Mantan pelatih Timnas Vietnam, Park Hang Seo selam ini dikenal sebagai sosok pelatih yang kerap meledak-ledak dalam tindakan, dan memiliki gaya bicara yang tak mengenal sungkan.
Selama menjadi pelatih The Golden Dragon Squad, pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut sering kali melontarkan komentar yang menjurus dan menyerang lawan-lawan dari sang anak asuh.
Ternyata kebiasaan berbicara ceplas-ceplos tersebut terbawa hingga saat ini, meskipun sang pelatih sudah tak menjabat sebagai pelatih.
Baru-baru ini, pria yang identik dengan gaya permainan keras dan cepat tersebut kembali memberikan statement yang bernada merendahkan Timnas Indonesia, termasuk kapasitas sang pelatih, Shin Tae Yong.
Melalui informasi akun TikTok Sisi Sepakbola, pelatih yang sukses memberikan gelar Piala AFF bagi Vietnam itu membandingkan kekuatan yang dimiliki oleh Indonesia dan Vietnam.
Tentu saja dalam sudut pandang yang dia miliki, Vietnam yang pernah diasuhnya memiliki banyak keunggulan daripada Pasukan Merah Putih.
"Indonesia adalah tim yang kuat, tetapi saya kira tim Vietnam jauh lebih kuat," ujar Park Hang Seo ketika diwawancarai oleh media Vietnam.
Selanjutnya, pelatih Park juga membandingkan keberadaan para pemain naturalisasi yang dimiliki oleh kedua negara, serta mengkritik kinerja Shin Tae Yong.
"Vietnam panggil pemain keturunan hanya di posisi kiper, dan dia tidak perlu beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Asia terutama Asia Tenggara. Sementara Shin Tae Yong, memanggil pemain keturunan yang perlu beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Asia, dan hal itu tak hanya membutuhkan setahun atau dua tahun untuk adaptasi," lanjutnya.
Secara spesifik, pelatih Park juga menyoroti para pemain keturunan Indonesia, yang belum sepenuhnya beradaptasi dengan baik dengan gaya permainan sepak bola benua Asia.
"Terutama pemain belakang mereka yang tidak bisa adaptasi atmosfer sepak bola Asia yang cepat. Itu dilihat saat melawan Irak dan Filipina. Mereka sering keteteran, saya yakin Vietnam akan mampu mengatasi Indonesia dalam dua laga, baik di Jakarta maupun di Hanoi, serta tentunya di Piala Asia nanti," sumbarnya.
Wah, kalau melihat komentar bernada tinggi seperti yang diucapkan oleh pelatih Park, sepertinya Timnas Indonesia harus benar-benar berbenah dan mempersiapkan diri sebaik-baiknya guna membungkam mulut besar sang mantan pelatih ini ya!
Baca Juga
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
-
Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar
-
'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah
-
Surga Jalur WNI Itu Memang Nyata, Kali Ini Lewat Sapi-Sapi Kurban Presiden
-
Pasar Padukuhan Eyang Putri, Sentra Kuliner yang Seolah Melawan Arus Modernitas Kabupaten Tuban
Artikel Terkait
-
Media Vietnam Ketar-ketir Timnas Indonesia Makin Banyak Naturalisasi Jelang Piala Asia 2023
-
Terlibat Skandal Video Syur, Eks Anak Asuh Shin Tae-yong Dapat Sanksi Berat
-
PSSI Siap Siaga, Pemain Keturunan Ini Bisa Diambil Swiss Jika Tak Segera Diproses
-
Profil Eks Kapten Timnas Nurhidayat, Dikabarkan Selingkuh dengan LC
-
Nurhidayat Bermasalah, Pernah Dicoret Shin Tae-yong Akibat Indisipliner, Kini Diduga Selingkuhi Istrinya
Hobi
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Mengukur Kekuatan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Tanpa Nama Jay Idzes
-
Resmi! Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di GP Mugello 2026
-
Angka 61 yang Ikonik: Menilik Statistik Gila Rivalitas Lewis Hamilton dan Max Verstappen
-
Forza Horizon 6 Belum Lama Rilis, Mobil MBG Sudah Nongol di Jalanan Tokyo
Terkini
-
Dituding Menunggak Pajak, Agensi Ji Chang Wook Buka Suara
-
Murah tapi Nggak Murahan, Ini Smartwatch Terbaik di Harga Rp2 Jutaan
-
Drama The Scarecrow dan Potret Kegagalan Sistem Hukum dalam Kasus Hwaseong
-
Apocalypse Hotel Raih Best Media dan Best Comic di Seiun Awards ke-57
-
Tak Sekadar Game Anak, Roblox Jadi Wadah Kompetisi Musik dan Ruang Berkarya