Timnas Sepak Bola Indonesia dipastikan tak akan turut serta di ajang multievent antar bangsa di kawasan benua Asia yang bertajuk Asian Games 2026.
Seperti yang diinformasikan oleh laman Suara.com (11/2/2026), Pasukan Muda Merah Putih urung untuk ikut bertarung di ajang empat tahunan tersebut imbas penerapan aturan baru hasil kesepakatan antara AFC dan Dewan Olimpiade Asia alias OCA.
Dalam kesepakatan tersebut, baik AFC maupun OCA menetapkan bahwa hanya tim-tim yang lolos ke putaran final Piala Asia U-23 di Arab Saudi pada awal tahun ini sajalah yang berhak untuk ikut serta di ajang Asian Games. Sehingga, Indonesia yang langkahnya terhenti sampai di babak kualifikasi saja, harus rela menjadi penonton saja.
Tak bakal bermainnya Timnas Indonesia di ajang Asian Games 2026 ini tentu saja akan memantik banyak kekecewaan khalayak. Bukan hanya dari barisan para penggemar saja, urung tampilnya Pasukan Garuda Muda di Asian Games kali ini juga akan memantik kekecewaan dari para pemain.
Bagaimana tidak, ajang Asian Games yang selama ini kerap dipandang sebagai "target kelas 2" oleh federasi karena dinilai masih kurang prestisius jika dibandingkan dengan guliran Piala AFF atau Piala Asia, kerap menjadi wadah bagi para pemain muda untuk unjuk gigi.
Dengan target "asal-asalan" yang kerap diusung oleh Timnas Indonesia, guliran Asian Games seolah menjadi tempat bagi para pelatih untuk membawa pemain muda berkualitas yang mungkin kurang mendapatkan lirikan dari pelatih Timnas Indonesia senior.
Sehingga, kerap kali event empat tahunan ini dijadikan ajang unjuk gigi bagi para pemain yang kurang mendapatkan jam terbang baik di klub maupun di Timnas Indonesia.
Namun, dengan urung tampilnya Pasukan Garuda Muda di Asian Games kali ini, maka deretan pemain potensial yang dimiliki oleh Indonesia itu tak bisa lagi mendapatkan tempat dan kesempatan untuk sekadar mempertontonkan kepiawaian yang mereka miliki.
Disayangkannya lagi, gagal tampilnya Timnas Indonesia di Asian Games 2026 ini juga akan semakin membuat barisan para pendukung semakin kecewa.
Pasalnya, saat ini banyak pemain naturalisasi yang memilih untuk hijrah ke Indonesia Super League, yang mana sebagian di antara mereka masih eligible untuk memperkuat Skuat Kebangsaan di ajang tersebut. Dengan artian, jika Indonesia bisa bermain di Asian Games, maka sudah sangat mungkin talenta-talenta naturalisasi ini yang akan menjadi tulang punggung Pasukan Nasional.
Dengan begitu, maka sudah pasti kekecewaan yang didapatkan oleh para suporter menjadi kian bertumpuk. Selain tak bisa menyaksikan tim kebanggaannya bertanding di Asian Games, mereka juga tak bisa menyaksikan barisan pemain favoritnya bertarung di arena pertandingan karena keikutsertaan Indonesia di ajang ini terganjal dengan tembok tebal regulasi.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
LCC 4 Pilar MPR dan Relasi Kuasa yang Menjadi Penyakit Akut Pemilik Kewenangan di Indonesia
-
Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
Artikel Terkait
-
Sumardji Kena Sanksi FIFA 20 Laga, Siapa Berani Jadi Manajer Baru Timnas Indonesia?
-
Era Baru Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto Bisa Lirik Playmaker PSV Keturunan Bogor
-
Pelatih Malaysia Bicara Fenomena Pemain Diaspora di Super League: Plus di Bisnis, Minus di Karier?
-
Hasil Drawing Piala Asia U-17 2026: Timnas Indonesia di Grup Neraka Bareng Jepang dan China
-
Calon Lawan Timnas Indonesia, St Kitts and Nevis Diperkuat Eks Rekan Elkan Baggott
Hobi
-
Verstappen Effect? Nrburgring 24H Ludes untuk Pertama Kali dalam Sejarah
-
Jadwal MotoGP Catalunya 2026: Marc Marquez Absen, Aprilia Berkuasa Lagi?
-
Strategi Rockstar "Menganaktirikan" Gamer PC? GTA 6 Rilis di Console Dulu!
-
4 Hal Menarik di MotoGP Prancis 2026: Jorge Martin Tampil Sempurna!
-
Katanya AI Mau Gantiin Manusia? Atlet Excel Ini Buktikan Robot Gak Ada Apa-apanya!
Terkini
-
Admin Brand Gathering 2026: Kolaborasi UMKM di Dufan Jadi Energi Baru Industri Kreatif
-
Film Sebagai Kritik Sosial: Membaca Patriarki di Perempuan Berkalung Sorban
-
4 Eye Patch Peptide, Solusi Praktis untuk Mata Awet Muda Bebas Bengkak!
-
Modis Kapan Saja dengan Intip 4 Ide Daily OOTD ala Yujin IVE yang Cozy Ini!
-
Layak Tonton atau Hanya Eksploitasi Mitos? Kupas Tuntas Film Horor Tumbal Proyek