Sathio Group Australian Open 2023 telah sampai di babak semifinal dan bersiap menggelar sejumlah pertandingan di State Sports Centre, Sydney, Australia pada Sabtu (5/8/2023). Delapan negara berhasil kirimkan wakil untuk mengincar tiket ke partai puncak, diantaranya China, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Taipei, India, Thailand, Amerika Serikat.
Berikut laga wakil dari delapan negara di babak semifinal Australian Open 2023. Jepang, China, dan Korea Selatan mendominasi!
1. Tunggal putra
Lee Zii Jia dari Malaysia akhirnya melaju sampai semifinal dan akan menghadapi wakil China, Weng Hongyang. Imbang head to head 1-1, Lee Zii Jia menang di Badminton Asia Championships 2022 dan Weng Hongyang di Singapore Open 2023.
H S Prannoy dan Priyanshu Rajawat harus terjebak laga perang saudara. Namun, laga ini juga memastikan satu wakil India lolos ke partai puncak. Sebelumnya, Prannoy unggul dalam pertemuan terakhir di Syed Modi India International 2022 atas Rajawat.
2. Tunggal putri
Beiweng Zhang dari Amerika Serikat akan menantang ratu bulutangkis Thailand, Ratchanok Intanon. Unggul head to head 5-1, Intanon menang di pertemuan terakhir pada turnamen Malaysia Open 2022.
Di sisi lain, Aya Ohori dari Jepang bersiap menghadapi Kim Ga Eun asal Korea Selatan. Bakal melakoni pertemuan kelima dengan head to head sementara 3-1 untuk Aya Ohori, laga terakhir di India Open 2023 justru dimenangkan Kim Ga Eun.
3. Ganda putra
Laga sengit akan terjadi di sektor ganda putra dimana dua wakil Taipei akan bertemu lawan tangguh. Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dari Jepang akan menjadi lawan Lu Ching Yao/Yang Po Han. Di tiga pertemuan sebelumnya, Hoki/Kobayashi mendominasi kemenangan, termasuk di Malaysia Open 2022.
Di sisi lain, juara Olimpiade Tokyo 2020,Lee Yang/Wang Chi Lin akan dihadang Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae asal Korea Selatan. Menariknya, pertemuan terakhir di Malaysia Open 2023 justru jadi milik Kang/Seo.
4. Ganda putri
Dua unggulan Jepang dihadang lawan tangguh dari China dan Korea Selatan. Rena Miyaura/Ayako Sakuranoto harus menghadapi Liu Shengshu/Tan Ning yangmana di pertemuan terakhir pada turnamen Orleans Masters 2023 alami kekalahan.
Sedangkan Yuki Fukiahima/Sayaka Hirota akan menghadapi wakil Korea Selatan, Kim So Yeong/Kong Hee Yong. Namun, Yuki/Sayaka masih memimpin head to head 5-1. Bahkan pertemuan terakhir di French Open 2022 juga dimenangkan Yuki/Sayaka.
5. Ganda campuran
Kali ini dua andalan China yang bersiap untuk memburu tiket ke semifinal. Feng Yanzhe/Huang Dongping akan bertemu Seo Seung Jae/Chae Yu Jung dari Korea Selatan dengan head to head sementara imbang 1-1. Seo/Chae unggul di Australian Open 2022, sedangkan Feng/Huang di Thailand Masters 2023.
Di sisi lain, Cheng Xing/Chen Fanghui akan melawan wakil Jepang, Hiroki Midorikawa/Natsu Saito. Catatan head to head sementara 0-1 jadi milik ganda Jepang setelah kemenangan pada pertemuan terakhir di Thailand Masters 2023.
Tag
Baca Juga
-
Indonesia Masters 2026: Tampil Impresif, Ubed Amankan Tiket Babak Kedua
-
Mengenal Non-Apology Apology: Analisis Permintaan Maaf Azkiave yang Tuai Kritik.
-
Makin Tua Makin Menawan! Inilah 3 Zodiak yang Punya Aura Karisma di Usia Dewasa
-
Lama Absen, Ginting Comeback di Indonesia Masters 2026: Ada Rasa Tegang
-
Mundur dari Indonesia Masters 2026, Jonatan Christie Pilih Jaga Kondisi
Artikel Terkait
Hobi
-
Shayne Pattynama Gabung Persija Jakarta, Peluang Main di Timnas Makin Besar
-
Jordi Amat Beberkan Pesan Manis dari John Herdman, Ada Harapan Khusus?
-
Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!
-
Jadi Lawan Terkuat Garuda di FIFA Series, Bulgaria Ternyata Tak Asing dengan Sepak Bola Indonesia
-
Tak Panggil Pemain dari Eropa, Penggawa Kesayangan STY Berpotensi Comeback Bareng John Herdman?
Terkini
-
Nostalgia Film 5 cm: Antara Keindahan Mahameru dan Kekuatan Persahabatan
-
4 Padu Padan Daily OOTD ala Go Youn Jung, Gaya Simpel tapi Classy!
-
Burung-Burung Rantau: Gagasan tentang Manusia Pasca-Indonesia
-
Saat Sekolah 'Pindah' ke Mall: Serunya Open House Mutiara Persada 2026
-
Antara Empati dan Superioritas: Mengembalikan Makna Volunteer yang Berdampak