Sepak bola merupakan salah satu cabang olah raga yang menjadi pusat perhatian di ajang Asian Games 2022 ini. Setiap pertandingan yang dilakoni para kontestan, selalu mendatangkan animo tersendiri di khalayak luas pencinta olah raga tersebut.
Maka tak mengherankan jika segala hal yang berkaitan dengan cabang ini selalu mendatangkan atensi tersendiri di para penikmatnya. Termasuk salah satu hal yang belakangan menjadi titik fokus para pendukung adalah aturan kelolosan setiap negara dari fase grup gelaran Asian Games.
Sudah tahu, aturan yang dipakai untuk menentukan kelolosan negara-negara kontestan dari fase grup? Berikut aturannya!
BACA JUGA: Timnas Indonesia Berpotensi Tampil Tanpa Pemain Abroad di Piala Asia U23, PSSI Mulai Pusing
Jika kita berkaca pada laman hangzhou2022.cn, setidaknya terdapat 10 kriteria yang digunakan oleh panitia penyelenggara untuk menentukan posisi sebuah negara di papan klasemen fase penyisihan grup. Kesepuluh poin tersebut adalah:
- Jumlah poin yang didapatkan oleh sebuah tim dari seluruh pertandingan di grup.
- Jumlah poin yang didapatkan antara negara-negara yang tengah bersaing. Misal ada 2 negara dengan nilai poin yang sama, maka negara yang menghasilkan poin lebih banyak memiliki potensi untuk unggul dalam perhitungan.
- Selisih gol yang dihitung antara negara-negara yang bersaing.
- Jumlah gol yang dilesakkan dari semua pertandingan yang dijalani di grup dan dihitung antara negara-negara yang bersaing.
- Jika terdapat dua negara atau lebih yang memiliki perhitungan yang sama dalam kriteria di atas, maka keempat kriteria tersebut diaplikasikan pada negara-negara tersebut. Jika pengaplikasian tersebut masih tidak mendapatkan rangking yang baru, maka akan menggunakan kriteria selanjutnya, yakni:
- Selisih gol di seluruh pertandingan grup.
- Pemilik gol terbanyak/tertinggi di fase grup.
- Pemenang ditentukan melalui adu tendangan penalti jika kedua kesebelasan bertemu di laga terakhir.
- Poin kedisiplinan.
- Undian.
BACA JUGA: Shin Tae Yong Minta Lawan Sekuat Argentina untuk Timnas Indonesia, Next FIFA Matchday?
Jika menilik aturan yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara, sejatinya Timnas Indonesia U-24 mendapatkan keuntungan tersendiri. Dengan urutan poin, kemudian selisih gol yang dijadikan patokan dan bukannya head-to-head, maka posisi Timnas U-24 yang di laga kedua menelan kekalahan dari China Taipei mendapatkan keuntungan.
Laman info.hangzhou2022.cn/en/results/football/ merilis, posisi Timnas Indonesia saat ini berada di peringkat kedua klasemen grup F dan berada di atas Taiwan, serta tetap memiliki kans yang besar untuk bisa lolos ke babak selanjutnya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Tak Dapatkan Kartu Meski Bermain Keras, Sejatinya Sebuah Hal yang Biasa bagi Justin Hubner
-
Kembali Cetak Gol untuk Indonesia, Selebrasi Ole Romeny Nyaris Berakhir Tidak Estetik
Artikel Terkait
-
Emil Audero Yakin Geser Maarten Paes di Timnas Indonesia 3 Bulan Lagi
-
Sandy Walsh Tuntut Main Penuh, Yokohama Marinos Dalam Bahaya, Kok Bisa?
-
Kata AFC dan Media Asing Soal Ole Romeny Pecundangi Striker Inter Milan
-
Sederet Keistimewaan Tristan Gooijer: Pantas Bikin PSSI Kepincut
-
Sepak Terjang Yaman U-17, Bisa Jadi Lawan Terberat Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 2025
Hobi
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Pemain Timnas Indonesia Mulai Keluhkan Taktik Patrick Kluivert, Ada Apa?
Terkini
-
Lee Shin Young Akan Bergabung dalam Drama 'The Moon Flows Over the River'
-
Tayang Mei, Bae Doo Na Alami Cinta Tak Terkendali dalam Film Korea Virus
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat