Sidang Komite Disiplin (Komdis) PSSI baru saja digelar. Seperti biasanya banyak klub dan Official BRI Liga 1 yang mendapatkan hukuman.
Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org) PSS Sleman resmi diberikan hukuman berat. Hal ini dikarenakan imbas dari pemukulan Media Officer Madura United.
Berikut adalah daftar lengkap hukuman terbaru yang diberikan oleh Komisi Disiplin PSSI terhadap klub yang ada di Liga 1:
BACA JUGA: Kembali Dipanggil STY, Akankah Dzaky Asraf Debut Bersama Timnas Senior?
1. PSS Sleman
Berkaca dari apa yang telah disebutkan di atas, maka sangat jelas dalam hal ini PSS Sleman dianggap gagal memberikan pelayanan keamanan bagi lawannya.
Apalagi tragedi pemukulan oleh oknum terhadap Media Officer Madura United pada saat itu sangat berbahaya bagi keselamatan nyawa yang bersangkutan.
Atas kesalahan ini PSS Sleman dikenakan denda senilai Rp20.000.000 Selain itu, klub asal Yogyakarta tersebut juga dilarang menghadirkan penonton ke Stadion dalam 1 pertandingan yang berlangsung di kandang.
2. Pelatih Dewa United
Jika PSS Sleman dihukum sebagai sebuah klub, pelatih Dewa United justru melakukan kesalahan secara individu.
Pelatih Dewa United tersebut diketahui melakukan intervensi dalam sesi official training Persita Tangerang. Ia juga sempat melontarkan kata-kata yang tidak sopan. Atas kesalahannya tersebut, Ia pun mendapat teguran keras dari Komdis PSSI.
3. Marckho Sandy Merauje (RANS Nusantara)
Sama halnya dengan pelatih Dewa United, Marckho Sandy Merauje juga mendapatkan teguran keras karena bertindak kasar terhadap pemain lawan saat timnya bentrok dengan Persis Solo.
Selain itu Ia juga didenda senilai Rp10.000.000 dan akan absen dalam dua laga karena kartu merah yang Ia terima pada laga itu.
4. Panitia Pelaksana Pertandingan Persija Jakarta
Panitia pelaksana hanya mendapatkan teguran keras karena tidak sigap dalam membantu mengamankan perangkat pertandingan selama menuju ruang ganti. Hal Ini terjadi saat Persija Jakarta menghadapi Bali united di BRI Liga 1.
BACA JUGA: Saddil Ramdani Hattrick Assist di Piala AFC: Jadi Asa bagi Timnas Indonesia
5. Tim Persis Solo
Persis solo juga ikut didenda senilai Rp50.000.000 karena sebanyak 6 pemainnya mendapatkan kartu kuning saat melawan RANS Nusantara.
6. Muhammad Firman Didaputra (Official PS Barito Putera)
Ia menjadi orang terakhir yang mendapatkan teguran keras dari Komdis PSSI. Hal ini dikarenakan Ia memukul bench pemain saat Barito Putera melawan PSIS Semarang.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mengenal Zahaby Gholy, Striker Indonesia yang Jadi Pemain Terbaik di Piala AFF U-16
-
Hanya Penghangat Bangku Cadangan, Pratama Arhan akan Susul Asnawi ke Liga Thailand?
-
Siap Bela Timnas Indonesia, Ini Dia Sosok Mauro Zijlstra
-
Ernando Ari Akui Hampir Jadi Korban Malpraktek Dokter Gadungan Timnas
-
Kalahkan Calvin Verdonk, Segini Harga Fantastis Thom Haye Usai Bela Timnas Indonesia!
Artikel Terkait
-
Kembali Dipanggil STY, Akankah Dzaky Asraf Debut Bersama Timnas Senior?
-
Selamat! RCTI Resmi Menjadi Official Boardcaster Sepak Bola Indonesia
-
Kinerja Erick Thohir di PSSI Dapat Respons Positif, Pengamat Ungkap Alasannya
-
Head to Head Dewa United vs PSS Sleman: Kantongi Statistik yang Sama, Berambisi Menang Putus Tren Negatifnya
-
Jelang Lawan Dewa United, Jihad Ayoub Kirim Psy War ke Majed Osman: Doa Saya Dia Kalah
Hobi
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
-
Rekornya Terputus, Marco Bezzecchi Akui Tak Mudah Lawan Alex Marquez
-
Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia
-
Kesulitan Pakai Motor GP26, Marc Marquez Enggan Kembali Gunakan Motor Lama
-
GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!
Terkini
-
5 Drama Korea Paling Populer di Bulan April 2026, Ada Perfect Crown!
-
Menjadi 'Pemantik Api' Diri Sendiri dalam Buku The Fire Starter Sessions
-
Berhitung Bea Masuk Sekolah, Dilema Kaum Menengah Jelang Tahun Ajaran Baru
-
Cari Tablet untuk Anak? Honor Pad X8b Bisa Atur Screen Time & Tahan Banting
-
Setelah Menonton MV Sal Priadi, Saya Sadar Doa Tak Selamanya Soal Meminta