BRI Liga 1 musim ini telah memasuki masa libur panjang pada akhir tahun 2023 ini hingga Januari 2024 mendatang. Melansir dari laman Liga Indonesia Baru (ligaindonesiabaru.com), BRI Liga 1 akan diliburkan selama kurang lebih 1,5 bulan saat masa jeda Internasional.
Hal tersebut guna mengakomodir keperluan timnas Indonesia yang tengah mempersiapkan diri dan mengikuti ajang Piala Asia yang digelar pada Januari 2024 mendatang.
Hingga pekan ke-23 atau pekan terakhir liga sebelum diliburkan, Borneo FC Samarinda masih memuncaki klasemen sementara BRI Liga 1 musim ini, diikuti oleh Bali United di peringkat ke-2 dan Persib Bandung di posisi ke-3.
Masa libur liga seperti ini tentunya dimanfaatkan dengan baik bagi para kontestan Liga 1 untuk meliburkan sesaat punggawanya sebelum mempersiapkan kembali skuadnya guna menatap pekan ke-24 yang akan dimulai pada 30 Januari 2024 nanti.
Salah satu klub yang juga memilih untuk meliburkan pemainnya hingga batas waktu tertentu adalah Persib Bandung. Melansir dari laman resmi klub Persib (persib.co.id), tim berjulu “Maung” tersebut memberikan libur akhir tahun kepada para punggawanya sebelum menatap lagi laga di pekan ke-24 BRI Liga 1.
Libur kompetisi yang cukup panjang ini juga direspon positif oleh pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. Pelatih asal Kroasia ini juga berpendapat jeda panjang di tengah-tengah kompetisi akan memberikan waktu bagi para pemain untuk mengisi ulang tenaga dan tentunya psikis guna menghadapi lanjutan liga yang padat.
“Terkadang ini bagus, seperti di banyak negara di Eropa, ada dua masa jeda dan ini bagus bagi pemain untuk memulihkan mental dan fisiknya. Karena musim kompetisi di Indonesia cukup panjang, 34 laga di liga, ditambah ada laga internasional,” ujar Bojan Hodak dikutip dari laman resmi klub Persib Bandung.
Dia juga berharap anak asuhnya dapat memanfaatkan momen libur jeda kompetisi ini untuk mengisi ulang tenaga dan melepas rindu bersama keluarga masing-masing, sehingga saat kembali berkompetisi akan lebih siap.
“Jadi itu normal untuk mendapat libur panjang. Jadi ini bagus bagi pemain mengisi ulang tenaganya dan kembali merasa lapar menghadapi putaran kedua,” imbuh Bojan Hodak.
Staff Pelatih Persib Tetap Jadwalkan Menu Olah Fisik Mandiri Bagi Pemain
Kendati sedang diliburkan, bukan berarti para punggawa “Pangeran Biru” akan libur pula dari kegiatan olah fisik. Melansir dari laman resmi klub Persib, Miro Petric selaku pelatih kebugaran klub memberikan beberapa menu olah fisik secara mandiri kepada para pemain guna dilakukan di rumah sembari berlibur bersama keluarga.
“Liga sudah berjalan begitu panjang sehingga untuk beberapa hari awal mereka akan beristirahat dengan baik. Mereka akan beristirahat untuk mengembalikan kondisi fisik dan mentalnya. Lalu, setelah itu para pemain masing-masing mendapatkan program individual selama sepuluh hari. Jadi ketika mereka kembali di tanggal 10 Januari saat kami menggelar sesi latihan bersama lagi, mereka sudah siap melanjutkan program latihan yang diberikan. Karena dari awal kami sudah melakukan program yang berat,” ujar Milo Petric.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Performa Gacor di Persib, Eliano Reijnders Berpeluang Kembali Merumput di Eropa
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Dean Zandbergen dan Skandal Paspoortgate: Mengapa Striker VVV-Venlo Ini Tetap Ingin Bela Indonesia?
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?
-
Skandal Paspor Juga Muncul di Belgia, Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy Gimana Nasibnya?
Artikel Terkait
Hobi
-
Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?
-
Sadar Diri, Marc Marquez Mengaku Tak Punya Kekuatan untuk Rebut Gelar Juara
-
Alex Rins Resmi Hengkang dari Yamaha, Didepak Diam-diam?
-
Build Fanny Tersakit 2026: Rekomendasi Item dan Emblem untuk Dominasi Jungle
-
Loyalitas di Tengah Perang: Peran Vital Darijo Srna di Shakhtar Donetsk
Terkini
-
Dampak Tragedi KA di Bekasi Timur: PT KAI Batalkan Belasan Rute Jarak Jauh
-
Ilusi Kuliah Murah: Jerat 'Hidden Expectation' di Balik Brosur Beasiswa
-
Pendidikan sebagai Hak Universal atau Privilege Terselubung?
-
Suara Siswa Sekolah Rakyat: Sekolah Gratis Beneran Tanpa Biaya Tersembunyi?
-
Mengulik Petrova Line, Garis Ancaman Kiamat dalam Film Project Hail Mary