Perjalanan timnas voli putra Indonesia di SEA Games 2025 hingga kemarin sore sesuai skenario. Memenangi 3 laga yang di fase grup dan mengunci tiket babak semifinal sekaligus menjaga asa mempertahankan medali emas SEA Games edisi sebelumnya. Kemenangan atas Filipina 3-0 kemarin sore, Selasa (16/12/2025) menjadi penentunya.
Bagi indonesia, cabang olah raga bola voli putra memang menjadi andalan. Keberadaan Rivan Nurmulki dan kawan-kawan selama ini menjadi penguasa cabang ini. Tantangan terberta biasanya datang dari Thailand, dan akhir-akhir ini dari Vietnam dan Filipina.
Namun di laga kemarin sore, Filipina dibuat tidak berdaya. Skor 3-0 menunjukkan dominasi kuat Indonesia atas Filipina, terbukti dari Indonesia sama sekali tidak kehilangan 1 set pun. Perlawanan Filipina di gim ketiga tetap tidak mampu memperpanjang pertandingan.
Pada set pertama, Rivan dan kawan-kawan langsung gaspol. Meski sempat berusaha mengejar, poin Filipina tetap berada di belakang Indonesia. Upaya serangan yang coba dibangun selalu bisa dimentahkan. Walhasil kemenangan berada di tangan Indonesia dengan skor 25-17.
Set kedua menjadi set yang sengit dalam memperebutkan kemenangan. Filipina mampu bangkit dan memberikan perlawanan sengit. Jika di set pertama poin mereka ketinggalan jauh, kini mampu memepet poin Indonesia, sehingga pertandingan bertambah sengit.
Ketatnya pertarungan terlihat pada poin menjelang gim. Sejak skor 16-16, kedua tim selalu dalam posisi sama hingga terjadi setting pada skor 24-24.
Skor sempat menyentuh 25-25, tapi smash yang dilakukan Boy Arnez dan placing Rivan Nurmulki membuat set ketiga berakhir dramatis 27-25 untuk kemenangan Indonesia.
Mampu mengimbangi Indonesia di set kedua, membuat semangat Filipina bangkit. Mereka berusaha memenangkan ste ketiga, dan hasilnya skor imbang terjadi sejak awal set. Indonesia baru mulai bisa lepas di poin 14-13.
Skor kemudian berubah lagi, Indonesia menjauh di skor 19-16. Namun semangat pantang menyerah Filipina menemunkan hasil positif, kembali mereka mampu memaksakan setting. Upaya ini ternyata tidak berhasil, Indonesia kembali memaksa Filipina menghapus mimpinya dengan skor 26-24.
Kemenangan ini membawa Indonesia lolos sebagai juara grup B. Di babak semifinal, Indonesia akan menghadapi runner up grup sebelah Vietnam.
Di grup A, Vietnam gagal menggeser Thailand dari posisi juara grup. Thailand sendiri menjalani laga semi final berhadapan dengan Filipina.
Berhadapan dengan Vietnam, Indonesia tentu saja harus hitung ulang. Meskipun dalam beberapa pertemuan Indonesia mampu menang, namun progres tim Vietnam belakangan ini patut diwaspadai. Dalam beberapa bulan belakangan ini Vietnam banyak melakukan regenerasi.
Hal itu terlihat dalam beberapa event sebelumnya. Baik di SEA League maupun AVC League, pemain muda Vietnam potensial menjadi ancaman baru. Dalam diri Vietnam sendiri muncul motivasi untuk menggeser posisi Indonesia sebagai Raja Bola Voli Putra ASEAN.
Dalam peta kekuatan yang ada selama ini, Indonesia dan Thailand menduduki peringkat atas di cabang voli putra. Vietnam meskipun sering menyulitkan Indonesia dan Thailand, belum terlalu banyak mampu meraih kemenangan. Sehingga bertemu dengan Thailand atau Indonesia di babak semifinal, selama ini menjadi pencapaian terbaik Vietnam.
Turunnya nama-nama besar dalam skuad voli putra kali ini, seperti Rivan Nurmulki, Hendra Siswanto, Fahri, Jansen, menunjukan keseriusan Indonesia untuk mempertahankan medali emas SEA Games sekaligus menjaga posisi sebagai Raja ASEAN.
Jeff Jiang Jie sendiri yang sudah cukup lama bersama Rivan Nurmulki dan kawan-kawan pun sudah hapal dengan kekuatan para lawan. Maka laga sore nanti sudah seharusnya menjadi milik Indonesia lagi untuk melangkah ke babak final bertemu dengan Thailand lagi.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Timnas Futsal Indonesia Tutup 2025 dengan Catatan Gemilang, Raih 2 Gelar
-
Meski Jadi Raja ASEAN, Vietnam Tetap Simpan Ketakutan pada Timnas Indonesia
-
Tekuk Vietnam Lewat Adu Penalti, Filipina Kejutan Sempurna SEA Games 2025
-
Timnas Futsal Putri Lolos ke Final, Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
-
Pencapaian Medali Emas on the Track, Erick Thohir Puas Penampilan Atlet
Artikel Terkait
-
Syelomitha Afrealiza Wongkar Akui Banyak Belajar dari SEA Games 2025
-
Zainudin Amali Diminta Tanggung Jawab Kegagalan Timnas di SEA Games, Sumardji Pasang Badan
-
Dicopot PSSI, Begini Statistik Suram Indra Sjafri Sepanjang 2025
-
Indra Sjafri, Timnas Indonesia Kelompok Umur dan Hasil Melatihnya yang Kerap Naik-Turun
-
BREAKING NEWS! PSSI Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Indra Sjafri
Hobi
-
Jumpa I.League, John Herdman Soroti Pentingnya Kerja Sama Berkelanjutan
-
Thailand Masters 2026: Indonesia Panen Laga Perang Saudara di Semifinal
-
Berebut Tiket Final Thailand Masters 2026: Ubed, Alwi, dan Misi Balas Dendam
-
Perempat Final Thailand Masters 2026: Ujian Konsistensi Wakil Indonesia
-
Aktor Dibalik Layar: Alexander Zwiers Disebut Tokoh Sentral Naturalisasi
Terkini
-
Pemulihan Aceh Pascabencana: Ini Suara untuk Negara yang Lambat Bertindak!
-
4 Film Korea Tayang Februari 2026, Comeback Choi Woo Shik hingga Zo Insung
-
Sparks of Tomorrow Siap Tayang Juli, Pencarian Buku Katalog Listrik Dimulai
-
3 Drama Korea Bertema Hukum yang Tayang di Awal Tahun 2026, Terbaru Honour
-
Sinopsis Mercy, Film Thriller yang Mengungkap AI Jadi Hakim Keadilan