Striker Timnas Indonesia, Dimas Drajad menunjukkan performa yang gemilang di leg pertama babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran pertama. Pada laga melawan Brunei Darussalam, pemain yang kini merumput bersama Persikabo 1973 tersebut sukses menyumbangkan 3 gol dalam kemenangan 6-0 yang ditorehkan oleh skuat Garuda.
Catatan impresif tersebut membuat Dimas Drajad untuk sementara menjadi pemain tersubur di barisan skuat Merah Putih yang dibawa oleh coach Shin Tae Yong ke Brunei Darussalam. Bahkan, jika dibandingkan dengan pemain-pemain lain yang dibawa dalam skuat, rasio mencetak gol yang dimiliki oleh Dimas Drajad terbilang paling tinggi, yakni mencapai 60 persen.
Disadur dari laman transfermarkt, Dimas Drajad hingga saat ini telah mengenyam 10 caps bersama skuat Garuda senior. Dari 10 pertandingan tersebut, penyerang bertinggi badan 178cm itu telah melesakkan 6 gol.
Torehan gol tersebut sejatinya masih kalah dari yang dimiliki oleh Witan Sulaeman. Pemain Persija Jakarta tersebut sejauh ini telah menyumbangkan 8 gol bersama Timnas Indonesia. Namun, perlu digarisbawahi, Witan bisa mencetak 8 gol dari 31 caps yang dilakoninya bersama Timnas Indonesia. Jadi, secara rasio masih sangat tertinggal dari Dimas Drajad.
Enam gol yang dilesakkan oleh pemain kelahiran 30 Maret 1997 tersebut dicatatkan oleh Dimas Drajad ke gawang empat negara berbeda. Setelah sukses membuka keran golnya di laga melawan Nepal pada 14 Juni 2022 lalu, Dimas sukses dua kali menjebol gawang Curacao di FIFA match day bulan September 2022, dan melengkapinya dengan tiga gol ke gawang Brunei Darussalam pada 12 Oktober 2023 lalu.
Statistik ketajaman Dimas Drajad kemungkinan besar akan terus bertambah di leg kedua melawan Brunei nanti. Pasalnya, dengan modal tiga gol di leg pertama, besar kemungkinan pelatih Shin Tae Yong akan kembali mempercayakan lini gedor timnya kepada pemain eks Timnas U-19 era Indra Sjafri tersebut.
Menghadapi lawan sekelas Brunei Darussalam yang memiliki kualitas di bawah skuat Garuda, merupakan sebuah kesempatan besar bagi Dimas Drajad untuk terus menambah pundi-pundi golnya bersama Timnas Indonesia. Bahkan, dalam unggahan akun TikTok mangkulangittt, Dimas Drajad berkeinginan untuk terus menambah jaringannya bersama Indonesia, selepas harus menepi beberapa waktu karena sempat didera cedera hamstring.
Semoga saja di leg kedua nanti, Dimas Drajad bisa kembali bersinar selayaknya laga pertama lalu ya!
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia U-17 Kalah Telak atas Mainz, Begini Komentar Arkhan Kaka
-
Alasan Timnas Indonesia Bisa Menang Lagi Lawan Brunei, Apakah Bisa Pesta Gol Lagi?
-
Andai Tak Main Kontra Brunei Darussalam, Marc Klok Punya Permintaan Khusus untuk Timnas Indonesia
-
Statistik 4 Penyerang Timnas Indonesia di Leg 1, Siapa Layak Dimainkan di Leg Kedua?
-
Beri Ultimatum, Legenda Chelsea Siap Turun Tangan Jika Hokky Caraka Berulah
Hobi
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terkini
-
Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!
-
5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten
-
Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei
-
Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia
-
Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru