Para pemain Timnas Indonesia U-23 telah menyelesaikan tugas mereka di babak kualifikasi Piala Asia U-23 dengan baik. Namun, mereka tak lantas bisa berleha-leha menikmati kelolosan untuk kali pertama ke putaran final Piala Asia U-23. Pasalnya, ajang Asian Games 2022 di Hangzhou telah menanti.
Maka tak mengherankan jika pasca laga melawan Turkmenistan, pelatih Timnas U-23 Asian Games, Indra Sjafrie langsung bergerak cepat. Mantan pelatih Bali United tersebut langsung mengambilalih para pemain Timnas U-23 kualifikasi Piala Asia U-23 dari tangan Shin Tae Yong, dan membawa mereka dalam pemusatan latihan menjelang gelaran Asian Games.
Alhasil, rentetan jadwal yang berkesinambungan Timnas Indonesia U-23 itupun membuat beberapa klub merasa berat. Terlebih, bagi klub-klub yang pemainnya mendapatkan panggilan ke Timnas dalam jumlah yang cukup banyak, seperti PSIS Semarang.
BACA JUGA: Profil Calon Pelatih Persebaya Surabaya yang Merupakan Jebolan Barcelona, Sosok Josep Gombau
Disadur dari laman semarang.suara.com (13/9/2023), CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan nego ke PSSI terkait pemanggilan para pemainnya ke Timnas Asian Games. Menurut Yoyok, para pemain yang dipanggil oleh Timnas Indonesia proyeksi Asian Games sangat dibutuhkan tenaganya untuk laga melawan Persis Solo pada tanggal 16 September 2023 nanti.
Tiga penggawa PSIS yang dipanggil, yakni Lutfi Kamal Baharsyah, Adi Satriyo dan Haykal Alhafiz mendapatkan panggilan untuk TC Asian Games mulai 15 September 2023 mendatang. Namun, dengan rencana negosiasi yang akan dilakukan oleh pihak PSIS kepada PSSI, besar kemungkinan ketiga pemain tersebut akan bergabung setelah tanggal 16 September atau setelah laga melawan Persis Solo.
BACA JUGA: Harapan STY untuk Pemain Abroad Timnas Indonesia: Semoga Bisa Dipanggil
Pelatih Timnas Indonesia U-23 proyeksi Asian Games (disebut juga Timnas U-24), sejauh ini telah mengumumkan 24 nama untuk pemusatan latihan jelang gelaran. Disadur dari laman suara.com (10/9/2023), pelatih Indra Sjafrie yang menjadi nakhoda Timnas Asian Games merencanakan pemusatan latihan intensif menjelang keberangkatan skuat ke China.
Namun, yang menjadi permasalahan adalah karena Asian Games bukanlah agenda resmi FIFA, ada potensi tidak dilepasnya pemain yang masuk dalam daftar panggil oleh klubnya masing-masing.
PSIS Semarang sendiri sejatinya telah memberikan respons positif terhadap pemanggilan pemainnya. Tim Mahesa Djenar menyatakan bahwa pihaknya bersedia melepas 3 pemain tersebut ke Timnas Asian Games. Namun, belakangan, akan mencoba untuk melakukan negosiasi karena jadwal pemanggilan berada dalam rentang laga krusial bertajuk derby Jawa Tengah melawan Persis Solo.
Kita tunggu bersama, bagaimana keputusan dari PSSI terkait dengan permintaan PSIS Semarang ini.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Tak Ada Tempat bagi Juara Baru di Ujung Gelaran
-
Piala Dunia 2026: Ada 2 Alasan Mengapa Saya Tak Heran Argentina Bisa Lolos ke Babak Semifinal
-
Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Perjuangan Swiss yang Dikhianati Pemainnya Sendiri
-
Piala Dunia 2026: Hadapi Inggris, Norwegia Diliputi Pola Bertuah Tim Samurai Biru
-
Inggris vs Norwegia: Tuah Dukun Afrika Melawan Pasukan Viking yang Tersisa
Artikel Terkait
-
Profil Calon Pelatih Persebaya Surabaya yang Merupakan Jebolan Barcelona, Sosok Josep Gombau
-
Shin Tae Yong Direkomendasikan Jadi PNS, Begini Komentar Netizen
-
Link Nonton Asian Games 2023 dan Dukung Kontingen Indonesia Berlaga!
-
Agenda Timnas Indonesia usai Kualifikasi Piala Asia U-23 2024, Terdekat Asian Games 2023
-
Lolos ke Piala Asia U-23 2024 Sudah, Intip Jadwal Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2022
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Siap Hadapi Prancis Tanpa Beban Mental
-
Berbekal Mental Baja, Mampukah Inggris Redam Argentina di Semifinal?
-
Top Skor Piala Dunia dari Tahun ke Tahun, Just Fontaine Masih Pegang Rekor
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
-
Analisis Taktik dan Lini Prancis vs Spanyol: Semifinal Raja Baru Eropa
Terkini
-
Meraih Ketidakmungkinan: Saat Pemuda STOVIA Terjebak Cinta & Nasib Bangsa
-
Samsung Salip Apple Saat Pasar Smartphone Terpuruk, Kok Bisa?
-
Ketika Mengajar Tak Lagi Menjanjikan: Kesejahteraan Guru Terus Tertinggal
-
4 Ide OOTD Urban Y2K Streetwear ala Yuqi I-DLE yang Gampang Ditiru!
-
Slow Living Bagi Gen Z: Tren Viral atau Cara Bertahan dari Tekanan Hidup?