Pelatih Timnas Indonesia senior, John Herdman secara resmi merilis daftar panggil sementara untuk mengisi skuatnya. Dilansir laman resmi PSSI, pelatih berkebangsaan Inggris tersebut memanggil 41 nama untuk diseleksinya sebelum diterjunkan ke pertarungan yang sebenarnya di guliran FIFA Series 2026 pada akhir bulan Maret nanti.
Dari laman yang sama diinformasikan, pemain jangkung yang kini berkiprah di kompetisi sepak bola Inggris, Elkan Baggott kembali masuk dalam daftar panggil.
Bersama dengan para pemain langganan Timnas Indonesia seperti Rizky Rihdo, Kevin Diks, Justin Hubner dan Jay Idzes, pemain yang mendapatkan julukan The Big Elk dari para penggemarnya itu diproyeksikan untuk menjadi pengisi lini pertahanan Indonesia.
Kembalinya Elkan Baggott ke dalam daftar panggil Timnas Indonesia tentunya menimbulkan sebuah pertanyaan yang terus berulang semenjak dua tahun lalu.
Pasalnya, berbeda dengan para pemain lain yang selalu "mengiyakan" setiap pemanggilan mereka ke Timnas Indonesia, Elkan Baggott tidaklah demikian.
Semenjak pertengahan tahun 2024 lalu, Elkan Baggott tak selalu menjamin akan tampil dan membersamai Timnas Indonesia meskipun namanya mendapatkan panggilan untuk merapat.
Sehingga ketika namanya kembali masuk dalam daftar provisional skuat yang dirilis oleh PSSI dan John Herdman, pertanyaan apakah sang pemain akan comeback dan bermain bersama Timnas Indonesia akan terjadi ataukah tidak kembali mengemuka.
Sekadar mengingatkan, semenjak menjadi bagian dari Timnas Indonesia pada November 2021 lalu, Elkan Baggott sudah berkali-kali mendapatkan panggilan dan bermain untuk Pasukan Garuda.
Laman transfermarkt.com bahkan menuliskan, dalam rentang tahun 2021 hingga 2024, pemain yang kini berseragam Ipswich Town tersebut telah memainkan 23 pertandingan bersama Timnas Indonesia senior, dua laga bersama Timnas Indonesia U-23 dan dua pertarungan bersama Timnas Indonesia U-19.
Namun sayangnya, seperti yang sedikit saya singgung di atas, semenjak bulan Mei 2024 lalu catatan caps milik Elkan Baggott tersebut tak bertambah.
Semula, rumor yang beredar mengatakan bahwa Elkan tengah bermasalah dengan pelatih Shin Tae-yong.
Namun rumor itu tenggelam ketika dirinya juga memilih untuk tak bergabung ke Timnas Indonesia ketika STY digantikan oleh Patrick Kluivert di tahun 2025 kemarin.
Praktis, hingga saat ini, alasan yang masih simpang-siur membuat Elkan Baggott harus menepi dari ingar-bingar permainan Timnas Indonesia setelah terakhir kali membela Panji-Panji Merah Putih di bulan Januari 2024 lalu.
Sebuah rentang waktu yang tentunya cukup panjang, mengingat pemain dengan kualitas sekelas Elkan, harusnya hampir selalu mendapatkan tambahan caps ketika Timnas Indonesia menjalani turnamen-turnamen besar, atau setidaknya ketika menjalani laga persahabatan.
Nah, dengan kembali masuknya Elkan Baggott ke daftar panggil Timnas Indonesia di era kepelatihan John Herdman, sekarang tinggal kita nantikan apakah kesempatan ini akan menjadi momen comeback seorang Elkan Baggott ke Timnas Indonesia, ataukah The Big Elk tetap bersikukuh untuk menepi dengan segala misteri alasan penolakannya.
Kalau menurut Sobat Bola Yoursay, dengan hadirnya John Herdman di kursi kepelatihan Timnas Indonesia, Elkan Banggott bakal mau comeback atau tidak nih?
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
Hobi
-
Prediksi Barcelona vs Real Madrid, Duel Sengit Ditengah Badai Cedera!
-
Motor MotoGP akan Ikut Tampil di Ajang F1 Amerika 2026, Balapan Bareng?
-
Pola Pikir Baru Marc Marquez: Tak Ada Lagi Beban Juara, Siap Pensiun Kapan Saja
-
Menyelami Dunia Filateli, Saat Sejarah dan Kisah Dunia Tersimpan dalam Prangko
-
Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!
Terkini
-
Review Film Clayface: Saat Wajah Hilang, Jati Diri Ikut Hancur Total
-
Ulasan Anak yang Memendam Amarah: Ketika Luka Batin Menjadi Misteri
-
FYP hingga Komentar: Bagaimana Media Sosial Mengubah Cara Kita Berbahasa?
-
Ulasan Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro, Tembang Mistis Pemanggil Arwah!
-
Tidak Ada New York Hari Ini: Saat Tempat Jauh Mengukir Nama yang Tertinggal