Timnas Indonesia U-23 harus puas sebagai runner-up Piala AFF U-23 2023. Skuad Garuda Muda dikalahkan The Golden Star Warriors dengan skor 5-6 lewat adu penalti di Rayong Provincial Stadium, Thailand, Sabtu (26/8/2023) malam WIB.
Kekalahan Timnas Indonesia melawan Timnas Vietnam dalam laga final ini mendapat perhatian dari media Vietnam. Mengutip dari The Thao 247, menganalisis penampilan Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2023 dengan kiprah sang pelatih Shin Tae-yong.
Media Vietnam itu menilai posisi Shin Tae-yong tengah mengkhawatirkan. Pelatih asal Korea Selatan tersebut dapat dipecat dari posisinya.
"Kekalahan ini membuat pelatih Shin Tae-yong masih belum bisa memberikan gelar untuk sepak bola Indonesia. Fakta bahwa ia hanya menempati posisi kedua di Piala AFF U23 2023 juga membuat Shin Tae-yong mendapat tekanan besar dari opini publik yang menyerukan pemecatan pelatih asal Korea Selatan tersebut," bunyi ulasan The Thao 247 dikutip Senin (28/8/2023).
Selain itu, The Thao 247 menyebut apabila Shin Tae-yong mempunyai prestasi seadanya di Indonesia. Padahal sudah didapuk sebagai pelatih Timnas Indonesia sejal 2020 lalu.
Terlebih, pelatih berusia 53 tahun ini belum pernah mempersembahkan juara Piala AFF untuk Indonesia.
"Setelah hampir tiga tahun bekerja di Timnas Indonesia, prestasi pelatih asal Korea Selatan ini terbilang seadanya. Di bawah asuhan pelatih Shin Tae Yong, Indonesia belum pernah meraih gelar juara Piala AFF," ungkap The Thao 247.
Media Vietnam tersebut menyinggung pula terkait anak asuh Shin Tae-yong hingga sekarang belum bisa mengalahkan Vietnam diberbagai level kejuaraan dalam kelompok umur.
"Dari segi rekor head-to-head, sejak memimpin Indonesia, pelatih Shin belum pernah menang melawan Vietnam. Bahkan kemenangan di babak semifinal merupakan kemenangan pertama atas Thailand bagi pelatih berusia 53 tahun ini." tandas The Thao 247.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Hotel Rajawali
-
Film Kafir: Gerbang Sukma, Kembalinya Karma yang Datang Menagih Nyawa!
-
Aktor Dibalik Layar: Alexander Zwiers Disebut Tokoh Sentral Naturalisasi
-
4 Sunscreen Stick dengan Blue Light Protection, Praktis untuk Daily Use
-
Return to Silent Hill: Adaptasi Horor yang Mengecewakan dan Gagal Total!
Artikel Terkait
Hobi
-
Aktor Dibalik Layar: Alexander Zwiers Disebut Tokoh Sentral Naturalisasi
-
Ajax Amsterdam, Maarten Paes dan Pentingnya Federasi Menaturalisasi Pemain yang Sudah Matang
-
Jadi Lawan Tertangguh, Bulgaria Terikat Erat dengan Timnas Indonesia Berkat 3 Hal Ini
-
Dihantui Fakta Minor 3 Pelatih Terdahulu, Bisakah John Herdman Catatkan Debut Manis di Indonesia?
-
Peluang Pedro Acosta ke Ducati Lenovo? Pilihan Paling Realistis
Terkini
-
Hotel Rajawali
-
Film Kafir: Gerbang Sukma, Kembalinya Karma yang Datang Menagih Nyawa!
-
4 Sunscreen Stick dengan Blue Light Protection, Praktis untuk Daily Use
-
Return to Silent Hill: Adaptasi Horor yang Mengecewakan dan Gagal Total!
-
Menakar Keadilan bagi Rakyat Kecil: Mengapa Permintaan Maaf Aparat Saja Tidak Cukup?