Setelah takluk 5-6 dari Vietnam U-23 pada babak adu penalti, timnas Indonesia U-23 gagal menjuarai Piala AFF U-23 2023. Timnas Indonesia U-23 layak mengakui kehebatan Timnas Vietnam U-23 di babak final Piala AFF U-23 2023 Thailand.
Pada pertandingan yang berlangsung di Rayong Province Stadium, Rayong, pada Sabtu (26/8/2023) malam WIB itu, Ernando Ari Sutaryadi menjadi satu-satunya penendang dari Timnas Indonesia U-23 yang gagal mengeksekusi. Kekalahan Timnas Indonesia U-23 terhadap Vietnam U-23 pada Piala AFF U-23 2023 ini berimbas kepada Shin Tae Yong selaku pelatih Timnas Indonesia. Pasalnya, pelatih asal Korea Selatan itu diminta mundur sebab Timnas Indonesia U-23 gagal jadi juara Piala AFF U-23 2023.
Seorang mantan pelatih futsal dan komentator olahraga Sepak Bola Indonesia, Justinus Lhaksana, meluruskan statement ini seperti dalam video yang diunggah di akun YouTubenya, Justinus Lhaksana, pada Sabtu (26/8/2023).
"Kalau Indonesia nggak juara AFF jadi Shin Tae Yong harus out, di situlah gue pikir. Ini harus gue luruskan," ucap pria kelahiran 28 Juli 1967 itu.
Justinus menyesalkan sebab terdapat segelintir orang yang menyatakan dengan atas nama masyarakat agar Shin Tae Yong mundur jika Timnas Indonesia kalah dalam laga Piala AFF U-23.
"Masyarakat yang mana yang ingin Shin Tae Yong out? Kalau mengklaim itu harus ada dasarnya. Dan ini bukan hanya satu orang. Makanya gue nggak mau sebut nama, karena (pelakunya) tidak hanya satu orang. Ada beberapa orang yang ingin Shin Tae Yong out," tambah pria yang kerap disapa Coach Justin tersebut.
Justinus optimis dari kegagalan tersebut, Shin Tae Yong akan terus berbenah.
"Shin Tae Yong tidak luput dari kesalahan, itu pasti. Saya rasa tidak fair jika menilai tanpa dasar agar Shin Tae Yong harus out. (Karena) prestasi tidak harus berbentuk trofi," pungkas Justinus.
Video unggahan Coach Justin yang berjudul MASYARAKAT MANA YANG DUKUNG STY OUT? ini banyak dikomentari oleh netizen. Mayoritas mereka mendukung STY tetap melatih Timnas Indonesia.
"Lanjutkan coach! Masyarakat perlu diluruskan banget ini. Jangan kayak kardus anti-STY," tulis @virnriate2442
"Setuju dengan Koci. Salut dengan STY dan para pemain. Dengan segala kekurangannya mampu tembus final sampai adu pinalti, walaupun kalah. Setidaknya sudah memberikan segalanya di lapangan," ucap @mackzuge***.
"Shin Tae Yong cuma butuh didukung. Track recordnya tidak neko-neko. Dikritik sana sini, diam tidak membalas. Fokus sama tujuan untuk memajukan Indonesia, yang mana negara kelahiran dia saja bukan. Progresnya jelas, tidak banyak omong, langsung kasih bukti dari permainan," ungkap @rickya***.
Baca Juga
-
Melihat Pengarang Tidak Bekerja: Ketika Musuh Terbesar Penulis Adalah Dirinya Sendiri
-
5 Rekomendasi HP Rp5 Jutaan: Performa Ngebut, Kamera Jernih, dan Memori Lega
-
Meracik Penawar Luka Sendiri dari Buku Jika Lukamu Sedalam Laut, Ikhlasmu Harus Seluas Langit
-
5 HP Murah Baterai 6.000 mAh Awet Dipakai Seharian, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Tentang Luka yang Kusimpan Sendiri: Tak Semua Rumah Menjadi Tempat Pulang
Artikel Terkait
-
Australia, Negara Anggota AFF yang Tak Pernah Ikut Turnamen tapi Lolos ke Piala Dunia
-
HUT ke-25 PAN Jadi Ajang Kumpul Ketum KKIR, Prabowo Peluk Mesra Cak Imin-Zulhas dan Airlangga
-
Kalahkan Persikabo 1973, Arema FC Raih Kemenangan Perdana di Musim Ini
-
Geram Acara Nonbar Dituding untuk Kampanye Pilpres, Gibran Siap Lehernya Dipotong
-
Juara Piala AFF U-23, Pahlawan Timnas Vietnam Ketiban Sial meski Jadi Penentu Kemenangan
Hobi
-
Jorge Martin: Aprilia akan Dukung Saya Sepenuhnya Demi Gelar Juara Dunia
-
4 Pembalap MotoGP Ini Tampil di Luar Prediksi pada Paruh Pertama Musim 2026
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Hasil Piala AFF: Kecerdikan John Herdman Antar Indonesia Libas Timor Leste
-
Bawa Garnacho dan Abraham, Aston Villa Siap Uji Mental Indonesia All Stars
Terkini
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear
-
Ketika Perjuangan Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Enak, ya, Jadi Kamu"