Secara tidak terduga PSM Makassar memainkan Yance Sayuri di BRI Liga 1 saat menghadapi Madura United. Dalam laga tersebut Yance Sayuri dimainkan sebagai starter dan main selama 79 menit.
Kabar ini jelas mengejutkan publik. Pasalnya sang pemain ini dikonfirmasi cedera saat mendapat panggilan timnas Indonesia. Karena cedera ini maka Shin Tae-yong harus memanggil pemain baru untuk menggantikan Yance Sayuri dan Jordi Amat.
Situasi mengingatkan saat Egy Maulana Vikri juga melakukan hal serupa beberapa waktu lalu. Saat dipanggil Shin Tae-yong, Egy dikonfirmasi cedera. Namun ketika pemusatan Latihan berlangsung, Egy dimainkan oleh Dewa United.
Tindakan Egy ini yang diduga menimbulkan kemarahan coach Shin Tae-yong. Akibatnya Egy masik dalam blacklist sang pelatih. Faktanya Egy tidak pernah lagi terlihat dalam skuat timnas Indonesia. Nama Egy sejajar dengan Ramai Rumikeik, alias masuk daftar hitam sang pelatih.
Namun sejalan dengan berjalannya waktu, nama Egy Maulana Vikri muncul dalam skuat asuhan Shin Tae-yong. Anggapan daftar hitam pun hilang saat itu. Sang pelatih mengatakan pemanggilan terhadap Egy disebabkan permainannya mengalami peningkatan di Dewa United.
Hal ini yang mungkin dijadikan dasar PSM Makassar maupun Yance Sayuri saat memutuskan turun dalam laga melawan Madura United. Pihak klub pun mengatakan bahwa saat Yance Sayuri dimainkan, kondisinya sudah pulih. Cedera yang dideritanya ternyata pulih lebih cepat dari perkiraan.
Lepas dari apapun alasan yang digunakan, tindakan semacam ini rasanya tidak pantas untuk dilakukan baik oleh klub maupun pemain. Sebab hal ini akan menjadi preseden buruk bagi pemain sendiri. Dan bukan tidak mungkin akan merugikan pemain sendiri.
Maka akan lebih bijak jika pemain atau klub menahan diri. Memilih untuk tidak diturunkan dalam waktu tertentu akan lebih bijak. Karena meski Shin Tae-yong memberikan maaf pada kasus Egy, mungkin saja dia akan mengubah sikapnya jika kasus semacam itu terjadi lagi.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Belgia Sukses Permalukan AS Balas Ulah Konyol Donald Trump pada FIFA
-
Alih-alih Yakin Kalahkan Brazil, Erling Haaland Malah Bilang Begini!
-
Jelang Jamu Persik Kediri, Bojan Hodak Dipusingkan dengan Masalah Ini!
-
Raymond/Joaquin Libas Ganda China, Segel Tiket Semifinal All England 2026
Artikel Terkait
-
Alasan Shin Tae-yong Ngotot Panggil Sandy Walsh dan Marselino Ferdinan di Tengah Isu Cedera
-
Putus Kontrak Wiljan Pluim, PSM Makassar Kena Semprot Marc Klok
-
Dilepas PSM Makassar, Wiljan Pluim Pindah ke Mana?
-
Brunei Bikin Rafael Struick Penasaran, Shin Tae-yong dan Rekan Setim Sampai Dilibatkan
-
Shin Tae-yong Jengkel ke Pemain Timnas Indonesia Jelang Lawan Brunei, Ada Apa
Hobi
-
Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya, Duel Dua Tim dengan Statistik Nyaris Identik
-
Jadwal MotoGP Inggris 2026: Tiap Poin Berharga untuk Raih Gelar Juara Dunia
-
Bantah Rumor Tak Akur, Marc Marquez Sebut Pecco Bagnaia Rekan yang Baik
-
Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif
-
Jorge Martin: Aprilia akan Dukung Saya Sepenuhnya Demi Gelar Juara Dunia
Terkini
-
Makna Lagu 'Petal' Ariana Grande: Luka Jadi Bahan Bakar untuk Tumbuh
-
Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?
-
Intip 4 OOTD Y2K Pop-Punk ala Choi Yena, Gaya Lebih Cute dan Rebel!
-
Mengapa The Yellow Wallpaper Dianggap Karya Sastra dengan Kritik Feminisme?
-
Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?