Kabar kurang mengenakkan menerpa Timnas Indonesia U-23 yang akan berlaga di ajang Asian Games Hangzhou China. Informasi terbaru menyatakan bahwa tim nasional yang dinakhodai oleh Indra Sjafri tersebut tak akan diperkuat striker tajam, Muhammad Ramadhan Sananta. Pemain depan yang turut mengantarkan Indonesia memenangi medali emas di Sea Games Kamboja 2023 lalu itu tak akan dilepas oleh klubnya, Persis Solo karena kompetisi masih bergulir.
Namun, sebagai sosok pelatih yang berpengalaman, coach Indra Sjafri tentu tak kehilangan akal. Sepertimana informasi yang diunggah oleh channel YouTube Garuda Space, Indra Sjafri dinilai masih memiliki amunisi hebat pada sosok Titan Agung, yang juga merupakan bagian dari skuat emas di Sea Games 2023 lalu.
BACA JUGA: Pemusatan Latihan di Jerman, Timnas Indonesia U-17 Diharapkan Capai Hasil Maksimal
Jika melihat rilisan pemain yang diumumkan oleh PSSI melalui laman pssi.org, tanpa kehadiran seorang Ramadhan Sananta di skuat Asian Games, membuat Titan Agung menjadi satu-satunya striker yang tersisa di Garuda Muda.
Pemain berusia 22 tahun tersebut, bakal menjadi penyerang murni tunggal di skuat, dan kemungkinan besar akan menjadi pemain kunci di lini depang penyerangan skuat Garuda Muda di Asian Games. Sejauh ini, pemain bernama lengkap Titan Agung Bagus Fawwazi tersebut memang belum mendapatkan banyak menit bermain di pentas Liga 1 Indonesia.
BACA JUGA: Shin Tae Yong Ungkit Nasib Timnas Indonesia, Jika Dirinya Tak Lagi Jadi Pelatih Skuad Garuda
Disadur dari laman transfermarkt, pemain kelahiran Malang, 5 Juni 2001 tersebut baru dimainkan dalam 2 laga di musim ini oleh Bhayangkara Presisi dan memiliki waktu bermain secara total 111 menit. Sebuah catatan bermain yang justru masih kalah dengan jumlah tampilannya bersama Timnas Indonesia.
Hingga saat ini, Titan Agung tercatat telah memainkan 4 laga bersama Timnas Indonesia U-22. Dan uniknya, dari empat pertandingan tersebut, Titan Agung mampu membuktikan bahwa dirinya merupakan striker yang subur dengan melesakkan dua gol bagi Pasukan Garuda Muda.
Dengan menyisakan satu-satunya penyerang di tubuh Timnas Indonesia, mau tak mau coach Indra harus mampu memaksimalkan kemampuan seorang Titan Agung. Pun demikian dengan sang pemain. Sebagai satu-satunya penyerang murni di tubuh Garuda Muda, pemain bertinggi badan 176 cm tersebut harus mampu menjadi tumpuan ketajaman lini serang Timnas U-23, sekaligus membawa kepakan Garuda terbang tinggi.
Semoga saja Titan Agung tak terbebani ya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Ramadhan Sananta Absen di Asian Games 2022, Asisten Pelatih Beri Motivasi ke Striker Satu-satunya Timnas Indonesia U-24
-
Indra Sjafri Kehilangan 3 Pemain Jelang Timnas Indonesia U-24 vs Kirgizstan di Asian Games 2022
-
Lama Menghilang di Kancah Internasional, Lawan Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022 Jadi Sorotan
-
Abaikan Ingkar Janji Persis Solo, Indra Sjafri Fokus Racik Taktik Tanpa Ramadhan Sananta
-
Kirgizstan Dirundung Duka Jelang Lawan Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022
Hobi
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Prediksi Persija vs Persib: Duel Klasik Kembali ke GBK, Siapa Lebih Unggul?
-
Usai Double Podium di Aragon, Marc Marquez Khawatir Jalani GP Misano 2026
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Jujur! Jorge Martin Akui akan Menangis Jika Gagal jadi Juara Dunia MotoGP
Terkini
-
Tupi dan Wajah Muram Legendaris Penyelamat Hutan Rindang
-
Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang
-
Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?
-
Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang