Mantan pemain Timnas Belgia berdarah Indonesia, Radja Nainggolan mencatatkan debut manis di Liga 1 Indonesia musim ini. Turun sebagai pemain pengganti di laga antara Bhayangkara Presisi melawan Persita Tangerang pada Minggu, 17 Desember 2023 lalu, pemain yang saat ini berusia 35 tahun tersebut tampil menawan dan membantu klubnya memenangi laga dengan margin tiga gol tanpa balas.
Menyadur laman ligaindonesiabaru.com pada 17 Desember 2023, dua dari tiga gol kemenangan The Guardians diciptakan saat Radja Nainggolan bermain. Sebelum masuk menggantikan Muhammad Ragil pada menit ke 35, Bhayangkara Presisi sudah unggul satu gol melalui Anderson Salles pada menit ke 27.
Dan setelah Nainggolan bermain, klub milik Kepolisian Republik Indonesia tersebut berhasil menambah dua golnya pada menit ke 84 dan 90 melalui brace Jose Brandai Goncalves Junior. Secara hasil, tentu ini merupakan sebuah hal yang patut untuk disyukuri oleh kubu Bhayangkara Presisi.
Namun sayangnya, meskipun mencatatkan debut manis bersama klubnya di Liga 1 Indonesia, tugas berat masih menantikan Radja Nainggolan dan kolega.
Meskipun pada akhirnya berhasil mencatatkan kemenangan kedua di sepanjang musim ini, namun hal tersebut belumlah cukup bagi target klub yang mencanangkan kebangkitan dan menjauh dari zona degradasi.
Kemenangan atas Persita Tangerang di pekan ke 23 kemarin memang memberikan tambahan 3 poin bagi Bhayangkara, namun poin tersebut belumlah cukup untuk membuat mereka mentas dari himpitan jurang degradasi.
Sejauh ini, menyadur laman ligaindonesiabaru pada 19 Desember 2023, dengan 15 poin yang dikoleksi oleh Radja Nainggolan dan kolega, mereka masih tersungkur di dasar klasemen sementara Liga 1 Indonesia.
Asumsi kotornya, jika nantinya akan ada 2 kesebelasan yang bakal terdegradasi, maka Nainggolan dan rekan-rekannya harus mematok minimal 7 poin lagi untuk menggeser posisi Arema yang saat ini menduduki peringkat 16 klasemen dengan 21 poin. Itupun dengan syarat Persikabo yang berada di peringkat ke 17 dan Arema yang berada di atasnya tak mampu menambah poin lagi dalam dua laga ke depan.
Tugas Radja Nainggolan masihlah berat dalam beberapa pekan ke depan. Namun hal tersebut bukanlah sebuah hal yang tak mungkin untuk dilakukan. Jika kemenangan kemarin merupakan sebuah awal yang manis, maka bukan tak mungkin akan ada hasil manis di lagi di laga-laga berikutnya, kan?
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Tanpa Bantuan AFC, Kualitas Qatar Hanyalah Sekelas Tim Semenjana Asia
-
Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Hat-trick Lionel Messi yang Tak Seharusnya Terjadi
-
Prancis vs Senegal: Tuntasnya Dendam Kekalahan 24 Tahun yang Sempat Bikin FIFA Ubah Regulasi
-
Piala Dunia 2026: Duel Senegal Vs Prancis dan Sepenggal Kenangan Masa Remaja yang Mengecewakan
-
Vibes Piala Dunia 2026 Masih Anyep, FIFA Harusnya Lirik 2 Potensi Besar Ini untuk Dimaksimalkan
Artikel Terkait
-
Cukup 35 Menit, Radja Nainggolan Ajarkan Cara Bermain Sepak Bola Berkelas kepada Pemain Lokal
-
BRI Liga 1: Debut di Liga 1, Penampilan Radja Nainggolan Dikomentari Media Belgia
-
Kasih Gaji Radja Nainggolan Rp27 Juta per Hari, Dari Mana Sumber Duit Bhayangkara FC?
-
Marco Materazzi Puji Kualitas Radja Nainggolan, Soroti Keputusan Ke Liga Indonesia
-
Radja Nainggolan Debut bersama Bhayangkara FC di BRI Liga 1, Begini Komentar Media Belgia
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Tanpa Bantuan AFC, Kualitas Qatar Hanyalah Sekelas Tim Semenjana Asia
-
Piala Dunia 2026: Tak Hanya Messi, Ronaldo Turut Cetak Rekor Prestisius
-
Prediksi Brasil vs Haiti: Selecao Wajib Menang, Haiti Mampukah Bertahan?
-
Jadwal MotoGP Ceko 2026: Marc Marquez Tak Mau Memberi Harapan Palsu
-
Ronaldo Tak Lagi Jadi Tumpuan? 3 Masalah Utama Portugal yang Wajib Diperbaiki
Terkini
-
Jujur, Apakah Piala Dunia Benar-Benar Bikin Gen Z Jadi Kurang Produktif?
-
Piala Dunia 2026 Datang, Waktunya UMKM Panen Cuan Gila-gilaan dari Nobar!
-
Ahmad Tohari dan Realisme Magis yang Sunyi dalam Lintang Kemukus Dini Hari
-
Yang Datang Setelah Menggosipkan Orang
-
Bukan Mistis! Ini Alasan Kenapa Kamu Sering Lihat Wajah Makhluk Hidup di Benda Mati