Pada lanjutan laga di pekan ke-21 BRI Liga 1 musim 2023/2024, pemuncak klasemen sementara, Borneo FC Samarinda sukses tahan imbang tuan rumah, Barito Putera dengan skor kacamata, 0-0. Laga yang digelar pada Sabtu (02/12/2023) di Stadion Demang Lehman, Martapura kemarin berlangsung cukup ketat antara kedua kesebelasan.
Barito Putera yang memerlukan hasil kemenangan guna memperbaiki peringkat di klasemen sementara musim 2023/2024 tampil menyerang sejak babak pertama. Pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan menurunkan trio penyerang Bagus Kahfi, David Santana dan Murillo Moraes sejak awal laga. Beberapa kali pula trio penyerang tim berjuluk “Laskar Antasari” tersebut mengancam lini pertahanan Borneo FC Samarinda yang dikawal oleh duet centre-back Leo Lelis dan Silverio Junior.
Borneo FC Samarinda yang bertekad mencuri poin di kandang lawan juga menurunkan skuad terbaiknya saat laga hadapi Barito Putera kemarin. Pelatih Borneo FC Samarinda, Pieter Huistra menurunkan trio penyerang, Felipe Cadenazzi, Stefano Lilipally dan Muhammad Sihran di lini depan. Sementara di lini tengah, tim berjuluk “Pesut Etam” tersebut menurunkan trio gelandang kreatif, Hendro Siswanto, Kei Hirose dan Wiljan Pluim sebagai motor serangan. Namun, hingga babak pertama usai, skor 0-0 tetap bertahan.
Di babak kedua, Borneo FC Samarinda justru bermain lebih keluar menyerang kendati berstatus sebagai tim tamu, Beberapa kali pula peluang dari Stefano Lilipally, Felipe Cadenazzi maupun Kei Hirose mengancam lini pertahanan Barito Putera yang dikawal oleh Carlos De Murga dan Renan Silva sebagai duo centre-back di lini pertahanan.
Barito Putera yang juga menargetkan kemenangan beberapa kali pula juga turut mengancam lini pertahanan Borneo FC Samarinda di babak kedua. Namun, hingga laga berakhir 90 menit, skor 0-0 tetap bertahan dan kedua tim harus puas raih 1 poin di laga kali ini.
Hasil 1 Poin yang Cukup Memuaskan Bagi Borneo FC Samarinda
Hasil imbang 0-0 saat melakoni laga tandang ke Martapura tentunya merupakan hasil yang cukup memuaskan bagi Stefano Lilipally dkk. Melansir dari laman resmi Liga Indonesia Baru (ligaindonesiabaru.com), dengan tambahan 1 poin tersebut, skuad berjuluk “Pesut Etam” ini masih memuncaki klasemen sementara dengan raihan 45 poin. Sementara itu, Barito Putera masih tertahan di peringkat ke-9 klasemen sementara dengan raihan 29 poin hingga pekan ke-21 BRI Liga 1 musim 2023/2024.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
-
Tak Bisa Dibantah! STY Masih Jadi Pelatih Terbaik bagi Timnas Indonesia
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
Artikel Terkait
-
BRI Liga 1: Persija Sampaikan Kabar Buruk Jelang Lawan Persita di GBK, Kondisi Gustavo Almeida Bikin Sedih
-
Link Live Streaming BRI Liga 1 Persija Jakarta vs Persita Tangerang di GBK, Laga Hidup Mati Pendekar Cisadane
-
BRI Liga 1: Kabar Buruk, Persita Pincang Tanpa 2 Pemain Melawan Persija Hari Ini, Siapa Saja?
-
BRI Liga 1: Persita Pasang Target Gila Lawan Persija di GBK, Tak Takut Main di Kandang Lawan
-
BRI Liga 1: Prediksi Gaji Jumbo Radja Nainggolan di Bhayangkara FC, Lebih Besar saat Main di Inter Milan?
Hobi
-
Ikhlas Tinggalkan MotoGP, Jack Miller Siap Buktikan Diri di WorldSBK 2027
-
Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Terkini
-
Merayakan Kemerdekaan?
-
Bukan Sekadar Desa Wisata, Ini Rahasia Osing Kemiren Merawat Lingkungan Tetap Lestari
-
Cegah Penuaan! 4 Serum Anti-Aging Korea Kunci Wajah Awet Muda dan Kenyal
-
Cara Sederhana Ibu Rayakan Kemerdekaan, Lomba Hias Tumpeng di Sekolah Anak
-
Satu Porsi Sehari Bukan Solusi: Logika MBG di Tengah Beban Makan Keluarga