Seruan agar PSSI memecat Shin Tae-yong dari kursi kepelatihannya, beberapa saat ini mereda. Berbagai hujatan saat timnas Indonesia U-23 memulai laga dalam ajang Piala AFF U-23 2023 kemarin, kini tidak ada lagi. Dua kemenangan yang diberikan anak asuhnya mungkin menjadi salah satu penyebabnya.
Harus diakui, suara-suara untuk meminggirkan Shin Tae-yong seringkali muncul. Setiap laga yang hasilnya mengecewakan, dapat dipastikan akan diikuti seruan STY Out.
Bahkan dari beberapa pelatih nasional pun bermunculan sikap anti Shin Tae-yong, antara lain dalam sebuah grup WA yang pernah disampaikan beberapa waktu lalu.
Menghakimi Shin Tae-yong atas nihilnya tropi yang didapat, rasanya tidak adil. Walaupun muara sebuah timnas adalah gelar, harus dipahami bahwa pembentukan sebuah timnas itu adalah sebuah proses. Bukan sim salabim seperti tongkat para penyihir.
Hal ini mungkin yang kurang dipahami sebagian pihak. Ketika sosok yang mereka soroti tidak persembahkan gelar, berarti gagal. Hal itulah selama ini yang ditimpakan pada coach dari Korea Selatan.
Namun alih-alih menanggapi, Shin Tae-yong terus bekerja. Apalagi Erick Thohir sang Ketua Umum masih menaruh kepercayaan.
Kerja keras itu diwujudkan dalam menempa fisik dan mental pemain. Seperti apa yang pernah diungkapkan beberapa waktu sebelumnya bahwa secara fisik dan stamina para pemain sudah mendekati pemain Korea Selatan. Namun dalam masalah mental, masih perlu peningkatan lagi.
Perubahan ini secara kasat mata bisa dilihat dalam beberapa laga yang dilakoni pemain timnas. Hingga saat ini, jarang sekali tampak seorang pemain timnas terlihat loyo di lapangan.
Meski harus melalui perpanjangan waktu, fisik dan stamina mereka tetap bagus. Hal ini terlihat dalam laga SEA Games dan Piala AFF U-23 2023 yang lalu.
Sisi yang tidak kalah menarik adalah nyali mereka. Jika sebelumnya para pemain timnas Indonesia merasa minder saat berhadapan dengan negara lain, kini tidak lagi. Bahkan saat menghadapi pemegang ranking 1 dunia, Argentina mereka mampu bermain lepas.
Catatan inilah yang mungkin tidak dilihat oleh para penentang Shin Tae-yong. Mereka hanya berpandangan sempit jika hanya tropi atau gelar sebagai ukuran keberhasilan.
Proses panjang yang tengah disusun Shin Tae-yong dipastikan bermuara pada gelar itu. Seperti apa yang diimpikannya dengan laga melawan Turkmenistan malam nanti.
Dalam laga tersebut, Shin Tae-yong menargetkan timnas Indonesia lolos babak final Piala Asia U-23 2024 di Qatar. Impian lebih jauh, timnas Indonesia mampu tembus babak final dan berhak tampil di Olimpiade 2024 di Paris.
Baca Juga
-
Jawaban Cerdas John Herdman atas Kecurigaan Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia
-
Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan
-
Igor Tolic Enggan Berpikir Terlalu Jauh Meski Tiket ACL Two Sudah di Tangan
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
Artikel Terkait
-
Seram Banget Ancaman Elkan Baggott ke Turkmenistan, Kayaknya Bakal Ngamuk di Pamungkas Kualifikasi Piala Asia U-23
-
Shin Tae-yong: Timnas Turkmenistan U-23 Terlihat Tidak Terlalu Kuat
-
Biodata dan Agama Alfeandra Dewangga, Bek PSIS Semarang Andalan Timnas Indonesia
-
Daftar Pemain Berbahaya Timnas Indonesia U-23 Versi Pelatih Turkmenistan
-
Selain Kamboja, Myanmar Berpotensi Bikin Kejutan Lolos dari Kualifikasi Piala Asia U-23 2024
Hobi
-
Jadwal MotoGP Jepang 2026: Apakah Ducati Siap Hadapi Ancaman Aprilia?
-
Skuad Naturalisasi Timnas Indonesia Dicap Gagal, Pengamat: Tak Punya Karakter di Level Elite Asia
-
Masa Depan CR7 Dipertanyakan usai Ngambek Tinggalkan Kamp Latihan, Sinyal Segera Pensiun?
-
Jawaban Cerdas John Herdman atas Kecurigaan Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia
-
Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup, Lolos Dramatis hingga Menit Terakhir
Terkini
-
HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank
-
Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang
-
MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara
-
The Assassin(s) Batalkan Seluruh Agenda BIFF 2026 di Tengah Kontroversi
-
Bukan Film Horor Biasa! Conjurig Tawarkan Sisi Lain Cosplayer Jalanan yang Penuh Air Mata