Dalam laga semifinal Piala AFF U-23 2023 Timnas Indonesia berhasil menjuarai pertandingan melawan Thailand dengan skor 3-1 pada Kamis (25/08/2023).
Shin Tae Yong, pelatih Timnas Indonesia telah berhasil membawa Garuda Muda U-23 ke final AFF U-23 2023. Mantan pelatih Timnas Korea di Piala Dunia 2018 ini tidak hanya melatih Timnas Indonesia untuk kelompok umur 23 saja, namun kelompok U-19/U-20, U-23 dan senior juga ditanganinya.
Seperti dikutip dari kanal YouTube GARUDA SPACE pada Kamis (24/8/2023), terdapat tiga alasan Shin Tae Yong melatih Tim Nasional Indonesia di segala umur.
BACA JUGA: Usai Lawan Thailand, Sikap Para Pemain Timnas Indonesia Datangkan Pujian
1. Berpengalaman Lebih
Shin Tae Yong direkrut PSSI untuk menjadi manajer dan pelatih Timnas Indonesia pada Desember 2019. Ia dikontrak selama empat tahun oleh federasi. Diketahui Shin Tae Yong cukup berpengalaman melatih tim nasional Korea Selatan di beberapa kelompok umur. Ia juga pernah menukangi U-20, U-23, dan terakhir senior. Di tiga kelompok umur itu, prestasinya cukup mentereng.
"Hal itu yang kemudian menjadi pertimbangan PSSI untuk merekrut Shin yang berjuluk Fox of The Ground. Ia diyakini punya kapasitas untuk mengembangkan sepakbola Indonesia secara berjenjang," ungkap narator pada video tersebut.
2. Memiliki Road Map Sepakbola yang Jelas
Ketika direkrut, Shin Taen Yong disebut menangani Timnas Indonesia untuk sejumlah agenda penting. Road map sepakbola yang disusun sang pelatih cukup membuat PSSI terkesan.
"Sayangnya, road map atau peta jalan itu berantakan gara-gara pandemi Covid-19. Sontak, rencana Shin untuk sepakbola yang berjenjang dari U-19 hingga senior pun akhirnya beralih," ucap si narator.
Kini PSSI percaya kepada Shin Tae Yong untuk meloloskan Timnas Indonesia U-23 ke Piala Asia U-23 dan juga Olimpiade 2024, serta tambahan kontrak hingga Piala Asia 2023 selesai.
BACA JUGA: Shin Tae Yong Bongkar Kunci Sukses yang Buat Timnas Indonesia Maju ke Final AFF U-23 2023
3. Tangani Piala Dunia
Shin Tae Yong direkrut tidak lain adalah untuk Piala Dunia. Mulanya, ia dipercaya menangani Timnas Indonesia U-20 yang dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2021. Namun, ajang itu kemudian ditunda ke 2023, dan kemudian batal.
"Peta jalannya cukup jelas. Shin mengasuh U-20 di 2021, lalu pemain-pemain di tim itu naik ke U-23 di 2022, dan kemudian senior memetik hasilnya di tahun yang sama atau bahkan beberapa tahun sesudahnya," ujar narator.
Sayangnya, rencana-rencana itu tidak berjalan karena adanya faktor non-teknis. Kini, Shin Tae Yong diharapkan bisa memberi prestasi di sisa kontraknya bersama PSSI.
Unggahan video berjudul "MENGAKU FRUSTASI! Pelatih Thailand bocorkan kelebihan Timnas U23, STY merendah menuju Final" itu mengudang banyak komentar positif dari warganet di kolom komentarnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Humor Jurnalistik: Belajar Menulis Tajam Tanpa Harus Mengernyitkan Dahi
-
Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun
-
Ingin Beli Galaxy S26 FE Lebih Hemat? Ini Cara Dapat Potongan Rp500 Ribu
-
Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?
-
Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia U-23 Punya Senjata Lemparan ke Dalam Jarak Jauh, Ini Respons Pelatih Vietnam
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam di Final Piala AFF U-23 2023
-
Usai Lawan Thailand, Sikap Para Pemain Timnas Indonesia Datangkan Pujian
-
Pelatih Thailand Terpukau Lihat Cara Main Timnas Indonesia U-23, Momen Ini Jadi Sorotan
-
Rapor Pemain Kunci Timnas Indonesia saat Kalahkan Thailand di Semifinal Piala AFF U-23 2023
Hobi
-
VR46 Rilis Buku Baru, Marc Marquez Ngaku Baru Mau Baca Kalau Sudah Pensiun
-
Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!
-
Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
Terkini
-
Menjeda Rutinitas Sejenak, Menemukan Kebahagiaan Sederhana di Tempat Camping
-
Review Film It's My Time: Seni Menghargai Masa Tua dengan Cara yang Indah
-
Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern
-
Mengulas Memoar Educated: Ketika Pendidikan Menjadi Jalan Keluar
-
Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!