Bek muda masa depan Indonesia, Pratama Arhan kembali menjadi sorotan publik pencinta sepak bola tanah air. Bukan karena penampilan memikatnya bersama klubnya saat ini, Tokyo Verdy, namun lebih ke performa kurang baik barisan bek belakang timnya tersebut.
Pada pertandingan terakhir J2 League, Liga kasta kedua kompetisi sepak bola di Jepang, Tokyo Verdy yang berhadapan dengan Blaublitz Akita memang tak menurunkan Pratama Arhan. Disadur dari laman transfermarkt.com, klub yang bermarkas di Ibukota Jepang itu menurunkan Yuta Narawa di sektor sebelah kiri pertahanan mereka.
Namun sayangnya, hampir di sepanjang pertandingan berjalan, Narawa tak mampu memberikan kontribusi nyata kepada klub yang memiliki warna kebesaran hijau tersebut. Alhasil, Narawa pun pada akhirnya harus digantikan oleh Kohei Yamakoshi pada menit ke 83 karena dinilai tak memberikan efek besar dalam permainan tim.
Pun demikian ketika Kohei Yamakoshi masuk sebagai pemain pengganti. Serangan-serangan yang dibangun oleh Tokyo Verdy masih saja menemui kebuntuan. Bahkan, pertandingan bisa saja berakhir dengan skor imbang apabila gol menit akhir dari Kosuke Sagawa tidak tercipta.
Pada pertandingan yang berlangsung di markas Blaublitz Akita tersebut, gol kemenangan nan semata wayang Tokyo Verdy baru tercipta pada menit ke 90+4, melalui aksi Kosuke Sagawa yang sukses memanfaatkan assist dari Ren Kato.
BACA JUGA: Lisa dan Frederic Arnault Kepergok Duduk Berdua di Bandara, Resmi Pacaran?
Perihal sulitnya Tokyo Verdy menembus pertahanan tim lawan inilah yang sedikit banyak menaikkan nama Pratama Arhan. Pasalnya, dengan kemampuan Arhan yang memiliki tipikal permainan yang lebih menusuk dan berani bertarung di sisi pertahanan lawan, Arhan dinilai bisa memberikan kontribusi yang lebih besar jika dibandingkan dengan dua pemain yang diturunkan oleh pelatih Hiroshi Jofuku di pertandingan tersebut.
Terlebih lagi, Arhan juga memiliki sebuah senjata andalan, yakni lemparan ke dalam jarak jauh yang sudah terbukti memberikan dampak positif bagi Tokyo Verdy ketika dirinya dimainkan di Emperor's Cup beberapa waktu lalu. Sebuah hal yang tentu saja harus dicoba oleh pelatih Tokyo Verdy, di ajang J2 League musim ini.
Kita berharap, semoga saja Arhan kembali mendapatkan menit bermain di Tokyo Verdi, dan memberikan kontribusi nyata bagi klubya melalui tusukan-tusukan yang menjadi ciri khasnya, ataupun lemparan ke dalam yang menjadi senjata andalannya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
Hobi
-
Skuad Naturalisasi Timnas Indonesia Dicap Gagal, Pengamat: Tak Punya Karakter di Level Elite Asia
-
Masa Depan CR7 Dipertanyakan usai Ngambek Tinggalkan Kamp Latihan, Sinyal Segera Pensiun?
-
Jawaban Cerdas John Herdman atas Kecurigaan Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia
-
Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup, Lolos Dramatis hingga Menit Terakhir
-
Usai Hajar Bangladesh 9-2, John Herdman Girang Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya
-
Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2
-
Memetik Pelajaran Kehidupan dari Buku Harapan Semu untuk Sebuah Masalah
-
Anti-Breakout! 4 Hybrid Sunscreen Mugwort Redakan Kemerahan dan Iritasi
-
Macklemore Bikin Tur 'Free Palestine', Tiket dari 3 Kota Langsung Ludes