki darah Indonesia. Sang pemilik nomor punggung, Massimo Luongo yang berstatus sebagai pemain Australia, juga memiliki darah Indonesia dari pihak ibu, yang berasal dari kawasan Nusa Tenggara Barat.
Jadi, untuk musim ini, di Ipswich Town, dua nomor yang berurutan yakni 25 dan 26 dikenakan oleh dua pemain yang sama-sama memiliki darah Indonesia, namun memilih negara yang berbeda untuk dibela.
3. Nomor Punggung 17.
Nomor punggung 17 di Ipswich Town musim ini juga cukup unik, karena diberikan bukan kepada pemain sepak bola profesional yang mereka kontrak. Berdasarkan rilis resmi dari laman itfc.com, nomor 17 ini diberikan kepada musisi kenamaan Inggris, Ed Sheeran.
Dalam penjelasannya, nomor ini diberikan kepada sang musisi karena menjadi salah satu sponsor utama di Ipswich Town, dan telah berjalan selama kurang lebih 3 musim ini. Diakui oleh pihak Ipswich, pemberian nomor tersebut kepada Ed Sheeran sendiri merupakan salah satu cara mereka dalam mengungkapkan rasa terima kasih kepada sang musisi.
Dari 3 hal unik tersebut, kira-kira apa nih yang paling menarik?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Tunjuk Virgil van Dijk sebagai Kapten Baru Liverpool, Jurgen Klopp: Dia Seorang Pemimpin
-
Ipswich Town Umumkan Nomor Punggung Pemain untuk Musim 2023/2024, Netizen Gagal Fokus dengan Rekan Elkan Baggott
-
Elkan Baggott Digoda Satu Klub Liga Inggris, Meski Namanya Tercantum di Skuad Ipswich Town
-
Elkan Baggott Masuk Skuad, Ini Jadwal Ipswich Town di Divisi Championship 2023/2024
-
4 Pesaing Elkan Baggott di Lini Belakang Ipswich Town, No.2 Mantan Bek Timnas Australia
Hobi
-
Nyesek, Jorge Martin Bisa Tinggalkan Aprilia Walau Raih Gelar Juara Dunia?
-
Sprint Race GP Prancis 2026: Jorge Martin Menang, Marc Marquez Patah Tulang
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Bukan Vespa, Scomadi Technica 200i Hadir dengan Gaya Adventure Klasik Retro
-
Bukan Hanya Pembalap, Tim Tech3 Juga Tentukan Nasib untuk Tahun 2027
Terkini
-
Flexible Working Hour dan Batas Hidup Pekerja yang Semakin Kabur
-
Dunia Koas yang Mencekam: Mengapa Gudang Merica Jadi Film Horor Paling Ditunggu di 2026?
-
Ketika Jurnalisme Bertemu Konspirasi Kelas Dunia di Buku The Sky is Falling
-
Membaca di Era Digital: Masih Penting atau Mulai Dilupakan?
-
Sinopsis Nameless, Film Action Thriller Jepang yang Dibintangi Jiro Sato