Indonesia dipastikan akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17. Agenda besar ini akan mulai kickoff pada tanggal 10 November mendatang.
Namun tahukah kamu, Indonesia akan menghadirkan teknologi baru di Piala Dunia U-17 nantinya. Teknologi ini memang Sudah diterapkan di Dunia, namun sama sekali belum diterapkan di Indonesia.
Teknologi yang dimaksud di sini tak lain dan tak bukan adalah Video Asistant Referee atau lazim dikenal dengan istilah VAR. Tak hanya VAR, Indonesia juga akan mencoba untuk menerapkan Goal Line Technology (GLT).
Seluruh stadion dipastikan akan dipasang ruangan VAR dan 18 asisten wasit untuk memantau itu. Di Piala Dunia U-17 nanti, Indonesia akan menggunakan 4 stadion yang terletak di 4 kota yang ada di Indonesia.
Keempat stadion tersebut semuanya terletak di pulau Jawa. Empat stadion yang dimaksud adalah Jakarta Internasional Stadium, Stadion Manahan Solo, Stadion Gelora Bung Tomo dan Stadion si Jalak Harupat.
Piala Dunia kali ini merupakan edisi ke-19 dalam sejarah turnamen sepak bola kelompok umur tersebut.
Seperti yang pernah disampaikan oleh Erick Thohir, penggunaan VAR itu sejatinya merupakan kewenangan dari FIFA. Maka wajar saja bila itu akan dilakukan di Indonesia kendati di Liga Indonesia belum pernah memakai VAR dan GLT.
Namun perlu digaris bawahi juga bahwa VAR yang akan digunakan nanti tidak akan secanggih VARTL yang dipakai pada Piala Dunia di Qatar beberapa waktu lalu.
Akan tetapi walaupun tidak terlalu canggih, Ia dirasa akan tetap membantu memantau jalannya pertandingan nantinya. Hal ini akan bisa membantu mewujudkan terselenggaranya Piala Dunia U-17 dengan lebih lancar dan lebih adil.
Dengan demikian, penggunaan VAR tersebut lebih bisa memuaskan para peserta yang bertanding di ajang Piala Dunia U-17 nantinya.
Menarik untuk ditunggu bagaimana penerapan VAR pertama di Indonesia. Dan apakah akan bisa mewujudkan iklim yang lebih adil dan kondusif di dunia Sepak bola?
Di piala dunia U-17 sendiri, Indonesia yang berstatus sebagai tuan rumah akan menghuni grup A bersama dengan Maroko, Ekuador dan Panama.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Mengenal Zahaby Gholy, Striker Indonesia yang Jadi Pemain Terbaik di Piala AFF U-16
-
Hanya Penghangat Bangku Cadangan, Pratama Arhan akan Susul Asnawi ke Liga Thailand?
-
Siap Bela Timnas Indonesia, Ini Dia Sosok Mauro Zijlstra
-
Ernando Ari Akui Hampir Jadi Korban Malpraktek Dokter Gadungan Timnas
-
Kalahkan Calvin Verdonk, Segini Harga Fantastis Thom Haye Usai Bela Timnas Indonesia!
Artikel Terkait
-
Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17, Pelatih Korsel: Tidak Ada Tim yang Lemah
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Gila! Timnas Indonesia Ciptakan Rekor Baru Saat Tekuk Bahrain, Apa Itu?
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Hobi
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik, Ini Harapan Besar Erick Thohir
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
Terkini
-
Menyelami Isu Gender, Kemanusiaan, dan Sosial Politik dalam Novel Saman
-
Hengkang dari SM Entertainment, Wendy dan Yeri Tetap Jadi Member Red Velvet
-
Ketagihan Drama Medis? 7 Tontonan Netflix Ini Wajib Masuk List!
-
Ulasan Novel Death by Dumpling: Misteri Pembunuhan Pelanggan Setia Restoran
-
Sinopsis Drama China Marry Me Again, Drama Pendek yang Dibintangi Ryan Ren